URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Kelas II Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang laut di perairan Semarang mencapai puncak pada Rabu (5/8/2026) pukul 04.00–16.00 WIB dengan tinggi muka air laut maksimum 0,7 meter. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan genangan di kawasan pesisir rendah Semarang dan sekitarnya, meski cuaca maritim diprakirakan didominasi cerah dan gelombang laut masih relatif rendah.

Mbak Google

INFO BMKG

05 Agustus 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 04.00–16.00 WIB, Tinggi Air Maksimum 0,7 Meter

05 Agustus 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 04.00–16.00 WIB, Tinggi Air Maksimum 0,7 Meter

05 Agustus 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 04.00–16.00 WIB, Tinggi Air Maksimum 0,7 Meter

featured-img

BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Kelas II Tanjung Emas Semarang menerbitkan prakiraan pasang surut harian dan cuaca maritim untuk wilayah Perairan Semarang–Demak yang berlaku pada Rabu, 5 Agustus 2026. Secara umum, kondisi cuaca laut diprakirakan didominasi cuaca cerah, dengan gelombang rendah dan arus laut yang masih mendukung aktivitas pelayaran maupun perikanan di perairan utara Jawa Tengah.

Prakiraan cuaca maritim menunjukkan kondisi cerah berlangsung hampir sepanjang hari di Perairan Semarang–Demak. Suhu udara diperkirakan berkisar 25–31 derajat Celsius, sedangkan kelembapan udara berada pada kisaran 59–84 persen.

Kecepatan angin berkisar 8–13 knot dengan hembusan maksimum (gust) mencapai 26 knot pada sore hari. Untuk periode 6–7 Agustus 2026, kecepatan angin diprakirakan berada pada kisaran 6–11 knot dengan gust mencapai 21–23 knot.

Arus laut bergerak dominan ke arah selatan (S) pada 6 Agustus dan barat daya (SW) pada 7 Agustus, dengan kecepatan sekitar 0,65–1,14 knot. Tinggi gelombang di Perairan Semarang–Demak diprakirakan tetap berada pada kisaran 0,5–1,25 meter, sehingga masih tergolong rendah.

Berdasarkan data pasang surut harian, tinggi muka air laut maksimum mencapai 0,7 meter. Kondisi pasang tertinggi berlangsung cukup lama, yakni mulai pukul 04.00 hingga 16.00 WIB, ketika tinggi muka air laut bertahan di kisaran 0,7 meter.

Adapun surut terendah mencapai 0,3 meter yang diprakirakan terjadi pada pukul 21.00–22.00 WIB. Setelah itu, muka air laut mulai naik kembali menjadi sekitar 0,4 meter menjelang tengah malam.

Garis Mean Sea Level (MSL) berada pada kisaran 0,6 meter. Muka air laut meningkat secara bertahap dari 0,4 meter pada pukul 01.00 WIB, kemudian melampaui MSL pada pukul 04.00 WIB dan bertahan di atas MSL hingga sore hari sebelum kembali menurun pada malam hari.

Meski tinggi pasang maksimum lebih rendah dibandingkan hari sebelumnya, durasi pasang yang berlangsung cukup panjang tetap berpotensi menyebabkan genangan di kawasan pesisir rendah, terutama di Kota Semarang, Kabupaten Demak, kawasan tambak, pelabuhan, dan wilayah pesisir utara Jawa Tengah yang rentan terhadap rob.

Selama periode 5–7 Agustus 2026, suhu permukaan laut diprakirakan sekitar 29 derajat Celsius. Cuaca di perairan Semarang–Demak didominasi cerah pada 5 Agustus, kemudian berubah menjadi cerah berawan pada 6 Agustus dan berawan tebal pada 7 Agustus.

Gelombang laut diprakirakan tetap berada pada kisaran 0,5–1,25 meter, sedangkan arus laut bergerak dengan kecepatan 0,65–1,14 knot. Kondisi tersebut secara umum masih mendukung aktivitas pelayaran dan penangkapan ikan, namun masyarakat pesisir tetap perlu mencermati periode pasang yang berlangsung sejak dini hari hingga sore.

Sumber:

📰 Dikutip dari: BMKG Maritim Semarang

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

BACA JUGA :

