KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Agar Tidak Salah, Buruh Lipat dan Sortir Surat Suara Harus Teliti!

Agar Tidak Salah, Buruh Lipat dan Sortir Surat Suara Harus Teliti!

Agar Tidak Salah, Buruh Lipat dan Sortir Surat Suara Harus Teliti!

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Salatiga mengingatkan para buruh pelipat untuk lebih teliti dalam proses penyortiran dan pelipatan surat suara untuk Pilgub Jawa Tengah dan Pilwalkot Salatiga 2024, yang dilakukan pada 4 hingga 8 November 2024 di Kota Salatiga.
Foto dok IST
Buruh lipat dan sortir surat suara saat melakukan pekerjaannya di Gudang logistik KPU Kota Salatiga, Rabu (6/11/2024).

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Salatiga mengingatkan para buruh pelipat agar lebih teliti dalam melakukan penyortiran dan pelipatan surat suara pemilihan gubernur dan wakil gubernur ( Pilgub) Jawa Tengah dan pemilihan wali kota dan wakil wali kota (Pilwalkot) Salatiga 2024.

Ketelitian diperlukan dalam proses sortir dan pelipatan agar surat suara yang digunakan dalam pemungutan suara pemilihan kepala daerah tersebut benar-benar dalam kondisi baik.

Divisi Hukum, Pencegahan dan Partisipasi Masyarakat Bawaslu Kota Salatiga Lukman Fahmi meminta agar surat suara harus benar-benar dalam kondisi baik. Jangan sampai ada bercak tinta atau kotoran apapun di surat suara.

“Jadi tenaga pelipat harus teliti. Jangan sampai ada noda apapun. Karena noda tersebut bisa jadi dijadikan penanda tertentu. Maka dari itu, tenaga pelipat harus teliti,” katanya.

Dia mengungkapkan, pada hari pertama penyortiran dan pelipatan, Senin (4/11) ditemukan ada tumpukan surat suara yang melebihi jumlah yang ditentukan.

Beruntung ada pengecekan yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Salatiga sehingga bisa dibenahi.

“Sesuai ketentuan, setiap bendel itu ada 20 surat suara. Ternyata ada satu bendel yang lebih dari 20 surat suara. Atas dasar itu, kami imbau petugas sortir untuk lebih teliti lagi agar tidak terjadi masalah dikemudian hari terkait surat suara,” ujarnya.

Dia mengungkapkan, berdasarkan pengamatan pada hari pertama pelipatan, ada dua surat suara yang tersortir. Nantinya surat suara tersebut akan dimusnahkan dan diganti dengan yang baik.

Sementara itu, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Salatiga Yesaya Tiluata mengatakan, proses sortir dan pelipatan surat suara dilaksanakan pada 4 – 8 November 2024.

Pelaksanaan penyortiran dan pelipatan surat suara melibatkan sebanyak 50 orang. Mereka memiliki tugas menyortir dan melipat surat suara Pilgub Jateng sebanyak 153.359 lembar dan Pilwalkot Salatiga 153.359 lembar.

“Sortir dan pelipatan surat suara masih berlangsung. Surat suara yang rusak masih dipilah, belum bisa dijumlahkan,” katanya.

Kabar Terkini

POPULER

Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang mencatat 218 kejadian kebakaran lahan kosong sepanjang Januari hingga September 2026. Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Damkar Semarang Tantri Pradono mengatakan kebakaran meningkat karena kondisi lahan kering dan aktivitas manusia, sehingga pemilik lahan diminta menjaga kebersihan serta menghindari pembakaran sampah.
Lahan Kosong Jadi Ladang Api, 218 Kebakaran Terjadi di Semarang
Polres Semarang mengamankan dua tersangka dugaan pencurian kabel dan baterai tower telekomunikasi di sejumlah wilayah Kabupaten Semarang. Salah satu tersangka, BD, merupakan karyawan Telkomsel dan diduga mengajak IY melakukan pencurian di Desa Jambu pada 9 September 2026. Polisi juga mendalami keterlibatan keduanya dalam sedikitnya 12 lokasi pencurian baterai sejak Januari hingga Mei 2026.
Kabel dan Baterai di 12 Tower Milik Telkomsel Digasak Maling, Kerugian Capai Ratusan Juta
PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) melakukan perbaikan expansion joint dan rekonstruksi rigid pavement di sejumlah titik Tol Semarang A, B, C hingga akhir September 2026. Pekerjaan dilakukan untuk menjaga kualitas infrastruktur dan keselamatan pengguna, dengan pengaturan lalu lintas secara situasional serta dukungan rambu, petugas lapangan, dan kepolisian.
Tol Semarang Diperbaiki, Siap-Siap Ada Perlambatan!
Pengembang Perumahan Bandarjo Village Permai, Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, belum merealisasikan pengembalian dana konsumen hingga pertengahan September 2026. Koordinator korban Matheus Dwi Rubiyanto mengatakan pengembang sebelumnya berkomitmen mengembalikan dana secara bertahap hingga akhir September, namun belum ada pembayaran yang diterima para korban.
Pengembalian Dana Tak Kunjung Dibayarkan, Konsumen Perumahan Bandarjo Village Berencana Polisikan Developer
[pekok2]