URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Sejumlah guru yang tergabung dalam PGRI Kabupaten Semarang melakukan aksi mulia dengan memberikan bantuan korban kebakaran di kantor Korwil Pendidikan kecamatan Suruh. Pemberian bantuan ini melibatkan 5 kepala keluarga dan 6 siswa dari SDN Dadapayam 3 dan SDN Cukilan 1, kecamatan Suruh.
Sejumlah guru yang tergabung dalam PGRI Kabupaten Semarang, melakukan aksi mulia dengan memberikan bantuan korban kebakaran di kantor Korwil Pendidikan kecamatan Suruh. Pemberian bantuan ini melibatkan 5 kepala keluarga dan 6 siswa dari S D Negeri Dadapayam 3 dan S D Negeri Cukilan 1, kecamatan Suruh.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Peringati Hari Guru, PGRI Berikan Santunan Korban Kebakaran di Desa Dadapayam Suruh

Peringati Hari Guru, PGRI Berikan Santunan Korban Kebakaran di Desa Dadapayam Suruh

Peringati Hari Guru, PGRI Berikan Santunan Korban Kebakaran di Desa Dadapayam Suruh

Foto Arief Rasika
Ketua PGRI kabupaten Semarang, Sukaton Purtomo didampingi Sekretaris, Eko Lesmono dan Bendahara Waluya, secara simbolis menyerahkan bantuan korban kebakaran Dadapayam.
featured-img

RASIKAFM.COM | SURUH – Aksi mulia dilakukan oleh bapak ibu guru yang tergabung dalam PGRI. Bertempat dikantor Korwil Pendidikan kecamatan Suruh dilakukan pemberian bantuan korban kebakaran kepada 5 kepala keluarga dan 6 siswa yang bersekolah di SDN Dadapayam 3 dan SDN Cukilan 1, kecamatan Suruh kabupaten Semarang. Rabu (29/11/2023).

Ketua PGRI Kabupaten Semarang, Sukaton Purtomo menyebut pemberian bantuan dana ini semata mata demi meringgankan beban keluarga yang kehilangan tempat tinggal. Ia menyambut baik karena aksi penggalangan dana ini, dilakukan dalam momen Hari Guru, dengan menunjukkan kepedulian terhadap sesama.

“Di samping bantuan kepada keluarga yang kehilangan rumah, perhatian khusus juga diberikan kepada siswa-siswi yang orang tuanya mengalami musibah kebakaran,”kata Sukaton yang juga Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disdikbudpora) Kabupaten Semarang ini.

Katon menambahkan jika pemberian bantuan ini juga didukung oleh UPZ Disdikbudpora.

Kakorwilcambiddik kecamatan Suruh, Heri Suwarto menyatakan jika aksi ini juga hasil kolaborasi antara guru dan murid di Kecamatan Suruh. “pasca musibah kebakaran, guru, siswa dan tenaga kependidikan langsung menggalang dana untuk membantu korban” ujar Heri.

Heri juga menambahkan Pemberian bantuan ini merupakan aksi solidaritas dari seluruh komunitas pendidikan di Kecamatan Suruh, dari 37 SD, Sebelumnya bantuan serupa juga datang dari IGTKI dan Himpaudi, mereka telah datang ke lokasi dengan memberikan bantuan secara langung.

Pantauan Rasika FM dilokasi, bantuan kebakaran diberikan kepada dua siswa di SDN Cukilan 1 dan di SDN Dadapayam 3 , sejumlah 4 siswa, di 5 KK.

Seperti diketahui, belasan rumah warga di Dusun Jangglengan RT 005/RW 007, Desa Dadapayam, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang hangus terbakar.dengan kerugian ratusan juta rupiah.

Kepala Disdikbudpora Kabupaten Semarang, Sukaton Purtomo saat diwawancarai Rasika

BACA JUGA :

Kejaksaan Negeri Salatiga memberikan penyuluhan hukum kepada siswa SMP Negeri 10 Salatiga melalui program Jaksa Masuk Sekolah (JMS), Kamis (20/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di mushola sekolah tersebut membahas perundungan, tawuran, kekerasan, narkotika, pelecehan seksual, pencurian, hingga penggunaan media sosial secara bijak untuk membangun kesadaran hukum sejak dini.
Program JMS di SMP 10 Salatiga, Siswa Diberikan Materi Tentang Hukum dan Konsekuensinya
Rencana pengalihan status guru PPPK dari pemerintah daerah menjadi pegawai pemerintah pusat mulai 2027 mendapat perhatian Pemkab Semarang. BKPSDM Kabupaten Semarang menyatakan masih menunggu petunjuk teknis resmi pemerintah pusat, terutama terkait administrasi, pembiayaan, pembinaan, kewenangan, serta mekanisme pengelolaan ribuan guru PPPK dan PNS di daerah.
4.200 PPPK Guru di Kabupaten Semarang Berpotensi Diambil Alih Pusat, BKPSDM Tunggu Juknis
SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga menjadi tuan rumah International Academic Workshop “Exploring LEGO-STEM Based Learning for Creativity, Collaboration, and Problem-Solving Skills” bersama dua profesor dari Belgia. Kegiatan yang bekerja sama dengan LP2M UIN Salatiga tersebut melibatkan murid dari sejumlah sekolah untuk mengembangkan kreativitas, kolaborasi, dan kemampuan memecahkan masalah melalui pembelajaran berbasis STEM.
Perluas Pengalaman Belajar Siswa, SMA Sainstek Salatiga Hadirkan Profesor dari Belgia
Dinsos Kabupaten Semarang Salurkan 15 Kaki Palsu, Enam Penerima Tambahan Disiapkan
Dinsos Kabupaten Semarang Salurkan 15 Kaki Palsu, Enam Penerima Tambahan Disiapkan
PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) menyalurkan bantuan peralatan kesehatan kepada Posyandu Plamboyan RW 3, Purwoyoso, Ngaliyan, serta karpet untuk Masjid Al Ghaffar di Manyaran, Semarang, pada 13 Agustus 2026. Bantuan tersebut diberikan untuk mendukung pelayanan kesehatan dan aktivitas ibadah masyarakat di sekitar wilayah operasional jalan tol serta memperkuat hubungan dengan warga.
Bantuan JTT Menyasar Posyandu dan Masjid di Semarang
Kiprah Kanaya Abigail, Mahasiswa Psikologi UKSW Mengajar SDGs dan Mengenalkan Indonesia di Slovakia
Kiprah Kanaya Abigail, Mahasiswa Psikologi UKSW Mengajar SDGs dan Mengenalkan Indonesia di Slovakia

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara