KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Limpahan Arus Pemudik Mulai Terasa di Kabupaten Semarang

Limpahan Arus Pemudik Mulai Terasa di Kabupaten Semarang

Limpahan Arus Pemudik Mulai Terasa di Kabupaten Semarang

Volume arus kendaraan pemudik dari Jakarta menuju Jawa Tengah semakin meningkat. Peningkatan terlihat di Kabupaten Semarang, khususnya di rest area KM 429A Ungaran ruas tol Semarang-Solo. Meskipun demikian, situasi masih terkendali dan belum memerlukan tindakan pengalihan arus. Rest area tersebut telah menambah fasilitas untuk mengantisipasi terjadinya kepenuhan kapasitas.
(Foto/dok. Humas Polres Semarang)
Petugas Polres Semarang melaksanakan giat pemantauan situasi arus mudik di rest area KM 429A Ungaran ruas tol Semarang-Solo, Selasa (18/4/2023) malam.

[@]Volume arus kendaraan para pemudik dari arah Jakarta yang memasuki wilayah Jawa Tengah mulai terasa. Di Kabupaten Semarang, peningkatan intensitas para pemudik juga sudah terlihat pada Selasa (18/4/2023) malam. Seperti yang terpantau di kawasan rest area KM 429A Ungaran ruas tol Semarang-Solo dimana kendaraan roda 4 berplat luar kota tampak memadati kawasan ini.

Kasat Lantas Polres Semarang AKP Dwi Himawan dalam keterangannya menyampaikan, arus kendaraan yang memasuki wilayah Kabupaten Semarang melalui jalur tol sudah mulai meningkat. Meski demikian pihaknya belum melakukan rekayasa arus lalu lintas dengan sistem contraflow ataupun one way sebab masih terkendali.

“Arus memang sudah meningkat, hal ini terpantau dari kendaraan yang melintas maupun memasuki rest area KM 429A. Situasi sementara masih terpantau ramai lancar sehingga belum diperlukan tindakan pengalihan arus,” ujarnya.

Sementara dari penuturan General Manager (GM) Operasional Rest Area KM 429A, Adi Purwanto, sebanyak 8.800 kendaraan masuk ke rest area yang dikelolanya per Senin (17/4/2023) kemarin.

“Kami hitung dari malam ke malam, kenaikannya sekitar 50 persen,” ungkapnya.

Ia menduga, jumlah kendaraan yang masuk ke rest area tersebut akan semakin meningkat seiring dengan pemberlakuan cuti bersama yang ditetapkan pemerintah, yakni 19-25 April 2023. Untuk mengantisipasi terjadinya kepenuhan kapasitas, Adi menambahkan bahwa nantinya rest area di sana akan diberlakukan sistem buka-tutup.

“Hal ini untuk menghadapi lonjakan pengunjung atau pemudik. Kami juga telah menambah lahan parkir di sebelah utara rest area dan dapat menampung maksimal 400 kendaraan, kemudian 6 toilet portabel dan 10 toilet semi permanen,” tandasnya. (win)

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
[pekok2]