KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Gotong Royong PGRI Kabupaten Semarang Mampu Wujudkan Gedung Dua Lantai Senilai Rp2,5 Miliar

Gotong Royong PGRI Kabupaten Semarang Mampu Wujudkan Gedung Dua Lantai Senilai Rp2,5 Miliar

Gotong Royong PGRI Kabupaten Semarang Mampu Wujudkan Gedung Dua Lantai Senilai Rp2,5 Miliar

PGRI Kabupaten Semarang kini memiliki gedung baru di kompleks GOR Pandanaran Wujil, Bergas. Foto: win

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Semarang kini resmi memiliki gedung baru. Bangunan dua lantai itu berdiri di lahan milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang yang berlokasi di kompleks GOR Pandanaran Wujil, Bergas.

Memiliki luas bangunan 18×25 meter persegi, gedung ini diharapkan mampu mendukung kegiatan PGRI dan tenaga pendidik untuk memajukan dunia pendidikan di Bumi Serasi.

Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengucapkan selamat dan mengapresiasi apa yang dilakukan PGRI. Dengan kekompakan dan solidaritas para anggotanya, mampu terwujud fasilitas dengan nilai miliaran rupiah.

“Gotong royongnya luar biasa, iuran anggota selama enam bulan mampu terkumpul hampir Rp2,6 miliar dan dibuat gedung dua lantai,” kata Ngesti di sela peresmian gedung, Rabu (24/4/2024).

Dijelaskan Ngesti, status tanah yang digunakan adalah milik Pemkab Semarang yang dipinjampakaikan kepada PGRI di bawah naungan Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disdikbudpora) Kabupaten Semarang.

“Silakan dimanfaatkan sebaik-baiknya. Semoga dengan gedung baru bisa memantik semangat baru untuk memajukan dunia pendidikan,” harapnya.

Kepala Disdikbudpora Kabupaten Semarang Sukaton Purtomo Priyatmo menerangkan, sumber dana pembangunan gedung PGRI itu berasal dari iuran para anggotanya. Baik yang berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).

“Total anggota 7.000-an. Besaran iurannya yang ASN Rp200 ribu, yang P3K Rp150 ribu per bulan. Masing-masing selama 3 bulan,” terangnya.

Gedung baru ini memiliki aula di lantai satu dan kantor di lantai dua. Tahun ini, bakal dibangun lagi sebuah musala dengan sumber dana dari APBD Kabupaten Semarang.

“Monggo teman-teman PGRI yang mau pakai gedung buat mantu anaknya, silakan dimanfaatkan,” selorohnya.

Ditanya soal kebutuhan guru di Kabupaten Semarang, Sukaton menyebut saat ini ada penambahan lebih kurang 580 orang P3K. Pada seleksi sebelumnya, telah diangkat 1.700 orang.

“Insyaallah (kebutuhan guru) tercukupi oleh P3K,” tandasnya. (win)

Kabar Terkini

POPULER

Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang mencatat 218 kejadian kebakaran lahan kosong sepanjang Januari hingga September 2026. Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Damkar Semarang Tantri Pradono mengatakan kebakaran meningkat karena kondisi lahan kering dan aktivitas manusia, sehingga pemilik lahan diminta menjaga kebersihan serta menghindari pembakaran sampah.
Lahan Kosong Jadi Ladang Api, 218 Kebakaran Terjadi di Semarang
Polres Semarang mengamankan dua tersangka dugaan pencurian kabel dan baterai tower telekomunikasi di sejumlah wilayah Kabupaten Semarang. Salah satu tersangka, BD, merupakan karyawan Telkomsel dan diduga mengajak IY melakukan pencurian di Desa Jambu pada 9 September 2026. Polisi juga mendalami keterlibatan keduanya dalam sedikitnya 12 lokasi pencurian baterai sejak Januari hingga Mei 2026.
Kabel dan Baterai di 12 Tower Milik Telkomsel Digasak Maling, Kerugian Capai Ratusan Juta
PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) melakukan perbaikan expansion joint dan rekonstruksi rigid pavement di sejumlah titik Tol Semarang A, B, C hingga akhir September 2026. Pekerjaan dilakukan untuk menjaga kualitas infrastruktur dan keselamatan pengguna, dengan pengaturan lalu lintas secara situasional serta dukungan rambu, petugas lapangan, dan kepolisian.
Tol Semarang Diperbaiki, Siap-Siap Ada Perlambatan!
Pengembang Perumahan Bandarjo Village Permai, Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, belum merealisasikan pengembalian dana konsumen hingga pertengahan September 2026. Koordinator korban Matheus Dwi Rubiyanto mengatakan pengembang sebelumnya berkomitmen mengembalikan dana secara bertahap hingga akhir September, namun belum ada pembayaran yang diterima para korban.
Pengembalian Dana Tak Kunjung Dibayarkan, Konsumen Perumahan Bandarjo Village Berencana Polisikan Developer
[pekok2]