KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Koni Salatiga Buka Pendaftaran Ketua Baru Masa Bhakti 2022 – 2026

Koni Salatiga Buka Pendaftaran Ketua Baru Masa Bhakti 2022 – 2026

Koni Salatiga Buka Pendaftaran Ketua Baru Masa Bhakti 2022 – 2026

Masa bhakti jabatan ketua Koni periode 2018 2022 akan berakhir, pada 20 Maret ini, Koni kota Salatiga membuka pendaftaran ketua baru.

Tim Penjaringan dan Penyeringan ini diketuai Wakil Ketua KONI Salatiga Tedjo Supriyanto. Tim beranggotakan sembilan orang yang terdiri atas empat pengrus KONI dan lima pengurus cabang olahraga di Kota Salatiga.

Tedjo Supriyanto mengatakan, pendaftaran calon ketua umum KONI Salatiga ini terbuka bagi siapa pun khusus warga Salatiga yang memenuhi syarat. Pendaftaran hingga 31 Januari.

“Kami membuka seluas-luasnya bagi masyarakat untuk mendaftarkan menjadi calon ketua umum KONI Salatiga. Salah satu syarat yaitu harus ber KTP Salatiga. Untuk informasi lebih jelas tentang pesyaratan ini, bisa datang ke posko pendaftaran di kantor KONI Jalan Veteran Salatiga,” ucap mantan ketua Taekwondo Indonesia (TI) Kota Salatiga ini.

Wakil Ketua Tim Penjaringan dan Penyeringan Amin Siahaan menambahkan, beberapa persyaratan bakal calon ketua umum KONI Salatiga di antaranya, pernah menjadi pengurus KONI atau pengurus cabang olahraga tingkat kota salatiga. Juga harus mendapat dukungan minimal 20 persen dari anggota KONI yang sah.

“Anggota KONI adalah pengurus cabang olahraga dan di Salatiga terdapat 44 kepengurusan cabang olahraga yang sah. Jika diprosentase, maka minimal seorang calon ketua umum harus mendapatkan dukungan tertulis sembilan pengurus cabang olahraga. Satu pengcab, tidak boleh mendukung lebih dari satu calon,” ungkapnya.

Persayaratan lain, lanjut Amin, bakal calon ketua umum KONI tidak sedang menjabat jabatan publik dan struktural baik ASN, TNI, mau pun Polri. Juga pengurus partai politik tidak diperkenankan mendaftar sebagai ketua umum KONI.

“Juga tidak berstatus terdakwa atau pernah tersangkut kasus hukum yang telah memiliki kekuatan hukum tetap, yang dibuktikan dengan pernyataan di atas materai,” katanya.

Menurut Amin, hasil penjaringan nanti akan disampaikan kepada Ketua KONI Salatiga masa bhakti 2018-2022 untuk digunakan sebagai salah satu bahan Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot). Agenda Musorkot di antaranya penyampaian pertanggungjawaban Ketua KONI poeriode 2018-2022 dan pemilihan ketua baru periode 2022-2026.

Ketua Umum KONI Salatiga peroide 2018-2022 dijabat Agus Purwanto yang merupakan ketua antar waktu sejak 2020 menggantikan Dance Ishak Palit yang menjadi ketua DPRD Salatiga hasil Pemilu 2019.

“Sesuai amanat Rapat Kerja KONI Salatiga 2021, kami membentuk Tim Penjaringan dan Penyaringan ketua KONI Salatiga. Kami berharap semua calon pendaftar mentaati aturan, mekanisme dan tahapan yang yang telah di susun tim itu,” kata Agus Purwanto.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
[pekok2]