[audio_player]

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang maksimum di perairan Semarang dan pesisir Jawa Tengah terjadi Kamis (28/5/2026) pukul 14.00–17.00 WIB dengan tinggi muka air laut mencapai 0,8 meter. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan genangan rob di wilayah pesisir rendah, terutama saat aktivitas pelabuhan dan pasang sore berlangsung bersamaan.

Mbak Google

INFO BMKG

28 Mei 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 14.00–17.00 WIB, Tinggi Air Capai 0,8 Meter di Pesisir Jateng

28 Mei 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 14.00–17.00 WIB, Tinggi Air Capai 0,8 Meter di Pesisir Jateng

28 Mei 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 14.00–17.00 WIB, Tinggi Air Capai 0,8 Meter di Pesisir Jateng

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan kondisi cuaca maritim di perairan Semarang–Demak dan Laut Jawa bagian selatan masih relatif aman pada Kamis, 28 Mei 2026. Meski demikian, masyarakat pesisir diminta tetap mewaspadai kenaikan muka air laut yang mencapai puncak pada siang hingga sore hari.

Kondisi Maritim Terkini

Prakiraan cuaca maritim menunjukkan kondisi perairan didominasi cuaca cerah berawan hingga berawan tebal sejak pagi hingga malam hari. Hujan ringan diprakirakan terjadi pada sekitar pukul 16.00 WIB sebelum cuaca kembali berawan pada malam hari hingga dini hari.

Suhu udara berkisar antara 26–30 derajat Celsius dengan kelembapan udara mencapai 73–87 persen. Angin bertiup dengan kecepatan sekitar 3–10 knot, sementara kecepatan maksimum atau gust mencapai 19 knot pada pagi dan dini hari.

Kondisi gelombang laut di perairan Semarang–Demak tergolong rendah, yakni berkisar 0,1–0,5 meter. Arus laut bergerak dengan kecepatan antara 0,67–1,16 knot, sedangkan arah arus dominan menuju barat daya (SW) untuk periode 29 Mei dan berubah ke arah selatan pada 30 Mei 2026. Suhu permukaan laut diperkirakan berada di kisaran 31 derajat Celsius.

Prakiraan Pasang Surut Harian

Berdasarkan prakiraan pasang surut harian BMKG Maritim Semarang, tinggi muka air laut terendah terjadi pada pukul 01.00–02.00 WIB dengan ketinggian sekitar 0,3 meter. Setelah itu, muka air laut meningkat bertahap menjadi 0,6 meter pada pagi hari dan stabil di kisaran 0,7 meter sejak pukul 06.00 WIB hingga menjelang siang.

Kenaikan kembali terjadi mulai pukul 14.00 WIB ketika tinggi muka air laut mencapai 0,8 meter. Kondisi pasang maksimum tersebut berlangsung hingga pukul 17.00 WIB, dengan ketinggian sekitar 0,2 meter di atas Mean Sea Level (MSL) 0,6 meter.

Memasuki malam hari, permukaan laut mulai surut secara bertahap menjadi 0,7 meter pada pukul 18.00–19.00 WIB, kemudian turun menjadi 0,5 meter pada pukul 21.00 WIB dan mencapai 0,3 meter menjelang tengah malam.

Pola pasang tersebut menunjukkan kenaikan muka air laut berlangsung stabil sejak pagi hingga sore sebelum memasuki fase surut pada malam hari.

Potensi Dampak dan Imbauan

Pasang maksimum pada sore hari berpotensi meningkatkan genangan rob di sejumlah kawasan pesisir rendah di Semarang, Demak, serta wilayah pantai utara Jawa Tengah lainnya. Kondisi tersebut dapat memengaruhi aktivitas bongkar muat pelabuhan, akses jalan pesisir, tambak, dan permukiman yang berada dekat garis pantai.

BMKG mengimbau masyarakat pesisir, nelayan, serta pengguna jasa transportasi laut untuk terus memperhatikan pembaruan informasi cuaca maritim dan pasang surut laut. Pemantauan kondisi perairan secara berkala dinilai penting untuk mengantisipasi perubahan tinggi muka air laut dan cuaca lokal di wilayah Laut Jawa.

