KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Setelah Vakum Karena Ramadhan, Ranting NU Wonosegoro Kembali Adakan Pengajian Selapanan

Setelah Vakum Karena Ramadhan, Ranting NU Wonosegoro Kembali Adakan Pengajian Selapanan

Setelah Vakum Karena Ramadhan, Ranting NU Wonosegoro Kembali Adakan Pengajian Selapanan

Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (NU) Desa Wonosegoro, Kecamatan Wonosegoro, Kabupaten Boyolali kembali menggelar pengajian rutin selapanan, (29/5). Pengajian perdana pascaramadhan ini dilaksanakan di Masjid Al-Mu’thi Dusun Trumun. Ratusan jamaah yang didominasi oleh ibu-ibu dari Fatayat dan Muslimat memenuhi masjid bagian dalam hingga luar.

Kyai Yahya, Ketua Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Kecamatan Wonosegoro yang hadir dalam sambutannya memohon maaf atas segala khilaf di momentum syawal ini. Ia juga mengajak para jamaah untuk menyukseskan program pembangunan gedung NU Center Kecamatan Wonosegoro yang masih proses pembangunan. Gedung NU Center Wonosegoro beralamat di Dusun Suruhan, Desa Karangjati, Kecamatan Wonosegoro atau di tepi jalan raya Karanggede – Wonosegoro.

“Masih di suasana Syawal, kami selaku pribadi dan MWC NU Kecamatan Wonosegoro menyampaikan selamat idul Fitri mohon maaf lahir dan batin. Ini kami menyampaikan amanah kepada Bapak-Ibu untuk ikut serta menyukseskan pembangunan gedung NU Center Wonosegoro dengan memberikan amal jariyahnya. Untuk NU Ranting Desa Wonosegoro ditargetkan Rp10juta,” ulas Kyai Yahya.

Dwi Pujiyanto, selaku penceramah dalam pengajian tersebut mengajak para jamaah untuk terus bersemangat menuntut ilmu agama. Menuntut ilmu agama wajib bagi setiap muslim dari kecil hingga meninggal dunia. Di momentum syawal ini, ia juga mengingatkan para jamaah agar terus istiqomah dalam ibadahnya. Memperbanyak silaturrahim dan amalan sholih guna mempersiapkan bekal menghadapi kehidupan setelah di dunia.

“Bapak-Ibu, belajar agama itu tidak ada batasan usia. Kita sebagai umat muslim wajib terus belajar sejak kecil hingga Allah cabut nyawa kita. Di momentum bulan syawal ini mari terus istiqomah dalam beribadah kepada Allah. Tradisi silaturrahim harus terus digalakkan di tengah masyarakat. Mengingat usia yang terus bertambah mari perbanyak amal sholih untuk menghadap Allah SWT,” ajak Dwi Pujiyanto.

Acara ini juga dimeriahkan oleh grup rebana dari Dusun Trumun, Desa Wonosegoro pimpinan dari Bapak Sukirman Hadi. Grup rebana melantunkan lagu-lagu shalawat menyambut kedatangan para jamaah dan mengiringi pengajian. Sebelumnya pengajian ini juga membaca dzikir tahlil bersama.

Kabar Terkini

POPULER

PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) melakukan perbaikan expansion joint dan rekonstruksi rigid pavement di sejumlah titik Tol Semarang A, B, C hingga akhir September 2026. Pekerjaan dilakukan untuk menjaga kualitas infrastruktur dan keselamatan pengguna, dengan pengaturan lalu lintas secara situasional serta dukungan rambu, petugas lapangan, dan kepolisian.
Tol Semarang Diperbaiki, Siap-Siap Ada Perlambatan!
Polres Semarang mengamankan dua tersangka dugaan pencurian kabel dan baterai tower telekomunikasi di sejumlah wilayah Kabupaten Semarang. Salah satu tersangka, BD, merupakan karyawan Telkomsel dan diduga mengajak IY melakukan pencurian di Desa Jambu pada 9 September 2026. Polisi juga mendalami keterlibatan keduanya dalam sedikitnya 12 lokasi pencurian baterai sejak Januari hingga Mei 2026.
Kabel dan Baterai di 12 Tower Milik Telkomsel Digasak Maling, Kerugian Capai Ratusan Juta
Haryono (58), warga Desa Diwak, Bergas, Kabupaten Semarang, selamat dari tenggelamnya KM Virgo 8 di perairan Masalembo, Minggu (13/9/2026). Ia bersama sembilan korban lain bertahan di rakit penolong sebelum ditemukan kapal nelayan. Haryono mengaku mengalami sejumlah kejadian yang dianggapnya sebagai firasat sebelum kapal berangkat menuju Kalimantan Tengah.
Cerita Korban Selamat Kapal Virgo Asal Kabupaten Semarang, Nasi Berkat yang Tumpah hingga Mimpi Kapal Tenggelam
Warung Murah Berkah di Jalan Nakula Sadewa, Salatiga, menyajikan mangut kepala manyung dan sekitar 20 menu masakan Jawa setiap hari. Warung milik Hariyani ini buka pukul 06.30–14.00 WIB dengan harga terjangkau, mulai Rp5.000, termasuk kepala manyung Rp25.000–Rp40.000, serta ramesan sekitar Rp10.000.
Kepala Manyung Warung Murah Berkah, Solusi Cerdas Dikala Lapar, Harga Bersahabat
[pekok2]