KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Boim, Pemilik Salanila kini Sukses Berdagang Kerupuk Ikan Nila

Boim, Pemilik Salanila kini Sukses Berdagang Kerupuk Ikan Nila

Boim, Pemilik Salanila kini Sukses Berdagang Kerupuk Ikan Nila

Produk kerupuk ikan “Salanila” dikembangkan Khamim, warga Payaman Salatiga, untuk memanfaatkan melimpahnya ikan nila dan lele di wilayah Tingkir. Ia menjelaskan pada November 2025 bahwa olahan ikan dibuat guna mengurangi limbah dan meningkatkan ekonomi warga melalui kemitraan Pokdarwis dan Pokdakan setempat.
Foto dok IST
Boim saat pamerkan produk Nila hasil olahanya

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Adalah Khamim (56) warga Payaman Salatiga kini sukses kembangkan kerupuk dari Ikan Nila yang diberi nama Salanila.

Melimpahnya ikan nila dan lele di Payaman RW 4 Tingkir Tengah, Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga, membuat Boim (panggilan akrab Khamim) menangkap peluang untuk menjadikannya lahan cuan produk kuliner siap santap dan siap olah.

Daging ikan nila maupun lele, bisa disulap menjadi kerupuk, stik, pempek, nugget dan dimsum.

Olahan ikan tersebut diharapkan akan menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat, sekaligus mengajak anak-anak agar gemar makan ikan.

“Tak ada yang terbuang dari seekor nila mapun lele, kecuali jerohannya. Baik daging, kepala maupun durinya bisa diolah menjadi makanan ringan. Sehingga bisa dikatakan tidak ada bagian ikan yang menjadi limbah,” ungkap Boim, salah satu pengusaha yang melabeli produknya dengan merk dagang Salanila.

Lebih jauh diungkapkannya bahwa, ide untuk menjadikan ikan nila menjadi cemilan adalah dengan berdirinya Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Payaman.

Dalam hal ini, Pokdarwis bermitra kerja dengan Kelompok Budi Daya Ikan (Pokdakan) setempat wisata air Si Pleret di Payaman yang memiliki tagline “ora ngiwak ora enak” sekaligus merintis Dusun Payaman sebagai kampung ikan di Kota Salatiga.

Untuk saat ini, produk Salanila baru tersedia di Warung Bu Karin yang berlokasi di Jl. H. Siraj 7 Payaman, RT 02 RW 04 Tingkir Tengah.

Pasalnya, ketersediaan produk masih terbatas karena masih menggunakan alat manual untuk pengolahannya.

“Saya bermimpi produk pengolahan ikan ini akan besar dengan alat yang modern, sehingga bisa diandalkan warga Payaman untuk meningkatkan ekonomi mereka,” terangnya.

Dalam hal ini, Pokdarwis Payaman menjalin kemitraan dengan Pokdakan Mina Budaya Payaman sebagai penyedia bahan baku.

Harapannya, makanan olahan berbahan dasar ikan nila dan lele ini bisa menjadi ciri khas makanan olahan Salatiga, khususnya Tingkir Tengah.

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

Pemkot Semarang menertibkan sekitar 57 pedagang kaki lima di sepanjang Jalan Kaligawe Raya hingga perbatasan Demak, Selasa (3/11/2026). Penertiban dilakukan untuk membuka akses normalisasi drainase sepanjang hampir empat kilometer yang terhambat bangunan dan sampah. Langkah ini diharapkan memperlancar aliran air serta mengurangi potensi banjir di kawasan Kaligawe dan Genuk.
Penertiban PKL Kaligawe hingga Perbatasan Sayung Berlangsung Kondusif, Normalisasi Drainase Segera Dilakukan
Pemprov Jawa Tengah mengalokasikan hampir Rp71 miliar untuk pengadaan 1.507 alat dan mesin pertanian (alsintan) bagi kelompok tani dan Gapoktan di berbagai daerah. Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Jateng Defransisco Dasilva Tavares menyebut bantuan tersebut ditujukan untuk meningkatkan produktivitas, menekan biaya produksi, serta mempercepat modernisasi pertanian.
Pemprov Jateng Salurkan Ribuan Alsintan Modern, Dorong Minat Gen Z Terjun ke Sektor Pertanian
Ungaran Innovative Expo 2026 Wadah 107 Inovator Bumi Serasi Menuju Kabupaten Sangat Inovatif
Ungaran Innovative Expo 2026: Wadah 107 Inovator Bumi Serasi Menuju Kabupaten Sangat Inovatif
Kontingen Kabupaten Semarang mengakhiri Porprov XVII Jawa Tengah 2026 di peringkat ke-10 dengan raihan 25 medali emas, 30 perak, dan 32 perunggu. Meski belum mencapai target 30 emas, hasil tersebut meningkat dibandingkan Porprov 2023. Cabang olahraga karate menjadi penyumbang terbanyak dengan tujuh medali emas.
Lampaui Hasil 2023, KONI Kabupaten Semarang Akhiri Porprov XVII di Peringkat 10
[pekok2]