BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Kelas II Tanjung Emas Semarang memprakirakan kondisi maritim di perairan Semarang-Demak pada Selasa, 21 Juli 2026, relatif kondusif. Meski demikian, masyarakat yang beraktivitas di kawasan pesisir tetap diminta mewaspadai pasang laut pada siang hingga sore hari karena muka air laut diprediksi berada pada level tertinggi sepanjang hari.
Berdasarkan prakiraan pasang surut harian, Mean Sea Level (MSL) berada pada 0,6 meter. Ketinggian muka air laut secara bertahap meningkat dari 0,4 meter pada pukul 01.00 WIB, menjadi 0,5 meter pukul 02.00 WIB, kemudian 0,6 meter pada pukul 03.00–04.00 WIB. Air laut terus mengalami kenaikan menjadi 0,7 meter pada pukul 05.00–10.00 WIB.
Puncak pasang diprakirakan terjadi mulai pukul 11.00 hingga 16.00 WIB dengan tinggi muka air laut mencapai 0,8 meter, atau sekitar 0,2 meter di atas MSL. Setelah itu, muka air laut berangsur turun menjadi 0,7 meter pada pukul 17.00 WIB, 0,6 meter pukul 18.00 WIB, 0,5 meter pukul 19.00 WIB, 0,4 meter pukul 20.00 WIB, hingga mencapai surut terendah 0,2 meter pada pukul 22.00–23.00 WIB. Menjelang tengah malam, tinggi muka air kembali naik tipis menjadi 0,3 meter pada pukul 24.00 WIB.
Untuk kondisi cuaca maritim, perairan Semarang-Demak diprakirakan didominasi berawan tebal sejak pagi hingga sore. Memasuki malam hari, cuaca berubah menjadi cerah berawan, sementara dini hari kembali berawan tebal. Suhu udara berkisar 26–29 derajat Celsius dengan kelembapan 59–80 persen.
Angin bertiup dengan kecepatan sekitar 4–13 knot, disertai embusan (gust) hingga 25 knot pada malam hari dan meningkat hingga 26–28 knot pada prakiraan dua hari berikutnya. Kondisi gelombang di perairan Semarang-Demak diperkirakan tetap berada pada kategori rendah, yakni 0,5–1,25 meter, sehingga secara umum masih mendukung aktivitas pelayaran lokal dan perikanan tradisional.
Suhu permukaan laut diprakirakan sekitar 29 derajat Celsius. Arus laut bergerak dominan ke arah selatan pada 22 Juli dengan kecepatan 0,75–0,98 knot, kemudian bergeser ke arah barat daya (SW) pada 23 Juli dengan kecepatan 0,76–1,01 knot.
Sumber:
Informasi Prakiraan Pasang Surut wilayah Semarang berlaku Selasa, 21 Juli 2026 pic.twitter.com/Ej80rVHmgG
— MARITIMSEMARANG (@maritimsemarang) July 20, 2026



