RASIKAFM.COM | TENGARAN – Suasana haru dan khidmat menyelimuti Pesantren Nurul Islam Tengaran (2/11/2026), bertepatan dengan momentum pelepasan para Calon Mahasiswa Baru (Camaba) yang akan melanjutkan pendidikan ke Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir. Diselenggarakan selepas salat Isya, acara perpisahan ini dihadiri oleh seluruh santri, keluarga dan orang tua camaba, serta jajaran asatidz (guru) pesantren.
Demi menjaga kekhusyukan, agenda pelepasan dilangsungkan secara bersamaan di dua lokasi terpisah. Majelis putra berpusat di Masjid Assalam, sementara majelis putri bertempat di Masjid Arrahmah.
Pada majelis putra, acara dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan, di antaranya Ketua Majelis Pimpinan Pesantren, Ustaz Dr. H. Muh. Haris, Sekretaris MPP Ustadz M. As’ad Mahmud, Direktur Pendidikan, Ustaz Muh. Sa’dullah Mahmud, serta Kepala Bidang Pesantren, Ustadz H. Abdul Fattah Ismail Farros, Lc., M.IRKH, dipandu oleh ust H Ahmad Fauzi, Lc
Dalam taujih (arahan) yang disampaikannya, Ustaz Haris berpesan kepada para santri putra tentang pentingnya meluruskan niat sejak awal melangkah. Beliau mengingatkan bahwa tujuan utama menuntut ilmu adalah semata-mata untuk meraih rida Allah SWT.
Sementara itu, majelis putri turut dihadiri oleh jajaran pimpinan yang terdiri dari Majelis Pimpinan Pesantren, Ustadzah Hj. Ida Nurul Farida, M.Pd.; Kepala Lembaga Penelitian dan Pengembangan Pesantren (LP3) Ustdz Umi Irtifaiyah Mahmud, M.Pd, Kepala MA Nurul Islam Tengaran, Ustadz Nurhadi Susilo, M.Pd.; Pengasuh Pesantren, Ustadz Lutfi Chakim, Lc., M.Pd dan dipandu oleh Ust M. Wildan Fanani, Lc
Nurhadi Susilo menitipkan nasihat mendalam bagi para camaba putri. Beliau berpesan agar para santri senantiasa menjaga identitas sebagai muslimah yang baik, mengedepankan adab dalam menuntut ilmu, serta menjaga nama baik pesantren. Beliau juga menekankan pentingnya menjaga ibadah salat, tilawah Al-Qur’an, kejujuran, dan kehormatan diri di negeri orang.
“Siapkan mental untuk menyambut tantangan saat menimba ilmu. Jadilah pribadi yang salihah, berdaya, dan dapat menjadi inspirasi untuk adik-adik kelas kalian,” pesan Ustadz Nurhadi. “Dan pulanglah dengan membawa ilmu serta manfaat dari Kairo.” Ujar Nurhadi.
Secara khusus, Ustadz Nurhadi juga mengingatkan para santri untuk tidak melupakan jasa orang tua dan guru yang telah mendoakan serta mengantarkan mereka. Santri diimbau untuk rutin menelepon atau melakukan panggilan video (video call) untuk sekadar bercerita dan mengabarkan kondisi agar hati orang tua menjadi tenang. Selain itu, santri juga diminta untuk terus menghubungi guru-guru guna meminta nasihat, berpegang teguh pada prinsip bahwa “tidak ada istilah mantan guru dan mantan siswa”. Tambahnya.
Pada pemberangkatan kali ini, Pesantren Nurul Islam Tengaran memberangkatkan total 18 santri ke Mesir. Sebanyak 9 orang merupakan alumni langsung dari MA Nurul Islam Tengaran, sedangkan 9 santri lainnya adalah santri titipan dari berbagai institusi pendidikan, termasuk Pesantren Darussalam Gontor, PPTQ Ibnu Abbas, SIT Nur Hidayah, SMAIT Bina Amal, dan lainnya
Berikut adalah daftar sembilan alumni MA Nurul Islam Tengaran yang diberangkatkan:
1. Abdul Halim
2. Aprianto
3. Muhammad Alfian Effendi
4. Muhammad Husain Fathullah
5. Zufar Rafid Adh Dhuha
6. Afaf Hamama
7. Iftinan Taqiyya Rusyda
8. Taqiyyaa Mujahida
9. Zahrina Aisyah Fahrudin









