KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

1.954 Orang Rebut 235 Formasi CPNS dan PPPK Di Pemkot Salatiga. 21 Formasi Diantarnya Tidak Ada Pendaftar

1.954 Orang Rebut 235 Formasi CPNS dan PPPK Di Pemkot Salatiga. 21 Formasi Diantarnya Tidak Ada Pendaftar

1.954 Orang Rebut 235 Formasi CPNS dan PPPK Di Pemkot Salatiga. 21 Formasi Diantarnya Tidak Ada Pendaftar

Sedikitnya 1.954 orang akan memperebutkan kursi formasi CPNS dan PPPK 2021 Salatiga, mulai Senin (20/9/2021) sampai Sabtu (25/9/2021).

Kepada rasikafm.com Kepala BKPSDM Salatiga, Muthoin mengungkapkan, jumlah peserta Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) sebanyak 1.954 peserta dengan rincian 1.721 peserta seleksi CPNS dan 233 peserta PPPK.
Para peserta tersebut akan memperebutkan 235 formasi yang terdiri atas 171 formasi CPNS dan 64 formasi PPPK.
Namun pantauan Rasika FM senin pagi 21 formasi diantaranya kosong .
Agar pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan seleksi kompetensi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Non Guru Tahun 2021 Kota Salatiga, berjalan lancar Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) sudah menggelar simulasi, Minggu (19/9/21).
Kegiatan ini untuk memastikan kesiapan panitia, mulai dari peserta datang di drop zone, kemudian ke tahap pengecekan suhu, proses pendaftaran dan administrasi, pengarahan, hingga peserta masuk ke ruang tes yang di lantai 4 Gedung Setda Pemerintah Kota Salatiga.
“Panitia akan tegas, ketika yang bersangkutan (peserta) tidak bisa menunjukkan persyaratan maka tidak akan memberi kesempatan untuk mengikuti seleksi ini,” tandas Muthoin.
Sementara itu Tes seleksi CPNS yang dimulai Senin (20/9/21) meliputi dua sesi yakni sesi 2 dan sesi 3,
Kemudian hari Selasa, Rabu, Kamis meliputi sesi 1,2,3 dan Jumat meliputi sesi 1 dan sesi 2 saja. Sedangkan pada hari Sabtu akan digunakan untuk sesi 1 dan 2 PPPK non Guru.

Kabar Terkini

POPULER

Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Trans Banyumas Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Trans Banyumas: Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang mencatat 218 kejadian kebakaran lahan kosong sepanjang Januari hingga September 2026. Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Damkar Semarang Tantri Pradono mengatakan kebakaran meningkat karena kondisi lahan kering dan aktivitas manusia, sehingga pemilik lahan diminta menjaga kebersihan serta menghindari pembakaran sampah.
Lahan Kosong Jadi Ladang Api, 218 Kebakaran Terjadi di Semarang
[pekok2]