KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Anev OKC 2025 Polres Semarang: Lalu Lintas Lancar, Angka Kecelakaan Menurun

Anev OKC 2025 Polres Semarang: Lalu Lintas Lancar, Angka Kecelakaan Menurun

Anev OKC 2025 Polres Semarang: Lalu Lintas Lancar, Angka Kecelakaan Menurun

Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy bersama Kasatlantas AKP Lingga Ramadhani saat melakukan pemantauan rekayasa one way di ruas Tol Ungaran-Bawen pada masa OKC 2025 beberapa waktu lalu. Foto: Humas Polres Semarang

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Operasi Ketupat Candi (OKC) 2025 resmi berakhir pada Selasa (8/4/2025). Menindaklanjuti hal tersebut, Satlantas Polres Semarang melakukan analisa dan evaluasi (anev) menyeluruh terhadap pelaksanaan operasi yang berlangsung selama 17 hari tersebut.

Dalam keterangan resminya, Kasat Lantas Polres Semarang, AKP Lingga Ramadhani menyampaikan, secara umum pelaksanaan OKC 2025 berjalan lancar tanpa adanya kejadian menonjol.

“Tidak ada kejadian luar biasa, dan angka kecelakaan lalu lintas juga mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya,” ujarnya di Ungaran, Jumat (11/4/2025).

Dari data yang dihimpun, terjadi 26 kasus kecelakaan lalu lintas selama OKC 2025, baik di jalur tol maupun arteri. Jumlah tersebut menurun sekitar 20 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2024.

“Satu korban meninggal dunia dan sebagian besar mengalami luka ringan,” lanjutnya.

Menanggapi isu terkait kecelakaan yang sempat viral di media sosial, Lingga menegaskan bahwa kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa dan hanya mengakibatkan luka ringan.

“Semua sudah tertangani dengan baik. Memang berimbas pada arus lalu lintas, tapi tidak sampai menimbulkan kemacetan,” urainya.

Terkait kepadatan lalu lintas yang terjadi di beberapa titik jalur arteri, AKP Lingga menjelaskan bahwa hal tersebut merupakan dampak dari penerapan sistem one way saat arus mudik dan balik Lebaran.

“Kami mencatat puncak arus mudik terjadi pada 28 dan 29 Maret 2025 dengan total 578.863 kendaraan melintas. Sedangkan arus balik tertinggi tercatat pada 5 dan 6 April 2025 dengan jumlah 456.535 kendaraan,” jelasnya. (win)

Kabar Terkini

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Masyarakat dapat mengecek status desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) secara online melalui laman dtsen-form.bps.go.id menggunakan NIK. Pemeriksaan dapat dilakukan untuk mengetahui kesesuaian data sosial ekonomi yang menjadi salah satu acuan penentuan sasaran bantuan. Jika data tidak sesuai, masyarakat dapat mengajukan sanggahan atau meminta bantuan desa maupun kelurahan.
Cara Cek Desil DTSEN dengan HP