KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Masuk Kategori Risti, Petugas Pengelola Sampah di Kabupaten Semarang Terima Insentif

Masuk Kategori Risti, Petugas Pengelola Sampah di Kabupaten Semarang Terima Insentif

Masuk Kategori Risti, Petugas Pengelola Sampah di Kabupaten Semarang Terima Insentif

Sebanyak 163 petugas kebersihan dan pengelola sampah di Kabupaten Semarang menerima tunjangan risiko kerja pada tahun 2024 ini, sebagai bentuk pengakuan atas risiko tinggi yang mereka hadapi. Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengumumkan bahwa insentif sebesar Rp900 ribu per bulan akan diberikan kepada para petugas, dengan sumber dana berasal dari APBD penetapan tahun 2024 untuk alokasi sepuluh bulan.
Foto: IST
Sebanyak 163 petugas kebersihan dan pengelola sampah di Kabupaten Semarang menerima tunjangan risiko kerja sebesar Rp900 ribu per bulan.

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Sebanyak 163 petugas kebersihan dan pengelola sampah di Kabupaten Semarang menerima tunjangan risiko kerja pada tahun 2024 ini. Mereka dinilai memiliki risiko tinggi (risti) sehingga berhak memperoleh insentif atas kerja keras mereka.

Disampaikan oleh Bupati Semarang Ngesti Nugraha, besaran insentif yang diberikan adalah Rp900 ribu setiap bulan. Sumbernya berasal dari APBD penetapan tahun 2024 untuk alokasi sepuluh bulan, sisanya akan diupayakan di APBD perubahan.

“Bantuan sebagai bentuk perhatian dan kepedulian Pemkab Semarang kepada petugas kebersihan yang sudah bekerja keras dalam menjaga kebersihan, semoga dapat dimanfaatkan untuk keperluan yang dibutuhkan,” kata Ngesti saat penandatanganan perjanjian kontrak kerja tenaga non ASN Dinas Lingkungan Hidup (DLH) di Bale Agung Dusun Semilir, Bawen, Senin (29/1/2024) sore.

Terpisah, Kepala DLH Kabupaten Semarang Heru Purwantoro menerangkan para petugas yang mendapat tunjangan tersebut antara lain petugas pengangkut sampah, sopir truk sampah, petugas penebang pohon, serta petugas kebersihan taman.

“Petugas kebersihan di lapangan juga memiliki risiko tersendiri. Misalnya tersetrum saat menebang pohon, atau mengalami kecelakaan saat mengangkut sampah dengan truk seperti kejadian beberapa waktu lalu dan menyebabkan adanya korban jiwa,” ungkapnya. (win)

Kabar Terkini

POPULER

Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang, Sabtu (12/9/2026), menampilkan keragaman budaya sekaligus semangat toleransi masyarakat. Wali Kota Semarang Agustina mengapresiasi keterlibatan masyarakat lintas agama dalam kegiatan tersebut. Lebih dari 1.000 peserta dari 38 kontingen mengikuti pawai sepanjang sekitar 2,5 kilometer dari Balai Kota menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Mandra "Sidoel" ikut Pawai Pembukaan MTQ di Semarang
[pekok2]