URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Menteri BUMN Erick Thohir berencana untuk mengembangkan aset-aset milik BUMN di kawasan Kota Lama. Hal tersebut diungkapkan saat dirinya menghadiri acara In Journey Street Festival di kawasan Kota Lama pada Sabtu (21/1/2023) malam lalu.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Aset BUMN di Kota Lama Akan Dikembangkan untuk Dongkrak Pariwisata Kota Semarang

Aset BUMN di Kota Lama Akan Dikembangkan untuk Dongkrak Pariwisata Kota Semarang

Aset BUMN di Kota Lama Akan Dikembangkan untuk Dongkrak Pariwisata Kota Semarang

featured-img

RASIKAFM.COM|SEMARANG – Menteri BUMN Erick Thohir berencana untuk mengembangkan aset-aset milik BUMN di kawasan Kota Lama. Hal tersebut diungkapkan saat dirinya menghadiri acara In Journey Street Festival di kawasan Kota Lama pada Sabtu (21/1/2023) malam lalu. Kehadiran Erick Thohir dan kemeriahan acara tersebut, sukses menyedot perhatian para pengunjung.

“Dari laporan yang masuk, saya melihat bahwa di kota lama Semarang ini gedungnya 80% dimiliki oleh BUMN. Dari pada aset ini diam, justru kita harus kembangkan,” ujar Erick seperti keterangan yang diterima, Minggu (22/1/2023).

Menurutnya pengembangan Kota Lama Semarang juga merupakan upaya agar ke depannya generasi muda dapat belajar sejarah. Di samping itu, hal tersebut tentu juga akan semakin mendongkrak pariwisata Kota Semarang.

“Seperti yang tadi sudah disampaikan Ibu wali kota bahwa pengembangan ini mendorong 5,2 juta wisatawan dan ini mayoritas lokal dulu sebelum pandemi bisa mencapai 7,2 juta wisatawan. Kita akan sekalian membuka UMKM untuk lapangan kerja. Ini kita lakukan,” lanjut Erick.

Sementara itu Pelaksana tugas atau Plt. Wali kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mengapresiasi perhatian Menteri BUMN terhadap kota lama Semarang. Kota lama Semarang terdiri dari berbagai bangunan cagar budaya yang memerlukan peran serta dari berbagai pihak untuk melestarikannya.

“Terima kasih Pak Erick Thohir beserta Pak Doni yang sudah mensupport serta mendorong agar kota lama Semarang ini semakin cantik. Adanya BUMN, Sarinah, serta Pak Erick Thohir ini menjadi semangat untuk menjadikan Kota Lama sebagai destinasi wisata yang utuh,” tutur Ita.

In journey street Festival merupakan acara hasil kolaborasi antara pemerintah kota Semarang dengan PT Aviasi Pariwisata Indonesia (BUMN). Acara tersebut menampilkan atraksi lightning show, Street performance, video mapping, Midway games, hingga Food Festival.

BACA JUGA :

pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengajak masyarakat aktif memeriksa data kesejahteraan dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), termasuk desil yang tercatat, di Jawa Tengah, Rabu (19/8/2026). Warga dapat menyanggah data yang tidak sesuai melalui laman kementerian agar penyaluran bantuan dan program pemberdayaan lebih tepat sasaran.
Warga Diminta Aktif Cek Data Desil dan Sanggah Data DTSEN
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan