KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Kandang Sapi di Salatiga Terbakar, Tiga Sepeda Motor Hangus Dilalap Sijago Merah

Kandang Sapi di Salatiga Terbakar, Tiga Sepeda Motor Hangus Dilalap Sijago Merah

Kandang Sapi di Salatiga Terbakar, Tiga Sepeda Motor Hangus Dilalap Sijago Merah

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Kebakaran melanda kandang sapi dan dapur milik warga di Sugihwaras, RT 01/RW 05, Kelurahan Randuacir, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga, Jumat (16/10/2026) pagi.

Kebakaran yang diduga dipicu korsleting listrik tersebut menghanguskan bangunan berukuran sekitar 6 x 12 meter yang berisi tiga unit sepeda motor dan sejumlah perabot rumah tangga. Kerugian akibat kejadian ini ditaksir mencapai Rp 30 juta.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP Kota Salatiga, Ponco Margono Hasan, mengatakan kebakaran terjadi sekitar pukul 07.20 WIB di kandang sapi milik Widodo.

Peristiwa itu pertama kali diketahui Eka, anak pemilik rumah, setelah mendengar suara letupan yang menyerupai percikan api dari arah kandang.

“Awalnya, Ibu Eka mendengar suara seperti letupan percikan api. Saat mengecek ke kandang, ternyata api sudah membesar,” kata Ponco melalui siaran pers Jumat (16/10/2026).

Melihat kobaran api, Eka langsung berteriak meminta pertolongan warga sekitar. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada petugas Damkar Kota Salatiga.

Ponco menjelaskan, laporan kebakaran diterima petugas pada pukul 07.45 WIB melalui nomor WhatsApp Markas Komando (Mako) Damkar.

Dua menit setelah menerima laporan, petugas piket Regu 2 langsung bergerak menuju lokasi dengan mengerahkan dua armada pemadam kebakaran.

“Petugas berangkat pukul 07.47 WIB dan tiba di lokasi pukul 07.55 WIB. Proses pemadaman selesai sekitar pukul 08.25 WIB,” jelasnya.

Petugas membutuhkan waktu sekitar 30 menit untuk memadamkan api sejak tiba di lokasi. Setelah memastikan kondisi aman, petugas kembali ke markas pada pukul 08.40 WIB.

Dalam penanganan tersebut, Damkar Salatiga mengerahkan dua kendaraan operasional bernomor polisi H 8047 XB dan H 8240 XB. Petugas juga melakukan pengisian air sekitar 3.000 liter di PDAM Tegalsari.

Menurut Ponco, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kebakaran mengakibatkan kerugian materiil yang diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

“Tidak ada korban jiwa. Kerugian diperkirakan sekitar Rp 30 juta, dengan dugaan penyebab kebakaran korsleting listrik,” ujarnya.

Usai pemadaman, petugas melakukan pemeriksaan untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar program stabilisasi harga dan hilirisasi pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (12/10/2026). Program ini menyediakan beras seharga Rp11.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp10.000 per kemasan 200 gram, sekaligus memperkuat produksi pertanian dan membantu pedagang menghadapi kenaikan biaya bahan baku.
Tekan Inflasi, BI dan Pemprov Jateng Gelar Tebus Murah 6 Ton Beras dan 600 Kg Cabai
Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Semarang masa bakti 2026–2029 resmi dilantik di Pendopo Bupati Semarang, Ungaran, Rabu (14/10/2026). Ketua PWI Jawa Tengah Setiawan Hendra Kelana dan Ketua PWI Kabupaten Semarang Rony Yuwono menekankan pentingnya profesionalisme, integritas, independensi, serta solidaritas wartawan di tengah transformasi digital. Kepengurusan baru juga diharapkan membangun kemitraan konstruktif untuk mendukung pembangunan daerah tanpa mengabaikan prinsip jurnalistik.
Rony Yuwono Ketua PWI Kabupaten Semarang 2026–2029
Polsek Tengaran, Polres Semarang, memberikan edukasi tentang bahaya narkoba dan pencegahan perundungan kepada 147 siswa SDN Sugihan 01, Desa Sugihan, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Selasa (13/10/2026). Melalui program Polisi Sahabat Anak (POLSANA), polisi mengajak siswa menghindari narkoba, tidak melakukan kekerasan terhadap teman, serta melaporkan perundungan kepada guru atau orang tua.
Cegah Perundungan, Aipda Joko Sambangi SDN Sugihan 01 Tengaran. Tekankan Siswa harus Saling Menghargai
Kepala Desa petahana Nyatnyono, Parsunto, mengembalikan formulir pencalonan Pilkades pada hari terakhir pendaftaran, Kamis (15/10/2026). Ia kembali maju untuk melanjutkan pembangunan desa dan pengembangan wisata religi yang dinilai belum maksimal. Panitia mencatat delapan orang mengambil formulir, sedangkan tiga bakal calon telah mengembalikannya hingga Kamis pagi.
Parsunto Pilih Hari Terakhir Kembalikan Formulir Pendaftaran Kades Nyatnyono, Berangkat Jalan Kaki Usai Minta Restu Sesepuh
[pekok2]