KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Bantu Seberangkan Jalan, Siswa SD Bener Sampaikan Terima Kasih kepada Polisi

Bantu Seberangkan Jalan, Siswa SD Bener Sampaikan Terima Kasih kepada Polisi

Bantu Seberangkan Jalan, Siswa SD Bener Sampaikan Terima Kasih kepada Polisi

Sudah seminggu terakhir, anggota kepolisian dari Satlantas Polres Semarang unit laka lantas zona Tengaran hadir di depan SDN Bener 01, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, untuk membantu menyeberangkan siswa dan warga yang melintas di jalan raya Semarang–Solo KM 04. Kehadiran polisi ini disambut baik oleh para siswa, termasuk Adiyan Muzaki, siswa kelas 6, serta guru senior, Sumadi, yang merasa terbantu dalam menjaga keselamatan siswa saat berangkat ke sekolah.
Foto Arief Rasika
Aiptu Aris Dwi Hariyono saat membantu menyeberangkan siswa SDN Bener Tengaran

RASIKAFM.COM | TENGARAN – Ada pemadangan yang berbeda saat pengguna jalan melintas di kawasan jalan raya Semarang – Solo KM 04 tepatnya di depan kawasan SDN Bener 01 kecamatan Tengaran kabupaten Semarang.
Bagaimana tidak, sudah seminggu ini dipinggir jalan raya tersebut terdapat anggota kepolisian dari Sat lantas polres Semarang unit laka lantas zona Tengaran.

Ratusan siswa itupun kini lega, karena tiap pagi sudah ada polisi yang membantu menyeberangkan jalan tiap pagi.

Kepada rasikafm.com, Adiyan Muzaki siswa kelas 6 mengatakan, saat ini dirinya sudah tidak khawatir ketika akan berangkat ke sekolah, harus menyeberang jalan, apalagi rumahnya agak jauh sehingga harus naik angkutan. “Saya mengucapkan terima kasih kapada bapak polisi yang sudah menyeberangkan jalan bagi saya dan teman lain, semoga begini seterusnya”. Ungkap Zaki.

Senada dengan Zaki, guru senior SD Bener, Sumadi juga memberikan ucapan terima kasih atas kehadiran polisi. Bahkan dirinya memberikan apresiasi kepada petugas yang telah bertugas di depan sekolahnya. “Alhamdulillah kehadiran bapak polisi sangat membantu siswa yang akan menyeberang jalan ketikan akan masuk sekolah.” Ujar Sumadi.

Terpisah Kasatlantas Polres Semarang AKP Lingga Ramadhani, mengatakan jika kegiatan polisi menyeberangkan anak sekolah di pagi hari merupakan bagian dari kegiatan pengaturan lalu lintas dan pelayanan prima kepada masyarakat. Kegiatan ini dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan lalu lintas dan hal lain yang tidak diinginkan.

“Penerjunan anggota dalam pelaksanaan AG pagi itu adalah wujud Polri hadir ditengah tengah masyarakat, yang seyogyanya adalah sebuah tugas rutin terutama dipagi hari dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat guna membantu kelancaran dalam beraktifitas”. Kata Kasat.

Pantauan Rasika FM, jumat (14.3.2025) anggota Sat Lantas Polres Semarang unit laka lantas zona Tengaran,
Aiptu Aris Dwi Hariyono terlihat melaksanakan AG pagi dengan menyeberangkan anak sekolah dan juga warga yang akan menuju ke jalan makam kyai Kebo Kanigoro Tugu Bener.

Seperti diberitakan sebelumnya, ketua RT 5 RW 04 dusun Tugu Bener, Arief Syarifudin menyampaikan keluhanya kepada Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy, saat jajaran Polres mengunjungi balai desa Bener dalam acara Jumat Curhat Kapolres, Jumat (7.3.2025) lalu.

Ketua RT ini mengeluhkan jika setiap pagi arus lalu lintas didepan SD padat, padahal disekitar lokasi terdapat sekolahan dan lalu lalang warga perumahan Taman Manunggal Asri, Perum Karebet dan Kanigoro serta beberapa Pabrik yang ada. Mereka kesulitan saat akan menyeberang jalan khususnya dipagi hari karena padatnya arus lalu lintas.

– Adiyan Muzaki
– Sumadi Guru SD Bener

Kabar Terkini

POPULER

Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Trans Banyumas Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Trans Banyumas: Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Haryono (58), warga Desa Diwak, Bergas, Kabupaten Semarang, selamat dari tenggelamnya KM Virgo 8 di perairan Masalembo, Minggu (13/9/2026). Ia bersama sembilan korban lain bertahan di rakit penolong sebelum ditemukan kapal nelayan. Haryono mengaku mengalami sejumlah kejadian yang dianggapnya sebagai firasat sebelum kapal berangkat menuju Kalimantan Tengah.
Cerita Korban Selamat Kapal Virgo Asal Kabupaten Semarang, Nasi Berkat yang Tumpah hingga Mimpi Kapal Tenggelam
[pekok2]