KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Bayi Baru Lahir Ditemukan Meninggal di Tong Sampah Kamar Mandi Salah Satu Pabrik di Semarang

Bayi Baru Lahir Ditemukan Meninggal di Tong Sampah Kamar Mandi Salah Satu Pabrik di Semarang

Bayi Baru Lahir Ditemukan Meninggal di Tong Sampah Kamar Mandi Salah Satu Pabrik di Semarang

SEMARANG – Bayi yang baru lahir ditemukan meninggal dunia di dalam tong sampah kamar mandi salah satu Pabrik Garmen yang terletak di Kecamatan Tugu, Kota Semarang.

Bayi berjenis kelamin pria itu ditemukan tak bernyawa pada Rabu (26/1/2022) sekira pukul 08.00 WIB ketika cleaning service (CS) sedang membersihkan tong sampah yang berada di kamar mandi wanita itu.

“Itu bayi sudah lahir yang berumur sekitar 9 bulan kandungan,” ujar seorang pria yang enggan disebutkan identitasnya.

Dirinya mengatakan, setelah ditemukan jasad bayi itu, CS langsung melaporkan ke pihak Security pabrik yang selanjutnya diteruskan ke pihak kepolisian.

Disisi lain, dalam kejadian ini, dirinya menduga bayi yang ditemukan tak bernyawa itu adalah milik salah satu pegawai wanita yang bekerja di pabrik tersebut.

Kecurigaanya bertambah ketika suatu hari di pabrik, ada kejadian seoarang wanita ketika sedang bekerja mengalami pendarahan di kamar mandi yang diduga sedang hamil tua.

“Ada pegawai disini perutnya sudah besar tapi kalau ditanya kenapa jawabnya sakit perut dan sakitnya itu gajelas. Wanita itu juga pernah pendarahan kemudian diketahui security. Setiap hari si wanita juga pakai kendit untuk menutupi perutnya,” bebernya.

Tim Inafis Polrestabes Semarang yang mendatangi lokasi kejadian langsung melakukan pemeriksaan terkait penemuan jasad bayi itu.

Tubuh bayi yang baru lahir tersebut ditemukan dalam keadaan tertutup pembalut di kamar mandi wanita bagian utara sebelah timur.

Informasi yang diperoleh, polisi sudah mengamankan terduga pelaku terkait pembuangan bayi ini. Namun, ketika dikonfirmasi, Kapolsek Tugu, Kompol Zawawi menyebut kasus ini sudah diserahkan ke Polrestabes Semarang.

“Iya sudah diserahkan (kasus penemuan jasad bayi) ke Polrestabes Semarang,” imbuhnya.

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang mengamankan seorang mantan marketing objek wisata Dusun Semilir berinisial OW (23), warga Kabupaten Purworejo, yang diduga menggelapkan dana perusahaan hingga Rp100 juta melalui pencairan cashback fiktif. Modusnya, pengunjung mandiri dicatat seolah-olah rombongan biro perjalanan agar memenuhi syarat pencairan cashback. Polisi masih mendalami aliran dana dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Manipulasi Data Pengunjung Wisata, Mantan Marketing Dusun Semilir Gelapkan Uang Perusahaan Ratusan Juta
IMG-20250513-WA0020
Komunitas Zeusa USA, Tambah Tua Semakin Digdaya
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Hangus Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Ludes Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Semarang meminta rencana pengembangan panas bumi atau geotermal di kawasan Gedongsongo dan Sepakung dikaji ulang. Dalam audiensi dengan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (16/10/2026), PCNU menyoroti potensi dampak terhadap sumber mata air, pertanian, dan pariwisata serta mendorong studi banding ke daerah yang telah mengembangkan proyek serupa.
PCNU Kabupaten Semarang Minta Proyek Geotermal Dikaji Ulang, Ditengarai Ancam Pertanian dan Wisata
[pekok2]