KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Pengurus NU Ranting Sidomulyo Dilantik, Arief Prasetyo Jabat Sebagai Ketua Tanfidziyah

Pengurus NU Ranting Sidomulyo Dilantik, Arief Prasetyo Jabat Sebagai Ketua Tanfidziyah

Pengurus NU Ranting Sidomulyo Dilantik, Arief Prasetyo Jabat Sebagai Ketua Tanfidziyah

Pengurus Jam’iyah Nahdlatul Ulama (NU) Ranting Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang masa khidmah 2021 – 2026 dilantik oleh Drs Muslih Wakil Ketua Tanfidhiyah Pengurus Cabang Nahdhotul Ulama(PCNU) Kabupaten Semarang di Masjid Jami’ Al- Qobuul, setempat Sabtu (15/1/2022) malam.

Pelantikan dilaksanakan bersamaan dengan acara pengajian umum. Adapun pengurus yang dilantik antara lain Ketua Tanfidziyah Arief Prasetyo, ST MT , Sekretaris Wahyu Hidayat, SH MH, Bendahara Mujiyanto dan sejumlah pengurus kelembagaan antara lain LDNU , LMNU, LTMNU, LAZIZNU dan lembaga lainnya. Selain itu, dilengkapi juga sejumlah personil yang duduk sebagai mustasyar dan syuriah.

Pelantikan ditandai dengan bai’at ikrar setia berjuang untuk Nahdlatul Ulama disaksikan Wakil Bupati Semarang Basari, Ketua PCNU Kabupaten Semarang KH Ahmad Fauzan , Sesepuh NU dan Forkopimcam Sidomulyo serta ratusan jamaah NU.

Usai pelantikan Ketua Tanfidziyah Ranting NU Sidomulyo Arief Prasetyo saat dikonformasi awak media mengatakan dengan terpilihnya dia menjadi pengurus NU merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggungjawab dilandasi niat beribadah. Oleh karena itu, Arief ingin membawa NU ranting Sidomulyo kususnya pemuda pemuda NU ke dalam pergerakan yang lebih baik.

” Untuk itu NU Ranting Sidomulyo menjadi tonggak para pemuda mulai kebangsaan yang Nahdhiliyannya bisa lebih baik. Artinya NU menjadi pelopor, bagaimana para pemuda yang saat ini keadaan yang memprihatinkan bisa diarahkan ke pergerakan kemajuan ekonomi dan kemandirian yang agamis nasionalis,” tuturnya.

Dia menambahkan, bahwa kedepan akan mendirikan pelatihan – pelatihan ketrampilan dan kewirausahaan untuk para pemuda NU.

” Program kedepan akan kita perdayakan dan membuka pelatihan untuk mewadahi para pemuda yang menganggur. Para pemuda NU bisa maju dan mandiri,” urainya dengan gamblang.

Arief Prasetyo dan wakil Bupati Basari saat berikan ketetangan pers

Sementara Wakil Bupati Semarang Basari, menyampaikan bahwa Nahdlatul Ulama adalah perkumpulan/jam’iyyah diniyyah islamiyyah ijtima’iyyah (organisasi sosial keagamaan Islam) untuk menciptakan kemaslahatan masyarakat, kemajuan bangsa, dan ketinggian harkat dan martabat manusia.

Tujuan Nahdlatul Ulama adalah berlakunya ajaran Islam yang menganut faham Ahlussunnah wal Jama’ah untuk terwujudnya tatanan masyarakat yang berkeadilan demi kemaslahatan, kesejahteraan umat dan demi terciptanya rahmat bagi semesta.

“Dengan adanya kepengurusan ranting NU Sidomulyo yang baru ini, kita berharap kedepan semua kegiatan keagamaan berjalan dengan baik,” ucap Wakil Bupati yang juga menjabat sebagai Bendahara PCNU Kab. Semarang kepada awak media.

“Kemudian karena NU penjaga kesatuan dan keutuhan negara kita Republik Indonesia untuk itu, Pengurus Ranting NU Sidomulyo bisa menjaga kesolidan, menjaga pertemanan , menjalin hubungan baik dengan kelompok – kelompok yang lain terutama non muslim dan diinternal islam sendiri banyak aliran- aliran lain. Adanya NU kedepan terjadi hubungan yng lebih baik sehingga situasi Kamtibmas di Sidomulyo kususnya, umumnya Kab. Semarang tetap bisa kondusif,” harapnya. ( rief )

Kabar Terkini

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang, Sabtu (12/9/2026), menampilkan keragaman budaya sekaligus semangat toleransi masyarakat. Wali Kota Semarang Agustina mengapresiasi keterlibatan masyarakat lintas agama dalam kegiatan tersebut. Lebih dari 1.000 peserta dari 38 kontingen mengikuti pawai sepanjang sekitar 2,5 kilometer dari Balai Kota menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Mandra "Sidoel" ikut Pawai Pembukaan MTQ di Semarang