URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang maksimum di pesisir Semarang terjadi pada Rabu, 22 Juli 2026, dengan tinggi muka air laut mencapai 0,8 meter. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan genangan di sejumlah kawasan pesisir saat bertepatan dengan aktivitas masyarakat, meski tinggi gelombang di Laut Jawa masih tergolong rendah.

Mbak Google

INFO BMKG

22 Juli 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 06.00–07.00 WIB dan 14.00–16.00 WIB, Tinggi Air Capai 0,8 Meter

22 Juli 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 06.00–07.00 WIB dan 14.00–16.00 WIB, Tinggi Air Capai 0,8 Meter

22 Juli 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 06.00–07.00 WIB dan 14.00–16.00 WIB, Tinggi Air Capai 0,8 Meter

featured-img

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Maritim Kelas II Tanjung Emas Semarang memprakirakan kondisi perairan Semarang dan Demak pada Rabu, 22 Juli 2026, secara umum masih relatif kondusif. Gelombang laut berada pada kategori rendah hingga sedang, sementara cuaca di wilayah perairan didominasi cerah berawan sepanjang hari.

Berdasarkan prakiraan pasang surut harian, tinggi muka air laut mengalami kenaikan bertahap sejak dini hari. Ketinggian air tercatat sekitar 0,4 meter pada pukul 01.00 WIB, meningkat menjadi 0,5 meter pukul 02.00 WIB, kemudian 0,6 meter pukul 03.00 WIB dan 0,7 meter pada pukul 04.00–05.00 WIB.

Pasang maksimum mencapai 0,8 meter terjadi pada dua periode, yakni sekitar pukul 06.00–07.00 WIB dan kembali pukul 14.00–16.00 WIB. Nilai tersebut berada 0,2 meter di atas Mean Sea Level (MSL) sebesar 0,6 meter. Setelah itu muka air laut berangsur turun menjadi 0,7 meter pada pukul 17.00 WIB, 0,6 meter pukul 18.00 WIB, kemudian terus menurun hingga mencapai surut terendah sekitar 0,2 meter pada pukul 23.00 WIB sebelum kembali naik menjadi **0,3 meter menjelang tengah malam.

Pola pasang tersebut perlu menjadi perhatian masyarakat di kawasan pesisir Semarang, pelabuhan, tambak, kawasan reklamasi, dan wilayah pantai utara Jawa Tengah. Meski tidak menunjukkan kondisi ekstrem, kenaikan muka air laut pada jam-jam pasang maksimum tetap berpotensi memicu genangan di titik-titik yang selama ini rawan rob apabila dipengaruhi faktor lokal seperti drainase, angin, maupun kondisi topografi pesisir.

Sementara itu, prakiraan cuaca maritim menunjukkan langit cerah berawan mendominasi perairan Semarang–Demak mulai pagi hingga malam hari. Suhu udara berkisar 25–29 derajat Celsius dengan kelembapan relatif antara 56–75 persen.

Angin bertiup dengan kecepatan sekitar 6–13 knot dengan hembusan maksimum (gust) mencapai 26 knot. Kondisi laut secara umum masih relatif aman dengan tinggi gelombang berkisar 0,5–1,25 meter, meski pada periode sekitar pukul 16.00 WIB terdapat estimasi gelombang 0,1–0,5 meter di sebagian perairan. Kecepatan arus laut diprakirakan berada pada kisaran 0,74–0,99 knot, sedangkan suhu permukaan laut mencapai 29 derajat Celsius.

Untuk prakiraan dua hari berikutnya, BMKG memperkirakan cuaca di perairan Semarang–Demak tetap didominasi cerah berawan. Tinggi gelombang masih berkisar 0,5–1,25 meter, dengan arus laut bergerak ke arah barat daya (SW) berkecepatan sekitar 0,72–0,99 knot.

Sumber:

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

BACA JUGA :