BMKG Stasiun Meteorologi Jenderal Ahmad Yani memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 25 Agustus 2026, didominasi cerah hingga berawan. Observasi pukul 05.30 WIB mencatat suhu Semarang 24,2°C, kelembapan 85%, dan angin timur 4 km/jam. Kondisi berpotensi berubah menjadi berawan pada sore hingga awal malam.
25 Agustus 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, Jateng Waspada Karhutla
BMKG Stasiun Meteorologi Jenderal Ahmad Yani memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Senin, 24 Agustus 2026, didominasi cerah berawan hingga berawan. Hasil observasi pukul 05.30 WIB mencatat suhu 24,4°C, kelembapan 88%, dan angin tenggara 5 km/jam. Kondisi kemarau juga meningkatkan kemudahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
24 Agustus 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, Waspadai Kebakaran Lahan
BMKG Stasiun Meteorologi Jenderal Ahmad Yani memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Sabtu, 22 Agustus 2026, didominasi cerah berawan hingga berawan. Observasi pukul 05.00 WIB mencatat Semarang berawan dengan suhu 26,2°C, kelembapan 77% dan angin timur 12 km/jam. Hujan ringan lokal berpotensi terjadi di wilayah pegunungan dan sekitarnya.
22 Agustus 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, Jateng Berpotensi Hujan Lokal
BMKG Stasiun Meteorologi Jenderal Ahmad Yani memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Jumat, 21 Agustus 2026, didominasi cerah hingga berawan. Hasil observasi di Semarang pukul 05.20 WIB mencatat suhu 26,1°C dan kelembapan 76%, dengan angin tenggara 12 km/jam. Hujan ringan lokal berpotensi terjadi di Pegunungan Tengah dan sekitarnya.
21 Agustus 2026: Cuaca Semarang Cerah, Jateng Berawan dan Berpotensi Hujan Lokal

TERKINI

Sebanyak 11 UMKM binaan Bank Indonesia dari Jawa Tengah mencatat transaksi Rp2,94 miliar dalam Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 di JICC Jakarta, 20–23 Agustus. Capaian tersebut meningkat Rp1,93 miliar dibandingkan 2025, didorong perluasan produk terkurasi serta peluang kerja sama bisnis dengan pasar domestik dan mancanegara.
UMKM Jawa Tengah Mencatatkan Peningkatan Omzet Dalam KKI 2026
Sebanyak 11 UMKM binaan Bank Indonesia dari Jawa Tengah mencatat transaksi Rp2,94 miliar dalam Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 di JICC Jakarta, 20–23 Agustus. Capaian tersebut meningkat Rp1,93 miliar...
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat...
BMKG Stasiun Meteorologi Jenderal Ahmad Yani memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 25 Agustus 2026, didominasi cerah hingga berawan. Observasi pukul 05.30 WIB mencatat suhu Semarang 24,2°C, kelembapan 85%, dan angin timur 4 km/jam. Kondisi berpotensi berubah menjadi berawan pada sore hingga awal malam.
25 Agustus 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, Jateng Waspada Karhutla
BMKG Stasiun Meteorologi Jenderal Ahmad Yani memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 25 Agustus 2026, didominasi cerah hingga berawan. Observasi pukul 05.30 WIB mencatat suhu Semarang...
Sebanyak 111 siswa SMP Arunika dan SD School of Life Lebah Putih mengikuti Kemah Alih Golongan 2026 di Bumi Perkemahan Kuncen, Polobogo, Kabupaten Semarang. Kegiatan dikemas sebagai pembelajaran berbasis pengalaman untuk melatih kemandirian, kerja sama, pemecahan masalah, dan kemampuan berpikir kritis melalui berbagai tantangan di alam.
Ratusan Siswa ikuti Kemah Alih Golongan, Tanamkan Sikap Belajar Mandiri, dan Bekerja Sama di Alam
Sebanyak 111 siswa SMP Arunika dan SD School of Life Lebah Putih mengikuti Kemah Alih Golongan 2026 di Bumi Perkemahan Kuncen, Polobogo, Kabupaten Semarang. Kegiatan dikemas sebagai pembelajaran berbasis...
Setelah sekitar 21 tahun terpisah dari keluarga, Nuryanto, warga Bugel, Sidorejo, Salatiga, akhirnya kembali ke rumah setelah ditemukan di Rumah Rehabilitasi Jalma Sehat, Kudus. Informasi tentang asalnya dari Salatiga ditelusuri relawan dan Dinas Sosial hingga identitasnya dipastikan oleh keluarga.
Setelah 21 Tahun Menghilang, Nuryanto akhirnya bisa Pulang ke Salatiga
Setelah sekitar 21 tahun terpisah dari keluarga, Nuryanto, warga Bugel, Sidorejo, Salatiga, akhirnya kembali ke rumah setelah ditemukan di Rumah Rehabilitasi Jalma Sehat, Kudus. Informasi tentang asalnya...
Muat Lebih

POPULER

20 Agustus 2026
Setelah sekitar 21 tahun terpisah dari keluarga, Nuryanto, warga Bugel, Sidorejo, Salatiga, akhirnya kembali ke rumah setelah ditemukan di Rumah Rehabilitasi Jalma Sehat, Kudus. Informasi tentang asalnya dari Salatiga ditelusuri relawan dan Dinas Sosial hingga identitasnya dipastikan oleh keluarga.
Setelah 21 Tahun Menghilang, Nuryanto akhirnya bisa Pulang ke Salatiga
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan