RASIKAFM.COM | SALATIGA – Mengawali tugas di polres Salatiga sejak September 2001, Kasat Resnarkoba Polres Salatiga AKP Henri Widyoriani, mendapat amanah sebagai Kasatres PPA dan PPO di Polres Magelang Kota.
Proses upacara serah terima jabatan ini berlangsung di Pendopo Widya Qasana Tribrata Polres Salatiga, Jumat, 23.10.2026.
Kapolres Salatiga menyebut jika pergantian jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri dan pembinaan karier personel.
Sertijab juga terjadi pada jabatan kasat reskrim dari AKP Radytya Triatmaji Pramana kepada pengantinya AKP Iwan Kristiana, yang sebelumnya menjabat Kasat Reskrim Polres Magelang Kota.
Sementara itu, jabatan Kasat Resnarkoba Polres Salatiga yang sebelumnya diemban AKP Henri Widyoriani, diserahterimakan kepada AKP Joko Iskandar, yang sebelumnya menjabat Kanit Reskrim Polsek Tingkir.
“Pergantian jabatan ini merupakan bagian dari penyegaran organisasi guna meningkatkan kinerja, profesionalisme, serta efektivitas pelaksanaan tugas kepolisian, khususnya dalam penegakan hukum di bidang kriminalitas dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika.” Ujar Kapolres Salatiga AKBP Afrito Marbaro.
Kapolres menekankan pentingnya menjaga integritas, meningkatkan kemampuan personel, serta melaksanakan tugas secara profesional dan bertanggung jawab.
Terpisah, mantan Kasat Resnarkoba Polres Salatiga AKP Henri Widyoriani mengaku siap menjalankan Amanah barunya di polres Magelang, tugas ini akan dijalankan dengan penuh tanggung jawab, meski rasanya berat karena harus berpisah dengan rekan sejawat yang lebih dari 25 tahun dalam suka maupun duka.
“Saya akan menjalankan amanah ini, meski secara manusiawi berat meninggalkan teman seperjuangan, hampir 25 tahun kami bertugas di polres Salatiga bahkan sejak masih Bintara”. Ujar mantan kasi Humas yang dikenal dekat dengan wartawan ini.
Henri mengaku jika Salatiga banyak kenangan, sejak mendapatkan tugas penempatan polisi pada September 2001 lalu hingga kini banyak pelajaran dan hikmah yang diambil.
“Sejak penempatan pertama, hingga saya mendapatkan suami yang juga anggota kepolisian sampai menjadi perwira, Polres Salatiga menjadi saksi akan perjuangan saya hingga saat ini”. Tutur Henri terharu.












