KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Keselamatan Pengendara Jadi Prioritas, Trans Marga Jateng Gelar Operasi Simpatik di Tol Semarang–Solo

Keselamatan Pengendara Jadi Prioritas, Trans Marga Jateng Gelar Operasi Simpatik di Tol Semarang–Solo

Keselamatan Pengendara Jadi Prioritas, Trans Marga Jateng Gelar Operasi Simpatik di Tol Semarang–Solo

Operasi Simpatik di Tol Semarang–Solo

SEMARANG – Keselamatan berkendara di jalan tol tidak hanya bergantung pada kondisi jalan, tetapi juga kendaraan yang laik jalan dan pengemudi yang prima. Berangkat dari semangat tersebut, PT Trans Marga Jateng (TMJ) bersama sejumlah instansi menggelar Operasi Simpatik Keselamatan Berkendara di Rest Area KM 429 Ungaran, Jalan Tol Semarang–Solo, Selasa (1/7/2026).

Kegiatan ini merupakan kolaborasi PT Trans Marga Jateng dengan Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD), Polres Semarang, Satuan Patroli Jalan Raya (PJR) Jateng 1B, serta sejumlah penyedia layanan di Jalan Tol Semarang–Solo.

Operasi simpatik mengedepankan pendekatan edukatif dan preventif untuk meningkatkan kesadaran keselamatan, khususnya bagi pengemudi kendaraan angkutan barang yang setiap hari melintasi ruas tol tersebut.

Petugas melakukan pemeriksaan kendaraan angkutan barang yang terindikasi Over Dimension Over Loading (ODOL), mengecek pemasangan reflective tape pada bagian belakang dan samping truk agar lebih mudah terlihat saat malam hari, serta memastikan seluruh perlengkapan keselamatan kendaraan berfungsi dengan baik.

Tak hanya kendaraan, kondisi para pengemudi juga menjadi perhatian. Mereka menjalani pemeriksaan kesehatan, mulai dari pengecekan tekanan darah, kondisi fisik, hingga konsultasi kesehatan guna memastikan tetap bugar sebelum kembali melanjutkan perjalanan.

Selain itu, para sopir mendapat edukasi mengenai pentingnya disiplin berlalu lintas di jalan tol, seperti mematuhi batas kecepatan, menjaga jarak aman, tidak menggunakan bahu jalan kecuali dalam keadaan darurat, beristirahat saat lelah, serta memastikan kendaraan selalu dalam kondisi laik jalan.

Direktur Utama PT Trans Marga Jateng, Prajudi, mengatakan keselamatan di jalan tol merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kolaborasi semua pihak.

“Melalui Operasi Simpatik ini, kami ingin membangun kesadaran bahwa kendaraan yang laik jalan dan pengemudi yang sehat menjadi faktor utama dalam menciptakan perjalanan yang aman, nyaman, dan selamat. Sinergi antara operator jalan tol, pemerintah, kepolisian, serta para pelaku transportasi menjadi kunci dalam mewujudkan budaya keselamatan yang berkelanjutan,” ujarnya.

Dalam operasi tersebut, PT Trans Marga Jateng mencatat sebanyak 45 pengemudi mengikuti pemeriksaan kesehatan. Selain itu, 20 kendaraan angkutan barang dipasangi material reflektif guna meningkatkan visibilitas kendaraan, serta 20 kendaraan pribadi turut mengikuti pemeriksaan dan edukasi keselamatan.

Melalui kegiatan ini, PT Trans Marga Jateng berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan berkendara terus meningkat sehingga risiko kecelakaan di Jalan Tol Semarang–Solo dapat ditekan dan perjalanan pengguna jalan menjadi semakin aman serta nyaman.

Kabar Terkini

POPULER

Jateng Guyub menggelar aksi penolakan rencana pembangunan geothermal di kawasan Gunung Ungaran dan Gunung Lawu sejak Selasa (22/9/2026). Gerakan yang disebut menghimpun elemen masyarakat dari 28 kabupaten/kota di Jawa Tengah itu dilakukan dengan berjalan kaki menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah karena kekhawatiran terhadap dampak lingkungan dan kehidupan generasi mendatang.
Massa Gelar Aksi Longmarch Gedong Songo-Kantor Gubernur Jateng, Suarakan Penolakan Geothermal
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang mencatat 218 kejadian kebakaran lahan kosong sepanjang Januari hingga September 2026. Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Damkar Semarang Tantri Pradono mengatakan kebakaran meningkat karena kondisi lahan kering dan aktivitas manusia, sehingga pemilik lahan diminta menjaga kebersihan serta menghindari pembakaran sampah.
Lahan Kosong Jadi Ladang Api, 218 Kebakaran Terjadi di Semarang
PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) melakukan perbaikan expansion joint dan rekonstruksi rigid pavement di sejumlah titik Tol Semarang A, B, C hingga akhir September 2026. Pekerjaan dilakukan untuk menjaga kualitas infrastruktur dan keselamatan pengguna, dengan pengaturan lalu lintas secara situasional serta dukungan rambu, petugas lapangan, dan kepolisian.
Tol Semarang Diperbaiki, Siap-Siap Ada Perlambatan!
Haryono (58), warga Desa Diwak, Bergas, Kabupaten Semarang, selamat dari tenggelamnya KM Virgo 8 di perairan Masalembo, Minggu (13/9/2026). Ia bersama sembilan korban lain bertahan di rakit penolong sebelum ditemukan kapal nelayan. Haryono mengaku mengalami sejumlah kejadian yang dianggapnya sebagai firasat sebelum kapal berangkat menuju Kalimantan Tengah.
Cerita Korban Selamat Kapal Virgo Asal Kabupaten Semarang, Nasi Berkat yang Tumpah hingga Mimpi Kapal Tenggelam
[pekok2]