URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang laut maksimum di pesisir Semarang terjadi pada Sabtu, 18 Juli 2026, pukul 11.00–12.00 WIB dengan tinggi muka air mencapai 1 meter. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan genangan rob di wilayah pesisir, meski tinggi gelombang di Perairan Semarang–Demak masih tergolong rendah.

Mbak Google

INFO BMKG

18 Juli 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 11.00–12.00 WIB, Tinggi Air Capai 1 Meter

18 Juli 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 11.00–12.00 WIB, Tinggi Air Capai 1 Meter

18 Juli 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 11.00–12.00 WIB, Tinggi Air Capai 1 Meter

featured-img

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Maritim Kelas II Tanjung Emas Semarang merilis prakiraan pasang surut laut dan cuaca maritim untuk wilayah Perairan Semarang–Demak pada Sabtu, 18 Juli 2026. Berdasarkan prakiraan tersebut, puncak pasang laut diperkirakan terjadi pada pukul 11.00 hingga 12.00 WIB dengan tinggi muka air laut mencapai 1 meter.

Kondisi cuaca di Perairan Semarang–Demak pada Sabtu didominasi cerah sejak pagi hingga malam hari. Suhu udara berkisar 26–31 derajat Celsius, dengan kelembapan relatif antara 58–80 persen.

Kecepatan angin berada pada kisaran 6–11 knot dengan hembusan maksimum (gust) mencapai 20 knot. Gelombang laut diprakirakan relatif rendah, yakni 0,5–1,25 meter, sehingga secara umum kondisi perairan masih mendukung aktivitas pelayaran lokal maupun nelayan dengan tetap memperhatikan perkembangan cuaca.

Suhu permukaan laut berada di kisaran 29 derajat Celsius. Arus laut bergerak dominan ke arah barat daya (SW) dengan kecepatan sekitar 0,68–0,93 knot pada 19 Juli, sedangkan pada 20 Juli diprakirakan mengarah ke selatan (S) dengan kecepatan 0,69–0,83 knot.

Grafik pasang surut BMKG menunjukkan tinggi muka air laut mulai berada di 0,3 meter pada pukul 01.00 WIB. Permukaan laut kemudian meningkat secara bertahap menjadi 0,4 meter pada pukul 02.00–03.00 WIB, 0,5 meter pukul 04.00 WIB, 0,6 meter pukul 05.00 WIB, dan terus naik hingga 0,9 meter pada pukul 08.00–10.00 WIB.

Puncak pasang laut terjadi pada pukul 11.00 dan 12.00 WIB, ketika tinggi muka air mencapai 1 meter, atau sekitar 0,4 meter di atas Mean Sea Level (MSL) yang berada pada 0,6 meter.

Setelah itu, muka air laut berangsur turun menjadi 0,9 meter pada pukul 13.00–14.00 WIB, 0,8 meter pukul 15.00 WIB, 0,7 meter pukul 16.00 WIB, lalu terus menurun hingga mencapai 0,3 meter mulai pukul 20.00 WIB dan bertahan sampai akhir hari.

Dengan pola pasang tersebut, wilayah pesisir Semarang, kawasan Pelabuhan Tanjung Emas, tambak, permukiman pesisir, dan dataran rendah di sepanjang pantai utara Jawa Tengah berpotensi mengalami peningkatan tinggi muka air laut pada siang hari. Kondisi ini dapat memicu genangan rob di lokasi yang selama ini rentan apabila bertepatan dengan faktor pendukung lain seperti angin laut dan drainase yang kurang optimal.

BMKG memprakirakan cuaca perairan tetap didominasi kondisi cerah pada Sabtu. Memasuki 19–20 Juli 2026, cuaca berpotensi berubah menjadi hujan ringan di sebagian wilayah perairan.

Gelombang tetap berada pada kisaran 0,5–1,25 meter atau kategori rendah. Angin berkisar 4–10 knot dengan hembusan maksimum 17–19 knot, sementara arus laut bergerak dengan kecepatan kurang dari 1 knot. Kondisi tersebut masih tergolong kondusif bagi aktivitas pelayaran skala kecil, perikanan, maupun operasional pelabuhan, meski pengguna jasa laut tetap perlu mencermati pembaruan informasi cuaca.