Sumber:

BACA JUGA :

BMKG Stasiun Meteorologi Jenderal Ahmad Yani memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Jumat, 11 September 2026, didominasi cerah berawan hingga berawan. Observasi pukul 05.30 WIB mencatat suhu Semarang 26,0°C, kelembapan 80 persen, dan angin timur 8 km/jam, dengan potensi hujan ringan di wilayah pegunungan.
11 September 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, Jateng Berpotensi Hujan di Pegunungan
BMKG Stasiun Meteorologi Jenderal Ahmad Yani memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Kamis, 10 September 2026, didominasi cerah berawan hingga berawan. Hasil observasi pukul 05.00 WIB mencatat suhu Semarang 25,8°C, kelembapan 73%, dan angin tenggara 3 km/jam. Hujan ringan berpotensi terjadi di daerah pegunungan.
10 September 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, Jateng Berpotensi Hujan di Pegunungan
BMKG Stasiun Meteorologi Jenderal Ahmad Yani memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Rabu, 9 September 2026, umumnya cerah hingga cerah berawan. Observasi pukul 05.00 WIB mencatat suhu Semarang 24,4°C dan kelembapan 85%, dengan angin tenggara 3 km/jam. BMKG mengingatkan potensi kemudahan kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau.
09 September 2026: Cuaca Semarang Cerah, Jateng Waspada Karhutla
BMKG Stasiun Meteorologi Jenderal Ahmad Yani memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 8 September 2026, didominasi cerah hingga berawan. Observasi pukul 05.30 WIB mencatat suhu Semarang 24,9°C, kelembapan 85%, dan angin selatan 4 km/jam. Hujan ringan berpotensi terjadi di wilayah pegunungan dan dataran tinggi pada sore hingga awal malam.
08 September 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, Jateng Berpotensi Hujan Ringan

TERKINI

BMKG Stasiun Meteorologi Jenderal Ahmad Yani memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Jumat, 11 September 2026, didominasi cerah berawan hingga berawan. Observasi pukul 05.30 WIB mencatat suhu Semarang 26,0°C, kelembapan 80 persen, dan angin timur 8 km/jam, dengan potensi hujan ringan di wilayah pegunungan.
11 September 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, Jateng Berpotensi Hujan di Pegunungan
BMKG Stasiun Meteorologi Jenderal Ahmad Yani memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Jumat, 11 September 2026, didominasi cerah berawan hingga berawan. Observasi pukul 05.30 WIB mencatat suhu...
Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga
Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga?
Wali Kota Salatiga dr. Robby Hernawan meninjau inovasi penanaman padi dalam pot (Padi Pot) di Kelurahan Randuacir, Kecamatan Argomulyo, Rabu (9/9/2026). Inovasi warga tersebut dinilai mampu memanfaatkan...
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi...
BMKG Stasiun Meteorologi Jenderal Ahmad Yani memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Kamis, 10 September 2026, didominasi cerah berawan hingga berawan. Hasil observasi pukul 05.00 WIB mencatat suhu Semarang 25,8°C, kelembapan 73%, dan angin tenggara 3 km/jam. Hujan ringan berpotensi terjadi di daerah pegunungan.
10 September 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, Jateng Berpotensi Hujan di Pegunungan
BMKG Stasiun Meteorologi Jenderal Ahmad Yani memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Kamis, 10 September 2026, didominasi cerah berawan hingga berawan. Hasil observasi pukul 05.00 WIB mencatat...
Polres Semarang mengungkap penyebab kematian bayi perempuan yang ditemukan terkubur di kebun kosong Dusun Kropoh, Bandungan, Kabupaten Semarang. Bayi dilahirkan VA (17) tanpa bantuan medis pada Kamis (3/9/2026). Polisi menyebut hasil pemeriksaan menunjukkan bayi masih dapat hidup di luar kandungan, namun meninggal akibat kekurangan napas dalam proses persalinan yang dilakukan secara paksa.
Pembuangan Bayi di Bandungan, Polisi: Persalinan Belum Selesai, Bayi Ditarik Paksa
Polres Semarang mengungkap penyebab kematian bayi perempuan yang ditemukan terkubur di kebun kosong Dusun Kropoh, Bandungan, Kabupaten Semarang. Bayi dilahirkan VA (17) tanpa bantuan medis pada Kamis (3/9/2026)....
Muat Lebih

POPULER

Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Warga Dusun Kropoh, Desa Duren, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan terkubur di kebun pada Kamis (3/9/2026) sore. Bayi ditemukan Gendro Susanto saat mencari rumput setelah melihat gundukan tanah baru. Polisi kemudian mengamankan lokasi dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi serta pihak yang bertanggung jawab.
Curiga Gundukan Tanah Baru, Warga Bandungan Temukan Bayi Terkubur dan Terbungkus Daster
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani