KAWAN PEMANDU JALAN

Kenalkan Batik Hingga ke Mancanegara, Pemkab Semarang Resmikan Sentra Batik Kabupaten Semarang

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang secara resmi meresmikan sentra batik dan oleh-oleh Kabupaten Semarang untuk memperkenalkan kekayaan batik khas daerah tersebut secara lebih luas. Dilakukan di Pusat Layanan Usaha Terpadu-Usaha Mikro Kecil dan Menengah (PLUT-UMKM) Kecamatan Tuntang, peresmian ini dihadiri oleh Bupati Semarang, Ngesti Nugraha. Dengan melibatkan sekitar 26 perajin batik, Pemkab Semarang memberikan pendampingan dan fasilitas, termasuk ruang pamer, guna mengembangkan produk batik dan meningkatkan popularitasnya hingga mancanegara.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang secara resmi meresmikan sentra batik dan oleh-oleh Kabupaten Semarang untuk memperkenalkan kekayaan batik khas daerah tersebut secara lebih luas. Dilakukan di Pusat Layanan Usaha Terpadu-Usaha Mikro Kecil dan Menengah (PLUT-UMKM) Kecamatan Tuntang, peresmian ini dihadiri oleh Bupati Semarang, Ngesti Nugraha. Dengan melibatkan sekitar 26 perajin batik, Pemkab Semarang memberikan pendampingan dan fasilitas, termasuk ruang pamer, guna mengembangkan produk batik dan meningkatkan popularitasnya hingga mancanegara.

KPU Kabupaten Semarang Terima Ratusan Ribu Lembar Surat Suara Pemilu Legislatif DPR RI

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Semarang menerima pengiriman 821.872 lembar surat suara untuk Pemilu Legislatif DPR RI 2024 di daerah pemilihan (dapil) Jawa Tengah I pada Rabu (20/12/2023) malam. Logistik tersebut tiba di gudang penyimpanan kompleks GOR Pandanaran Wujil, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, pada pukul 18.45 WIB.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Semarang menerima pengiriman 821.872 lembar surat suara untuk Pemilu Legislatif DPR RI 2024 di daerah pemilihan (dapil) Jawa Tengah I pada Rabu (20/12/2023) malam. Logistik tersebut tiba di gudang penyimpanan kompleks GOR Pandanaran Wujil, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, pada pukul 18.45 WIB.

Dua Kelompok Pelajar Terlibat Tawuran di Bergas, Satu Korban Terluka

Sebuah video singkat yang memperlihatkan aksi tawuran antar kelompok remaja kini menjadi perhatian setelah beredar di media sosial. Kejadian tersebut terjadi di tanjakan Lemah Abang, depan PT Vision Land, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, pada Rabu (20/12/2023) sekitar pukul 00.10 dini hari. Dua kelompok remaja, diduga masih pelajar SMA sederajat, terlibat dalam aksi tawuran menggunakan kayu dan kembang api.

Terlihat Linglung, Milyanto Akhiri Hidup di Pohon Nangka. Evakuasi Jenazah Terkendala Medan

Peristiwa meninggalnya Milyanto (58), warga Kecamatan Karangawen, Kabupaten Demak, menggemparkan warga Desa Kawengen, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, setelah ditemukan tergantung di pohon nangka pada Selasa (19/12/2023). Peristiwa tragis ini pertama kali diketahui oleh Khoiri (63), seorang warga desa, saat sedang bercocok tanam di kebun dekat lokasi penemuan.

Fluktuasi Harga Kepokmas Jelang Nataru, Bupati Semarang Minta Masyarakat Bijak Berbelanja

Bupati Semarang Ngesti Nugraha bersama dengan forkopimda melakukan pemantauan harga kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas) menjelang natal dan tahun baru. Dalam pantauan diketahui harga sejumlah kepokmas terjadi fluktuasi. Ada komoditas yang mengalami kenaikan harga, ada pula yang harganya mengalami penurunan.

