KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Berpura-Pura Jadi Anggota TNI, Pria Asal Tuntang Bawa Kabur Tiga Sepeda Motor

Berpura-Pura Jadi Anggota TNI, Pria Asal Tuntang Bawa Kabur Tiga Sepeda Motor

Berpura-Pura Jadi Anggota TNI, Pria Asal Tuntang Bawa Kabur Tiga Sepeda Motor

“Pelapor datang di angkringan, dan bertemu dengan orang tak dikenal. Kemudian mengobrol dengan orang tak dikenal dan mengaku bernama Om Sis, sebagai TNI, Kopassus. Kemudian tersangka meminjam motor korban dengan alasan untuk mengambil uang di mesin ATM,” bebernya.

Namun, sepeda motor yang di pinjam tersebut tidak dikembalikan tersangka. Korban yang merasa telah menjadi sasaran kejahatan penggelapan, kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polrestabes Semarang. Setelah dilakukan serangkaian penyelidikan, akhirnya petugas berhasil mengamankan pelaku.

“Setelah dilakukan penyelidikan pria yang mengaku sebagai Om Sis, ini ternyata bernama Handoko. Tersangka bukan residivis,” tegasnya.

Tersangka diketahui merupakan warga sipil biasa dan bukan dari anggota TNI. Modus, ini juga telah dilakukan sebelumnya dengan lokasi kejadian di sekitaran Giant Penggaron, dengan membawa kabur Honda Atrea, dan sekitaran Superindo dengan hasil Honda Revo.

“Tersangka ini berambut cepak memakai celana panjang loreng warna hijau. Korban yang yakin dan akhirnya meminjamkan motornya. Setelah ditunggu namun tidak ada kembali,” jelasnya.

Sampai sekarang, tersangka masih mendekam di ruang tahanan Mapolrestabes Semarang, untuk dilakukan proses hukum. Akibat perbuatanya, tersangka dijerat pasal 372 dan 378 ancaman tujuh tahun penjara.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
[pekok2]