Angin Kencang Landa Desa Jetak, 21 Rumah Dan Sekolahan Rusak
Musibah angin kencang melanda desa Jetak kecamatan Getasan kabupaten Semarang pada 17-1-22 lalu, akibatnya 21 rumah dan sebuah Sekolahan rusak.
Musibah angin kencang melanda desa Jetak kecamatan Getasan kabupaten Semarang pada 17-1-22 lalu, akibatnya 21 rumah dan sebuah Sekolahan rusak.
Laka Lantas Kembali Terjadi di Perempatan Salib Putih, kali ini akibat dugaan rem blong Mobil Pickup Terguling.
“Kijang Innova itu melaju kencang dari arah magelang menuju Bawen. kecelakaan diduga karena sopir kaget melihat di depannya truk muatan pasir yang melaju lamban. Untuk menghindari tabrakan, pengemudi sengaja membanting kemudi ke sisi kanan. Namun, mobil justru terus melaju kencang hingga menabrak rumah saya ,” jelasnya Santoso kepada media.
LAZiS Jateng mendapatkan penghargaan dalam ajang BAZNAS Award 2022 dalam kategori Program Pendayagunaan Zakat, Infaq, Shadaqah (ZIS) Terbaik serta nominasi Pertumbuhan Pengumpulan Terbaik
Masa bhakti jabatan ketua Koni periode 2018 2022 akan berakhir, pada 20 Maret ini, Koni kota Salatiga membuka pendaftaran ketua baru.
Bencana puting beliung disertai hujan deras terjadi di wilayah Desa Patemon Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Senin (17/1). Akibat kejadian tersebut ruas jalan Patemon – Getasan (di Dusun Jetis dan Dusun Bontit), terdapat pohon roboh dan menimpa PAL listrik.
Guna menarik minat anak mengikuti vaksinasi, pihak SD Muhammadiyah mengajak mereka bermain sehingga anak-anak tersebut tidak takut jika mereka akan divaksin.
Diduga panik hingga Hilang Konsentrasi, Mobil Terios Putih Terjun ke Selokan .Kecelakaan tunggal itu terjadi di sekitar stadion Kridanggo, Mobil Daihatsu Terios H 1326 QK tiba-tiba menerobos trotoar dan terjun ke selokan.
Pengurus Jam’iyah Nahdlatul Ulama (NU) Ranting Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang masa khidmah 2021 – 2026 dilantik oleh Drs Muslih Wakil Ketua Tanfidhiyah Pengurus Cabang Nahdhotul Ulama(PCNU) Kabupaten Semarang di Masjid Jami’ Al- Qobuul, setempat Sabtu (15/1/2022)
Seorang mahasiswi IAIN Salatiga, AA dilaporkan meninggal dunia setelah mengikuti kegiatan mapala yang diadakan di Gunung Telomoyo Salatiga. Diduga mahasiswi asal Pabelan, Kabupaten Semarang itu meninggal dunia karena penurunan kondisi fisik akibat kelelahan usai mengikuti kegiatan tersebut. Jumat (14/1).