[extvssc id="70101"]

KAWAN PEMANDU JALAN

18 Agustus 2026: Pasang Laut Semarang Capai 0,7 Meter, Puncak Pukul 04.00–16.00 WIB

BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang laut di perairan Semarang mencapai 0,7 meter pada Selasa, 18 Agustus 2026, dengan periode muka air tertinggi berlangsung pukul 04.00–16.00 WIB. Kondisi ini perlu diperhatikan masyarakat di kawasan pesisir rendah karena dapat memengaruhi genangan dan aktivitas di sekitar pantai.

05 Agustus 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 04.00–16.00 WIB, Tinggi Air Maksimum 0,7 Meter

BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Kelas II Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang laut di perairan Semarang mencapai puncak pada Rabu (5/8/2026) pukul 04.00–16.00 WIB dengan tinggi muka air laut maksimum 0,7 meter. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan genangan di kawasan pesisir rendah Semarang dan sekitarnya, meski cuaca maritim diprakirakan didominasi cerah dan gelombang laut masih relatif rendah.

04 Agustus 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 08.00–14.00 WIB, Tinggi Air Maksimum 0,8 Meter

BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Kelas II Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang laut maksimum di perairan Semarang terjadi pada Selasa (4/8/2026) pukul 08.00–14.00 WIB dengan tinggi muka air laut mencapai 0,8 meter. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan genangan di kawasan pesisir rendah Semarang dan sekitarnya, meski cuaca maritim diperkirakan didominasi cerah berawan dengan gelombang relatif rendah.

22 Juli 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 06.00–07.00 WIB dan 14.00–16.00 WIB, Tinggi Air Capai 0,8 Meter

BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang maksimum di pesisir Semarang terjadi pada Rabu, 22 Juli 2026, dengan tinggi muka air laut mencapai 0,8 meter. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan genangan di sejumlah kawasan pesisir saat bertepatan dengan aktivitas masyarakat, meski tinggi gelombang di Laut Jawa masih tergolong rendah.

21 Juli 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 11.00–16.00 WIB, Tinggi Muka Air Capai 0,8 Meter

BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang laut di perairan Semarang mencapai puncaknya pada Selasa (21/7/2026) mulai pukul 11.00 hingga 16.00 WIB dengan tinggi muka air 0,8 meter. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan genangan di sejumlah kawasan pesisir saat bertepatan dengan aktivitas masyarakat dan pasang harian.

20 Juli 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 12.00–14.00 WIB, Tinggi Muka Air Capai 0,9 Meter di Pesisir Semarang

BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang laut maksimum di pesisir Semarang terjadi pada Senin, 20 Juli 2026, pukul 12.00–14.00 WIB dengan tinggi muka air mencapai 0,9 meter. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan genangan di kawasan pesisir saat bertepatan dengan aktivitas masyarakat dan pelayaran.

18 Juli 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 11.00–12.00 WIB, Tinggi Air Capai 1 Meter

BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang laut maksimum di pesisir Semarang terjadi pada Sabtu, 18 Juli 2026, pukul 11.00–12.00 WIB dengan tinggi muka air mencapai 1 meter. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan genangan rob di wilayah pesisir, meski tinggi gelombang di Perairan Semarang–Demak masih tergolong rendah.

BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang laut maksimum di pesisir Semarang terjadi pada Sabtu, 18 Juli 2026, pukul 11.00–12.00 WIB dengan tinggi muka air mencapai 1 meter. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan genangan rob di wilayah pesisir, meski tinggi gelombang di Perairan Semarang–Demak masih tergolong rendah.

09 Juli 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 13.00–16.00 WIB, Tinggi Air Capai 0,8 Meter

BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang laut di perairan Semarang mencapai 0,8 meter pada Kamis, 9 Juli 2026, pukul 13.00–16.00 WIB. Kenaikan muka air laut di pesisir Semarang dan sekitarnya berpotensi memengaruhi kawasan rendah pesisir, terutama saat bertepatan dengan aktivitas angin dan gelombang Laut Jawa.