BMKG melalui Stasiun Meteorologi Jenderal Ahmad Yani memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Sabtu, 29 Agustus 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan pada pagi dan siang hari. Kondisi berawan diperkirakan muncul sore hingga awal malam, sementara masyarakat diminta mewaspadai kemudahan kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau.
29 Agustus 2026: Cuaca Semarang dan Jawa Tengah Cerah, Waspadai Kebakaran Hutan dan Lahan
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Kamis, 27 Agustus 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Sore hingga awal malam, wilayah pegunungan tengah berpotensi hujan ringan, sementara kondisi musim kemarau meningkatkan kemudahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
27 Agustus 2026: Cuaca Semarang Cerah, Waspada Kebakaran Hutan dan Lahan
BMKG memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Rabu, 26 Agustus 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan pada pagi dan siang hari. Memasuki sore hingga awal malam, sebagian wilayah berawan dengan potensi hujan ringan di pegunungan dan dataran tinggi, sementara masyarakat diminta mewaspadai kemudahan kebakaran hutan dan lahan.
26 Agustus 2026: Cuaca Semarang Cerah, Jawa Tengah Waspadai Potensi Kebakaran Hutan dan Lahan
BMKG Stasiun Meteorologi Jenderal Ahmad Yani memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 25 Agustus 2026, didominasi cerah hingga berawan. Observasi pukul 05.30 WIB mencatat suhu Semarang 24,2°C, kelembapan 85%, dan angin timur 4 km/jam. Kondisi berpotensi berubah menjadi berawan pada sore hingga awal malam.
25 Agustus 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, Jateng Waspada Karhutla

TERKINI

Pekan QRIS Nasional Jateng 2026 Disambut Antusias, Transaksi Digital Makin Diminati
Pekan QRIS Nasional Jateng 2026 Disambut Antusias, Transaksi Digital Makin Diminati
Gaya hidup nontunai semakin diminati masyarakat Jawa Tengah selama Pekan QRIS Nasional (PQN) 2026 pada 11–17 Agustus. Bank Indonesia mencatat 33.087 transaksi QRIS dengan nilai Rp149,78 juta, didukung...
DPRD Kabupaten Semarang meminta pemerintah daerah melakukan kajian menyeluruh sebelum pengembangan energi panas bumi Gunung Ungaran dilanjutkan, Senin (31/8/2026). Dewan menyoroti potensi dampak pengeboran lebih dari 2.000 meter terhadap kondisi geologi, lingkungan, sumber air, cagar budaya, serta manfaat ekonomi bagi masyarakat dan daerah.
Legislator Kabupaten Semarang Soroti Risiko Geothermal Ungaran, Ingatkan Dampak Pengeboran
DPRD Kabupaten Semarang meminta pemerintah daerah melakukan kajian menyeluruh sebelum pengembangan energi panas bumi Gunung Ungaran dilanjutkan, Senin (31/8/2026). Dewan menyoroti potensi dampak pengeboran...
Kejaksaan Negeri Salatiga memberikan penyuluhan hukum dan kampanye antikorupsi kepada sekitar 150 siswa SMAN 3 Salatiga melalui program Jaksa Masuk Sekolah, Senin. Kegiatan tersebut bertujuan menanamkan kesadaran hukum, kejujuran, integritas, dan tanggung jawab sejak dini, sekaligus mengenalkan bahaya HIV/AIDS serta pengelolaan sampah kepada para pelajar.
JMS di SMAN 3 Salatiga, Gandeng Berbagai Pihak, “Wujudkan Generasi Emas Anti Korupsi”
Kejaksaan Negeri Salatiga memberikan penyuluhan hukum dan kampanye antikorupsi kepada sekitar 150 siswa SMAN 3 Salatiga melalui program Jaksa Masuk Sekolah, Senin. Kegiatan tersebut bertujuan menanamkan...
Pemkab Semarang menyiapkan anggaran hampir Rp16 miliar untuk pelaksanaan Pilkades serentak yang dijadwalkan pada 14 Desember 2026. Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengatakan anggaran tersebut digunakan untuk mendukung seluruh tahapan Pilkades, dengan kebutuhan tambahan dipenuhi melalui efisiensi belanja yang tidak menjadi prioritas.
Pemkab Semarang Tambah Anggaran Pilkades, Belanja Tak Mendesak Jadi Sasaran Efisiensi
Pemkab Semarang menyiapkan anggaran hampir Rp16 miliar untuk pelaksanaan Pilkades serentak yang dijadwalkan pada 14 Desember 2026. Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengatakan anggaran tersebut digunakan...
WhatsApp Image 2026-08-30 at 22.25
Meriah! Peringatan HUT Paguyuban PKL Setia Kawan ke-24 di Pasaraya Salatiga
Paguyuban PKL Setia Kawan menggelar peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI sekaligus HUT ke-24 paguyuban di kawasan Pasaraya Satu, Kota Salatiga, Minggu (30/8/2026) sore. Kegiatan diisi berbagai perlombaan,...
Muat Lebih

POPULER

Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
WhatsApp Image 2026-08-30 at 21.48
85 Kontingen Meriahkan Pawai Pembangunan dan Budaya Kabupaten Semarang 2026, Hidupkan Semangat Palagan Ambarawa
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo: Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved