RASIKAFM.COM | UNGARAN – Kabupaten Semarang membidik posisi tujuh besar dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026 yang digelar mulai 25-31 Oktober 2026. Kontingen Kabupaten Semarang menargetkan raihan 30 medali emas, 25 perak, dan 25 perunggu dalam kompetisi olahraga tingkat provinsi tersebut.
Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Semarang, Dody Prasetyo, mengatakan target tersebut disusun berdasarkan persiapan dan pemetaan cabang olahraga (cabor) potensial yang akan diikuti atlet Kabupaten Semarang.
“Insyaallah kita punya target 30 emas, 25 perak, dan 25 perunggu. Setidaknya kita bisa masuk ke tujuh besar Jawa Tengah,” kata Dody saat pelepasan atlet Kabupaten Semarang di Pendapa Rumah Dinas Bupati Semarang, Kamis (15/10/2026) sore.
Menurutnya, sejumlah cabor berpotensi menjadi lumbung medali bagi kontingen Kabupaten Semarang. Di antaranya cabang olahraga bela diri seperti wushu, karate, dan taekwondo, serta paralayang.
“Pemetaan dilakukan oleh bidang pembinaan dan prestasi (Binpres) KONI dengan mempertimbangkan peluang atlet untuk bersaing dan meraih medali,” ungkapnya.
Dody menyebut Kota Salatiga sebagai salah satu pesaing terberat yang perlu diwaspadai. Persaingan tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi Kabupaten Semarang untuk mencapai target yang telah ditetapkan.
“Karena kita tahu sendiri, daerah tetangga lebih banyak jumlah atletnya,” lanjutnya.
Selain mengejar prestasi, Kabupaten Semarang juga menghadapi tantangan sebagai tuan rumah penyelenggaraan sejumlah cabang olahraga. Dody mengakui, Porprov kali ini menjadi pengalaman pertama Kabupaten Semarang menyelenggarakan ajang olahraga multi-event tingkat Provinsi Jawa Tengah.
“Kalau event yang lain, kita cukup sering lah. Tapi untuk multi-event seperti sekarang ini baru pertama kali. Mudah-mudahan dengan kebersamaan pengurus dan pemerintah daerah, kita bisa menyelenggarakan itu dengan sebaik-baiknya,” harapnya.
Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengatakan, Kabupaten Semarang mengirimkan 263 atlet dan 30 ofisial untuk berlaga di Porprov Jateng XVII 2026. Pada Porprov sebelumnya, kontingen Kabupaten Semarang menempati peringkat ke-11. Tahun ini, pemerintah daerah berharap target masuk tujuh besar dapat tercapai.
“Kami mohon doanya semoga anak-anak kita, para atlet, senantiasa sehat, bertanding dengan sportif, dan bisa mencapai target yang diharapkan,” kata Ngesti.
Kabupaten Semarang juga dipercaya menjadi tuan rumah 10 cabang olahraga, yakni tenis meja, paralayang, bola voli indoor dan voli pasir, karate, biliar, grasstrack, dayung, gantole, serta arung jeram. Ngesti mengajak masyarakat untuk ikut meramaikan pertandingan dan memberikan dukungan kepada atlet yang berlaga. Pemerintah daerah, lanjutnya, terus melakukan pembenahan terhadap venue agar penyelenggaraan pertandingan berjalan sesuai rencana.
“Kami memohon kepada seluruh masyarakat Kabupaten Semarang untuk bersama-sama meramaikan Porprov Jawa Tengah yang digelar di Kabupaten Semarang, sekaligus memberikan motivasi dan dukungan kepada atlet kita,” ujarnya.
Di sisi lain, pemberian bonus bagi atlet peraih medali masih menunggu pembahasan antara pemerintah daerah dan DPRD Kabupaten Semarang. Besaran bonus akan disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. Ketua DPRD Kabupaten Semarang, Bondan Marutohening, mengatakan penganggaran bonus harus didasarkan pada data penerima yang jelas, termasuk nama dan alamat atlet peraih medali.
Menurutnya, pemenang harus diketahui terlebih dahulu sebelum pemerintah daerah menetapkan penerima bonus. Penganggaran direncanakan melalui APBD Perubahan 2027 yang akan datang.
“Soal besaran nanti akan kita sesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah,” urainya. (win)














