KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Kapasitas TPA Ngronggo Salatiga Umurnya Tersisa 3 Tahun, Apa Penyebabnya?

Kapasitas TPA Ngronggo Salatiga Umurnya Tersisa 3 Tahun, Apa Penyebabnya?

Kapasitas TPA Ngronggo Salatiga Umurnya Tersisa 3 Tahun, Apa Penyebabnya?

Kota Salatiga menghadapi masalah serius terkait sampah, dengan TPA Ngronggo diprediksi akan overload dalam tiga tahun mendatang. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Salatiga, Sulistyaningsih, mengungkapkan bahwa saat ini TPA tersebut menerima lebih dari 80 ton sampah per hari, yang meningkat hingga lebih dari 100 ton saat hari raya atau acara khusus.
Foto dok IST
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Salatiga Sulistyaningsih (kanan). 

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Bertambahnya sampah menjadi masalah baru yang akan terjadi di Kota Salatiga beberapa tahun ke depan.

Karena umur Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Ngronggo, Kota Salatiga, hanya tersisa sekitar tiga tahun sebelum overload.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Salatiga, Sulistyaningsih. Dia menyebut, saat ini setiap harinya ada sekitar lebih dari 80 ton. Jumlah tersebut meningkat saat hari libur dan hari raya.

“Cakupan sekarang rata-rata 80 ton per hari, kalau pas hari raya ataupun ada agenda acara begitu bisa meningkat sampai 100 ton lebih,” ungkap Sulis.

Selain itu, persoalan sampah diprediksi akan terus meningkat pada tahun berikutnya. Sebab banyaknya perumahan yang ada di Kota Salatiga dan juga Salatiga menjadi tempat jujugan orang-orang untuk menghabiskan masa tua.

“Sekarang penduduk Kota Salatiga tambah banyak dengan semakin banyaknya perumahan. Jadi akan ada penambahan sampah lagi. Apalagi ini juga mendekati masa Pilkada juga,” terang Sulis.

Untuk mengatasi itu, lanjut Sulis, pihaknya berupaya untuk melakukan perluasan TPA Ngronggo. Namun hal tersebut masih dalam proses.

Sehingga saat ini pihaknya berfokus untuk membangun Tempat Pengelolaan Sampah Reduse, Reuse, Recycle (TPS3R) di masing-masing kelurahan.

“Secara bertahap kita buat TPS3R, karena itu bisa mengurangi sampah ke TPA Ngronggo. Jadi nantinya hanya sampah yang residu yang benar-benar tak bisa diolah yang masuk ke TPA,” terangnya.

Antisipasi lain yang dilakukan DLH adalah dengan mengurangi sampah plastik. Hal tersebut sudah dilakukan sejak akhir 2023. Yakni memberikan aturan minimarket tidak menggunakan kantong plastik sekali pakai.

Kabar Terkini

POPULER

Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Pemkab Semarang menyiapkan pemenuhan kebutuhan air bersih bagi warga di 21 desa pada sembilan kecamatan yang terdampak kemarau panjang. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan langkah tersebut pada Senin (14/9/2026) dengan memprioritaskan survei geolistrik untuk mencari potensi sumber air tanah sebelum pengeboran dilakukan secara bertahap.
21 Desa Terdampak Kekeringan, Pemkab Semarang Siapkan Geolistrik untuk Pengeboran Sumber Air
                    

Warning: Undefined variable $output in /home/u503210056/domains/rasikafm.com/public_html/wp-content/plugins/pekok/pekok.php on line 181