Bupati Semarang Ngesti Nugraha bersama dengan forkopimda melakukan pemantauan harga kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas) menjelang natal dan tahun baru. Dalam pantauan diketahui harga sejumlah kepokmas terjadi fluktuasi. Ada komoditas yang mengalami kenaikan harga, ada pula yang harganya mengalami penurunan.

Laka Maut Tuntang, Polisi Tetapkan Sopir Prona Sebagai Tersangka

Polisi menetapkan EZ (37), sopir angkutan umum jenis prona yang terlibat kecelakaan di ruas jalan utama Solo-Semarang, tepatnya di Desa Kesongo, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang sebagai tersangka. Diketahui, EZ sempat melarikan diri sesaat setelah peristiwa nahas itu terjadi. Dalam kecelakaan yang terjadi Jumat (15/12/2023) tersebut, dua orang meninggal dunia.

Polisi menetapkan EZ (37), sopir angkutan umum jenis prona yang terlibat kecelakaan di ruas jalan utama Solo-Semarang, tepatnya di Desa Kesongo, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang sebagai tersangka. Diketahui, EZ sempat melarikan diri sesaat setelah peristiwa nahas itu terjadi. Dalam kecelakaan yang terjadi Jumat (15/12/2023) tersebut, dua orang meninggal dunia.

Seminggu Terjadi Tiga Kali Kecelakaan Akibatkan Dua Korban Tewas, Ini Kata Kasatlantas Polres Semarang

Dalam kurun waktu seminggu, wilayah hukum Polres Semarang mencatat empat kejadian kecelakaan. Peristiwa pertama terjadi pada Jumat (15/12/2023) di Kesongo, Kecamatan Tuntang, melibatkan tiga kendaraan yang menyebabkan dua orang tewas. Keesokan harinya, kecelakaan tunggal terjadi di ruas jalan Diponegoro Ungaran, tanpa korban jiwa. Pada hari yang sama, sebuah truk tronton mengalami kecelakaan tunggal di exit tol Bawen karena diduga mengalami rem blong, menutup seluruh badan jalan jalur Salatiga menuju Ungaran. Kasatlantas Polres Semarang, AKP Arpan, mengimbau para pengemudi untuk melakukan kontrol rutin pada kendaraan dan mematuhi aturan lalu lintas.

Material Tanah dan Kerikil Tumpah ke Jalan dan Permukiman, Proyek di Blanten Nyatnyono Diprotes Warga

Warga di RT 03 RW 08, Dusun Blanten, Desa Nyatnyono, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, mengungkapkan protes terhadap pembangunan proyek di wilayah mereka. Keluhan utama timbul karena material proyek, berupa tanah dan kerikil, meluber hingga jalan dan mencemari kawasan rumah setiap kali hujan turun. Kepala Desa Nyatnyono, Parsunto, mengakui bahwa keluhan warga sudah disampaikan, dan proyek tersebut belum memiliki izin resmi dari warga dan pihak desa.

Warga di RT 03 RW 08, Dusun Blanten, Desa Nyatnyono, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, mengungkapkan protes terhadap pembangunan proyek di wilayah mereka. Keluhan utama timbul karena material proyek, berupa tanah dan kerikil, meluber hingga jalan dan mencemari kawasan rumah setiap kali hujan turun. Kepala Desa Nyatnyono, Parsunto, mengakui bahwa keluhan warga sudah disampaikan, dan proyek tersebut belum memiliki izin resmi dari warga dan pihak desa.

Covid-19 Kembali Merebak, Bupati Semarang: Ayo Pakai Masker Lagi

Kasus Covid-19 kembali mencuat di Indonesia, termasuk Kota Semarang, dengan delapan orang warga dinyatakan positif per Selasa (12/12/2023). Bupati Semarang, Ngesti Nugraha, memberikan imbauan kepada masyarakat untuk tetap waspada dan segera menggunakan masker sebagai langkah antisipatif. Aturan protokol kesehatan seperti menjaga kebersihan dan mencuci tangan kembali ditekankan untuk mencegah penyebaran yang lebih luas.