KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Perkuat Tata Kelola KDKMP, Pemprov Jateng Bekali Bendahara Koperasi Pelatihan dan Sertifikasi

Perkuat Tata Kelola KDKMP, Pemprov Jateng Bekali Bendahara Koperasi Pelatihan dan Sertifikasi

Perkuat Tata Kelola KDKMP, Pemprov Jateng Bekali Bendahara Koperasi Pelatihan dan Sertifikasi

Sekda Provinsi Jawa Tengah Sumarno memberikan arahan terkait pentingnya menjaga integritas, kehati-hatian, dan kepatuhan terhadap regulasi dalam proses penyusunan APBD 2027.

KARANGANYAR – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus memperkuat kesiapan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di wilayahnya, agar saat operasional bisa berjalan secara optimal.

Upaya yang dilakukan adalah peningkatan kompetensi bendahara koperasi melalui pelatihan dan sertifikasi. Serta penguatan tata kelola kelembagaan agar koperasi mampu dikelola secara profesional dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah Sumarno mengatakan, KDKMP diharapkan menjadi salah satu instrumen untuk mendorong perputaran ekonomi yang melibatkan masyarakat secara lebih luas. Karena itu, sumber daya yang telah dialokasikan pemerintah pusat perlu dikelola secara optimal agar program berjalan baik.

Menurutnya, keberhasilan koperasi tidak hanya bergantung pada tersedianya modal dan infrastruktur, tetapi juga pada kualitas pengelolaan, akuntabilitas, serta pemahaman anggota terhadap prinsip-prinsip perkoperasian.

“Kita harus sama-sama mendukung dan berkontribusi agar koperasi desa maupun kelurahan Merah Putih di Jawa Tengah berhasil. Koperasi yang kuat diharapkan bisa membawa kesejahteraan bagi masyarakat,” kata Sumarno saat Rapat Koordinasi Peningkatan Kompetensi melalui Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Bendahara KDKMP di Alana Hotel, Karanganyar, Kamis, 29 Oktober 2026.

Ia berharap, pelatihan dan sertifikasi bendahara dapat mendukung terciptanya pengelolaan koperasi yang tertib, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan. Dengan demikian, KDKMP tidak hanya berdiri sebagai lembaga usaha, tetapi juga mampu menjalankan perannya dalam menggerakkan ekonomi masyarakat.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Tengah, Linda Widiastuti Ariningrum, program pelatihan dan sertifikasi kompetensi bendahara di Jawa Tengah menyasar sekitar 5.040 orang yang dibagi ke dalam 168 angkatan.

Hingga pelaksanaan rapat koordinasi pada 29 Oktober 2026, kegiatan tersebut telah berjalan sebanyak 48 angkatan. Pemprov Jateng menargetkan seluruh rangkaian pelatihan dapat diselesaikan pada akhir November 2026.

Peningkatan kompetensi bendahara dinilai penting untuk memastikan pengelolaan keuangan koperasi dilakukan secara tertib dan profesional. Pencatatan transaksi, penyusunan laporan keuangan, serta pertanggungjawaban penggunaan dana menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan anggota dan menjaga keberlanjutan usaha koperasi.

Linda menjelaskan, KDKMP diharapkan dapat menjalankan fungsi ekonomi yang lebih luas, antara lain mendukung distribusi barang kebutuhan masyarakat, sekaligus membuka peluang bagi produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk menjangkau pasar melalui koperasi.

Dengan pengelolaan yang baik, koperasi diharapkan dapat memperkuat rantai distribusi sekaligus menjadi mitra pemasaran bagi pelaku UMKM.

Dalam kesempatan tersebut, juga diluncurkan Sistem Informasi Fit and Proper Test (SI FIT) Koperasi. Peluncuran sistem tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan tata kelola kelembagaan koperasi, khususnya dalam mendukung proses uji kelayakan dan kepatutan pengurus.

Melalui penguatan kompetensi pengurus dan bendahara, penyempurnaan data, serta peningkatan tata kelola kelembagaan, Pemprov Jateng berharap KDKMP dapat tumbuh menjadi koperasi yang sehat, profesional, dan berkelanjutan.

Upaya tersebut sekaligus diarahkan untuk memastikan keberadaan koperasi tidak berhenti pada pembentukan kelembagaan, tetapi benar-benar mampu menjalankan kegiatan usaha, memperluas akses pasar bagi UMKM, dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat desa maupun kelurahan di Jawa Tengah.

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

Tim bola voli indoor putra Kabupaten Semarang mengalahkan Kabupaten Purbalingga dengan skor 3-1 pada Porprov XVII Jawa Tengah 2026 di GOR Pandanaran Wujil, Bergas, Selasa (27/10/2026). Sempat kalah pada set pertama, tuan rumah bangkit melalui perubahan strategi bertahan dan variasi serangan. Kemenangan ini mengantarkan Kabupaten Semarang ke babak berikutnya untuk menghadapi Kabupaten Kudus.
Sempat Tertinggal, Voli Indoor Putra Kabupaten Semarang Bangkit dan Singkirkan Kabupaten Purbalingga
Suasana Hening Iringi Pembukaan Tenis Meja Porprov Jateng, Doa Mengalir untuk Syabilla
Suasana Hening Iringi Pembukaan Tenis Meja Porprov Jateng, Doa Mengalir untuk Syabilla
Bakal calon Kepala Desa Cukilan, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, Hermawan Sigit atau Nanang, menyiapkan sejumlah gagasan pembangunan yang mencakup perbaikan tata kelola pemerintahan, pengembangan UMKM, optimalisasi wisata lokal, dan pengelolaan sampah rumah tangga. Ia mengusung visi masyarakat religius, maju, sejahtera, dan mandiri dengan mengedepankan partisipasi warga serta penerapan program secara bertahap.
Bertarung dalam Pilkades Cukilan, Hermawan Sigit siapkan sejumlah Jurus Jitu, “urip kudu urup”
Persaingan cabang olahraga biliar dalam Porprov Jawa Tengah XVII 2026 di Kabupaten Semarang menghadirkan kejutan dengan tumbangnya sejumlah atlet unggulan. Hingga Rabu (28/10/2026), sebanyak 10 dari 15 nomor pertandingan telah selesai digelar. Sebanyak 112 atlet dari 29 kabupaten/kota mengikuti kompetisi yang berlangsung di J_Pool Billiard and Cafe dan Kingdom Billiard hingga Jumat (30/10/2026).
Kejutan di Cabor Biliar Porprov Jateng XVII, Sejumlah Unggulan Tumbang
[pekok2]