[extvssc id="70101"]

KAWAN PEMANDU JALAN

Awal Tahun, 9 Kasus PMK Terjadi di Salatiga

Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) kembali merebak dengan sembilan kasus ditemukan di Kota Salatiga, Jawa Tengah, yang diidentifikasi oleh Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) sejak Kamis, 2 Januari 2025, hingga Senin, 6 Januari 2025. Kasus tersebut terjadi di wilayah Gunungsari, Kelurahan Sidorejo Kidul, Kecamatan Tingkir, dan Sugih Waras, Kelurahan Randuacir, Kecamatan Argomulyo, dengan sapi bergejala PMK berasal dari Pasar Ampel, Cepogo (Boyolali), dan Muntilan (Magelang).

Dinas Kesehatan Kota Salatiga Catat 32 Kasus DBD, 1 Orang Meninggal Sepanjang 2024

Sepanjang Januari hingga November 2024, Dinas Kesehatan Kota Salatiga mencatat 32 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD), dengan satu korban meninggal dunia akibat penyakit tersebut. Kepala Dinas Kesehatan Kota Salatiga, dr. Prasit Al Hakim, menjelaskan bahwa jumlah kasus DBD cenderung meningkat dibandingkan tahun lalu dan seluruh wilayah di Kota Salatiga masuk kategori rawan DBD.

Duh! Ratusan Anak Balita di Salatiga Alami Stunting

Ratusan balita di Kota Salatiga mengalami kekurangan gizi (stunting), dengan jumlah mencapai 547 anak hingga Juni 2024. Menurut Kepala DP3AP2KB Yuni Ambarwati, kondisi ini ditemukan di Kota Salatiga, setelah Rembug Stunting di Hotel Wahid pada Kamis (3/10/2024). Peningkatan prevalensi stunting dari 14,2% pada 2022 menjadi 16,9% di 2023 terjadi karena berbagai faktor.

Ratusan balita di Kota Salatiga mengalami kekurangan gizi (stunting), dengan jumlah mencapai 547 anak hingga Juni 2024. Menurut Kepala DP3AP2KB Yuni Ambarwati, kondisi ini ditemukan di Kota Salatiga, setelah Rembug Stunting di Hotel Wahid pada Kamis (3/10/2024). Peningkatan prevalensi stunting dari 14,2% pada 2022 menjadi 16,9% di 2023 terjadi karena berbagai faktor.