Sumber:

📰 Dikutip dari: BMKG Maritim Semarang

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

BACA JUGA :

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Kamis, 27 Agustus 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Sore hingga awal malam, wilayah pegunungan tengah berpotensi hujan ringan, sementara kondisi musim kemarau meningkatkan kemudahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
27 Agustus 2026: Cuaca Semarang Cerah, Waspada Kebakaran Hutan dan Lahan
BMKG memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Rabu, 26 Agustus 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan pada pagi dan siang hari. Memasuki sore hingga awal malam, sebagian wilayah berawan dengan potensi hujan ringan di pegunungan dan dataran tinggi, sementara masyarakat diminta mewaspadai kemudahan kebakaran hutan dan lahan.
26 Agustus 2026: Cuaca Semarang Cerah, Jawa Tengah Waspadai Potensi Kebakaran Hutan dan Lahan
BMKG Stasiun Meteorologi Jenderal Ahmad Yani memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 25 Agustus 2026, didominasi cerah hingga berawan. Observasi pukul 05.30 WIB mencatat suhu Semarang 24,2°C, kelembapan 85%, dan angin timur 4 km/jam. Kondisi berpotensi berubah menjadi berawan pada sore hingga awal malam.
25 Agustus 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, Jateng Waspada Karhutla
BMKG Stasiun Meteorologi Jenderal Ahmad Yani memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Senin, 24 Agustus 2026, didominasi cerah berawan hingga berawan. Hasil observasi pukul 05.30 WIB mencatat suhu 24,4°C, kelembapan 88%, dan angin tenggara 5 km/jam. Kondisi kemarau juga meningkatkan kemudahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
24 Agustus 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, Waspadai Kebakaran Lahan

TERKINI

Pemprov Jawa Tengah bersama Bank Indonesia Jawa Tengah menggelar CJIBF 2026 di Jakarta, Rabu (27/8), untuk memperkuat investasi berkelanjutan. Forum tersebut menawarkan 26 proyek unggulan dan menghasilkan 37 Letter of Intent (LoI) dari 60 pertemuan bisnis dengan rencana investasi Rp19,6 triliun, di tengah realisasi investasi semester I mencapai Rp59,94 triliun.
CJIBF 2026 Perkuat Investasi Berkelanjutan Jawa Tengah
Pemprov Jawa Tengah bersama Bank Indonesia Jawa Tengah menggelar CJIBF 2026 di Jakarta, Rabu (27/8), untuk memperkuat investasi berkelanjutan. Forum tersebut menawarkan 26 proyek unggulan dan menghasilkan...
Optimisme masyarakat terhadap perekonomian Jawa Tengah tetap terjaga pada Juli 2026 dengan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) mencapai 113,09. Kondisi tersebut menunjukkan konsumen masih optimistis terhadap ekonomi saat ini dan prospek ke depan, didukung persepsi positif terhadap penghasilan, konsumsi, lapangan kerja, dan kegiatan usaha.
Bukan Cuma Hari Ini, Konsumen Jateng Optimistis Enam Bulan ke Depan
Optimisme masyarakat terhadap perekonomian Jawa Tengah tetap terjaga pada Juli 2026 dengan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) mencapai 113,09. Kondisi tersebut menunjukkan konsumen masih optimistis terhadap...
Kepala Dinsos Kabupaten Semarang Istichomah
Penerima Bansos Terindikasi Judol Bakal Dicoret, Dinsos Kabupaten Semarang Buka Pengajuan Sanggahan
Dinsos Kabupaten Semarang menyebut penerima bansos yang terindikasi aktivitas judi online berpotensi kehilangan bantuan. Namun, aktivitas tersebut tidak selalu dilakukan penerima langsung karena kartu...
pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Pemkab Semarang menetapkan Pilkades tahap pertama di 140 desa pada 14 Desember 2026. Dispermasdes kini menghitung kebutuhan TPS bersama kecamatan dengan mempertimbangkan jumlah pemilih dan kondisi geografis....
Smokyara di Jombor, Tuntang, Kabupaten Semarang, menawarkan kuliner bebek dengan teknik pengasapan hingga 15 jam tanpa direbus atau dipresto. Restoran milik Eko Setiawan ini juga menyajikan ayam dan ikan asap yang dimarinasi sebelum diasap menggunakan panas dan asap tidak langsung. Menu bebeknya kini diminati hingga 50 ekor per hari.
Pertama di Salatiga, Smokyara Hadir dengan Menu Bebek Asap
Smokyara di Jombor, Tuntang, Kabupaten Semarang, menawarkan kuliner bebek dengan teknik pengasapan hingga 15 jam tanpa direbus atau dipresto. Restoran milik Eko Setiawan ini juga menyajikan ayam dan ikan...
Muat Lebih

POPULER

20 Agustus 2026
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengajak masyarakat aktif memeriksa data kesejahteraan dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), termasuk desil yang tercatat, di Jawa Tengah, Rabu (19/8/2026). Warga dapat menyanggah data yang tidak sesuai melalui laman kementerian agar penyaluran bantuan dan program pemberdayaan lebih tepat sasaran.
Warga Diminta Aktif Cek Data Desil dan Sanggah Data DTSEN
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan