[audio_player]
[posts_like_dislike]
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) menggelar audiensi terbuka di Balairung Universitas untuk menampung dan merespons aspirasi mahasiswa serta dosen lintas fakultas. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Rektor UKSW Profesor Intiyas Utami bersama jajaran pimpinan kampus. Bertempat di kampus UKSW Salatiga pada Jumat petang, 16 Mei 2025, audiensi menjadi wadah dialog atas berbagai isu yang mencuat, terutama dari Fakultas Hukum, Fakultas Teknologi Informasi, dan Fakultas Teologi.

Mbak Google

KABAR RASIKA

8 Jam Rektor UKSW Gelar Dialog dengan Mahasiswa dan Dosen. Bahas Banyak Hal

8 Jam Rektor UKSW Gelar Dialog dengan Mahasiswa dan Dosen. Bahas Banyak Hal

8 Jam Rektor UKSW Gelar Dialog dengan Mahasiswa dan Dosen. Bahas Banyak Hal

Pimpinan UKSW saat gelar dialog

Foto dok IST

Pimpinan UKSW saat gelar dialog

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) menyelenggarakan audiensi terbuka di Balairung Universitas, Jumat (16/05/2025) petang. Audiensi ini diselenggarakan untuk mendengar dan membangun dialog langsung atas aspirasi yang disampaikan oleh Fakultas Hukum, Fakultas Teknologi Informasi, dan Fakultas Teologi akhir-akhir ini di kampus.

Audiensi dihadiri Rektor UKSW Profesor Intiyas Utami. Ditemani Wakil Rektor Bidang KIP Priyo Hadi., Kepala Campus Ministry Pendeta Dr. Ferry Nahusona, serta Direktur Direktorat Infrastruktur dan Digitalisasi Dr. Johan Jimmy Carter Tambotoh.

Dalam kesempatan tersebut, Rektor kembali menegaskan apresiasinya atas aspirasi yang disampaikan rekan-rekan mahasiswa dan dosen di Kampus Hebat Tanpa Sekat, UKSW. Disampaikannya, aksi mahasiswa menyampaikan aspirasi di UKSW bukanlah sesuatu yang baru.

“Terima kasih atas aspirasi yang disampaikan rekan-rekan mahasiswa dan juga dosen. Saya mengapresiasi sifat kritis mahasiswa di era disrupsi sekarang ini. Kami membuka ruang dialog di Balairung Universitas, sebagai bentuk apresiasi atas aspirasi yang disampaikan civitas academica. Melalui audiensi ini kita bisa berdiskusi, rekan-rekan mahasiswa bisa mengeluarkan unek-unek-nya, aspirasinya,” kata Intiyas.

Audiensi diikuti mahasiswa dan dosen lintas fakultas di UKSW. Dalam audiensi tersebut, mengemuka berbagai aspirasi terkait peningkatan fasilitas kampus penunjang perkuliahan, dan sejumlah topik lainnya. Mahasiswa dari Fakultas Sains dan Matematika, Fakultas Biologi, dan Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer, Fakultas Hukum, Fakultas Teologi berkesempatan menyampaikan aspirasi secara langsung. Rektor Intiyas dan Wakil Rektor KIP merespon langsung aspirasi yang disampaikan mahasiswa lintas fakultas.

“Minggu depan kami akan turun ke lapangan langsung untuk melakukan pengecekan dan melakukan follow up. Seperti biasa, kami minta Direktorat Infrastruktur dan Digitalisasi untuk bergerak cepat. Aspirasi yang disampaikan rekan mahasiswa dalam audiensi ini, akan kami jadikan prioritas,” tegas Priyo Hadi Ari.

Berlangsung selama kurang lebih delapan jam, audiensi ini akan dilanjutkan dalam audiensi selanjutnya untuk memberikan ruang bagi aspirasi mahasiswa dan Lembaga Kemahasiswaan baik universitas dan fakultas, serta dosen .

“Kami sedang berkoordinasi untuk mengadakan audiensi selanjutnya, agar dialog dapat menjawab aspirasi yang disampaikan. Pimpinan sangat terbuka untuk dialog lebih lanjut dengan teman-teman lembaga kemahasiswaan di universitas, fakultas, dan juga mahasiswa lainnya serta dosen,” tegas Rektor Intiyas.

Dalam audiensi kemarin, sejumlah dosen dan dekan fakultas juga hadir, diantaranya Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) dr. Helti Lygia Mampouw, M.Si, Dekan Fakultas Psikologi Dr. Sri Aryanti Kristianingsih, M.Si., M.H., Psikolog, dan Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Komunikasi (FISKOM) Dra. Ir. Sri Suwatiningsih, M.Si, Dekan Fakultas Bahasa dan Seni Drs. Agastya Rama Listya, M.S.M., Ph.D, Dekan Fakultas Kedokteran dr. dr. Leonardo Trisnarizki, Sp.DV, serta beberapa pejabat dan dosen fakultas lainnya

BACA JUGA :

Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga kembali menggelar Gelar Inovasi Harmoni Nusantara (GIHN) 2026 di Balairung UKSW, Kamis (10/9/2026). Mengusung tema “Lentera Harmoni”, kegiatan tahun keempat ini menampilkan inovasi ramah lingkungan dari 15 fakultas. GIHN juga mendorong kolaborasi perguruan tinggi, pemerintah, industri, dan UMKM agar riset menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.
GIHN 2026 UKSW, Ubah Inovasi Ramah Lingkungan Menjadi Dampak Nyata bagi Masyarakat
Kiprah Kanaya Abigail, Mahasiswa Psikologi UKSW Mengajar SDGs dan Mengenalkan Indonesia di Slovakia
Kiprah Kanaya Abigail, Mahasiswa Psikologi UKSW Mengajar SDGs dan Mengenalkan Indonesia di Slovakia
Sebanyak 15 mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) mengikuti East Asia Student Encounter (EASE) 2026 di Kwansei Gakuin University, Jepang, selama 18 hari hingga 18 Agustus 2026. Program bertema Manifest the Dream: Our Journey Toward Peace in a Divided World ini memperkuat pertukaran budaya, jejaring internasional, dan pendidikan perdamaian melalui berbagai kegiatan akademik, budaya, serta diskusi lintas negara.
15 Mahasiswa UKSW Ikuti EASE 2026 di Jepang, Rayakan Misi Perdamaian Dunia
Malam ini, Ratusan Raja dan Pemangku Adat Berkumpul di UKSW Salatiga
Malam ini, Ratusan Raja dan Pemangku Adat Berkumpul di UKSW Salatiga
Muat Lebih

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Trans Banyumas Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Trans Banyumas: Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Haryono (58), warga Desa Diwak, Bergas, Kabupaten Semarang, selamat dari tenggelamnya KM Virgo 8 di perairan Masalembo, Minggu (13/9/2026). Ia bersama sembilan korban lain bertahan di rakit penolong sebelum ditemukan kapal nelayan. Haryono mengaku mengalami sejumlah kejadian yang dianggapnya sebagai firasat sebelum kapal berangkat menuju Kalimantan Tengah.
Cerita Korban Selamat Kapal Virgo Asal Kabupaten Semarang, Nasi Berkat yang Tumpah hingga Mimpi Kapal Tenggelam
[pekok2]