RASIKAFM.COM | UNGARAN – Pemerintah Kabupaten Semarang bersama DPRD setempat akan membahas penganggaran bonus bagi atlet peraih medali dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026. Bonus tersebut direncanakan dialokasikan melalui perubahan anggaran mendatang dengan mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah.
Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengatakan, besaran bonus masih akan dibahas bersama pimpinan dan anggota DPRD setelah hasil pertandingan diketahui dan nama-nama atlet penerima bonus dipastikan.
“Bonusnya menunggu dulu, saya diskusi dengan pimpinan dan anggota dewan dulu. Perubahan anggaran 2027, dan nanti harus pasti dulu peraihnya kira-kira berapa orang. Anggarannya nanti kita diskusikan,” kata Ngesti saat melepas atlet Kabupaten Semarang untuk berlaga di Porprov Jateng XVII 2026, Kamis (15/10/2026) sore.
Dalam Porprov Jateng XVII 2026, Kabupaten Semarang mengirimkan 263 atlet dan 30 ofisial. Kontingen tersebut ditargetkan mampu memperbaiki peringkat dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya.
Ngesti menyebut, pada Porprov sebelumnya Kabupaten Semarang menempati peringkat ke-11 di Jawa Tengah. Tahun ini, pemerintah daerah bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Semarang menargetkan posisi ketujuh.
“Kami mohon doanya, semoga anak-anak kita, para atlet, senantiasa sehat, berlatih, bertanding dengan sportif, dan bisa mencapai target yang kita harapkan,” katanya.
Selain mengirimkan kontingen, Kabupaten Semarang juga dipercaya menjadi tuan rumah untuk 10 cabang olahraga (cabor), di antaranya karate, wushu, taekwondo, dayung, bola voli, grasstrack, biliar, dan arung jeram.
“Mari ikut meramaikan pertandingan sekaligus memberikan dukungan kepada atlet yang berlaga. Dukungan masyarakat menjadi salah satu bentuk motivasi bagi para atlet untuk meraih hasil terbaik,” sambungnya.
Terkait kesiapan sebagai tuan rumah, ia memastikan pemerintah daerah terus melakukan pembenahan terhadap sejumlah venue pertandingan. Perbaikan akan diselesaikan apabila masih ditemukan kekurangan.
“Untuk venue, kita terus berbenah. Kalau ada yang kurang sedikit-sedikit, segera kita selesaikan. Prinsipnya, kita sudah siap sesuai dengan yang kita rencanakan di awal,” ungkapnya.
Ketua DPRD Kabupaten Semarang Bondan Marutohening menyatakan, pihaknya mendukung penganggaran bonus bagi atlet berprestasi. Namun, pemberian bonus harus mengikuti ketentuan perencanaan dan penganggaran daerah. Mengacu pada Permendagri Nomor 17 Tahun 2026 tentang Pedoman Penyusunan APBD Tahun Anggaran 2027, penerima bonus harus ditetapkan berdasarkan nama dan alamat (by name by address).
“Porprov harus jalan dulu, diketahui pemenangnya, baru bisa diberikan bonus. Nanti akan kita alokasikan di perubahan anggaran yang akan datang. Soal besaran, akan kita sesuaikan dengan kemampuan daerah dan kemampuan uang,” ujarnya.
Meski belum menyebutkan nominal bonus, Bondan berharap penghargaan yang diberikan kepada atlet nantinya tetap layak sebagai bentuk apresiasi atas prestasi mereka.
“Insyaallah nominal bonusnya pantas lah,” tandasnya. (win)












