KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Hadiri Ruwatan Rajab di Desa Lemahireng Bawen, Ganjar Makan Nasi Berkat Lesehan Bareng Warga

Hadiri Ruwatan Rajab di Desa Lemahireng Bawen, Ganjar Makan Nasi Berkat Lesehan Bareng Warga

Hadiri Ruwatan Rajab di Desa Lemahireng Bawen, Ganjar Makan Nasi Berkat Lesehan Bareng Warga

Capres Ganjar Pranowo lesehan bersama warga untuk melaksanakan doa bersama dalam acara ruwatan rajab yang diadakan di Desa Lemahireng, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, Jumat (26/1/2024) malam. Foto: win

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Ribuan warga Dusun Krajan, Desa Lemahireng, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang antusias menyambut kedatangan Ganjar Pranowo, Jumat (26/1/2024) malam. Kehadiran Capres nomor urut 3 itu untuk menghadiri prosesi ruwatan rajab di desa setempat.

Ganjar tiba di lokasi sekira pukul 21.30 WIB, namun warga masih terlihat bersemangat meski sebelumnya sempat diguyur hujan cukup deras. Beragam atraksi seperti kuda lumping turut dipertontonkan menyambut mantan Gubernur Jateng itu. Mereka berjajar di sepanjang gang masuk, semringah dan berebut salaman kepada Ganjar.

Prosesi dimulai dengan kirab gunungan hasil bumi dan nasi lengkap dengan sayur dan lauk pauk. Kemudian doa untuk selanjutnya makan bersama. Capres berambut putih itu ikut duduk lesehan dan menyantap nasi bersama warga.

Ganjar Pranowo menuturkan bahwa banyak tradisi yang masih dilestarikan oleh masyarakat di berbagai daerah. Salah satunya ruwatan rajab.

“Ini adalah bentuk cara masyarakat menjaga kerukunan. Mereka menghadirkan banyak tokoh masyarakat dan warga,” tuturnya.

Selain kerukunan, tradisi tersebut sebagai upaya syukur kepada tuhan atas limpahan rezeki yang diberikan. “Ada doa bersama dan mensyukuri rezeki yang diterimanya,” tandasnya.

Agus Rujianto, salah seorang penggagas kegiatan ini mengatakan bahwa ruwatan rajab kali ini sangat spesial dengan kehadiran Ganjar. Selain Capres, Ganjar memiliki kedekatan dengan warga karena pernah menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah dua periode.

“Perhatian Pak Ganjar terhadap kebudayaan tidak perlu diragukan lagi. Selama menjabat Gubernur beliau dekat dengan seniman dan budayawan,” katanya.

Ia juga menyampaikan, sikap ramah dan merakyat Ganjar tidak berubah. Ia tidak segan untuk berkumpul dengan masyarakat. “Dari dulu Pak Ganjar memang orangnya baik, ramah dan merakyat. Tidak berubah,” paparnya. (win)

Kabar Terkini

POPULER

Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Pemkab Semarang memanfaatkan ganti kerugian aset daerah terdampak Tol Jogja-Bawen senilai sekitar Rp112 miliar untuk membangun fasilitas publik di Bawen. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menjelaskan pembangunan dilakukan dalam bentuk tanah dan bangunan pengganti, meliputi kantor kelurahan, RTH, balai RW, serta gedung TK dan SD yang terdampak proyek tol.
Rp40 Miliar Ganti Rugi Tol Jogja-Bawen Disulap Jadi Fasilitas Publik di Bawen, Ditarget Rampung Februari 2027
Trans Banyumas Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Trans Banyumas: Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Haryono (58), warga Desa Diwak, Bergas, Kabupaten Semarang, selamat dari tenggelamnya KM Virgo 8 di perairan Masalembo, Minggu (13/9/2026). Ia bersama sembilan korban lain bertahan di rakit penolong sebelum ditemukan kapal nelayan. Haryono mengaku mengalami sejumlah kejadian yang dianggapnya sebagai firasat sebelum kapal berangkat menuju Kalimantan Tengah.
Cerita Korban Selamat Kapal Virgo Asal Kabupaten Semarang, Nasi Berkat yang Tumpah hingga Mimpi Kapal Tenggelam
[pekok2]