KABAR RASIKA

Awal Tahun, 9 Kasus PMK Terjadi di Salatiga

Awal Tahun, 9 Kasus PMK Terjadi di Salatiga

Awal Tahun, 9 Kasus PMK Terjadi di Salatiga

foto dok IST
Petugas saat cek kesehatan sapi di Salatiga

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Penyakit mulut dan kuku (PMK) belakangan ini kembali merebak. Salah satunya juga terjadi di Kota Salatiga, Jawa Tengah. Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Salatiga mencatat ada sembilan kasus PMK yang sudah diidentifikasi.

Kepala Dispangtan Salatiga, Henni Mulyani menyebut, kasus PMK di Salatiga mulai terjadi sejak Kamis (2/1/2025). Pihaknya mencatat hingga Senin (6/1/2025) ada sembilan kasus PMK ditemukan. Sembilan kasus PMK tersebut sebanyak 8 diantaranya ditemukan di daerah Gunungsari, Kelurahan Sidorejo Kidul, Kecamatan Tingkir dan 1 kasus di Sugih Waras, Kelurahan Randuacir, Kecamatan Argomulyo.

“Sapi yang bergejala PMK merupakan sapi baru yang berasal dari Pasar Ampel, Pasar Cepogo, Kabupaten Boyolali dan Pasar Muntilan, Kabupaten Magelang,” ungkap Henni, Selasa (7/1/2024).

Henni menjelaskan, Dinas Pangan dan Pertanian bersama pemilik sapi yang terjangkit PMK sudah melakukan langkah penanganan untuk penyembuhan dan pencegahannya penyebaran penyakit pada hewan tersebut. Penanganan yang sudah dilakukan antara lain, pengobatan dengan pengulangan tiga kali terdiri dari antibiotik, anti histamin, dan vitamin.

Selain itu, kata Henni, Dinas Pangan dan Pertanian juga melakukan Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) kepada para peternak.

“Kami sudah memberikan KIE mengenai penanganan sapi terindikasi PMK. Salah satunya harus memisahkan ternak yang sakit dari ternak yang sehat. Tetapi terkadang karena keterbatasan kondisi kandang sehingga ternak tidak ditempatkan di kandang khusus isolasi tetapi di posisikan paling pojok dari ternak-ternak yang sehat,” tandasnya.

BACA JUGA :

BPJS Kesehatan memperkuat standar pelayanan publik melalui Customer eXcellence 126 atau CX126 yang mengukur kualitas layanan di 126 kantor cabang. Program ini menekankan pelayanan yang mudah, cepat, setara, dan solutif dengan melibatkan pengalaman peserta. Hasil penilaian diharapkan menjadi acuan perbaikan berkelanjutan agar kualitas layanan JKN lebih konsisten di seluruh Indonesia.
BPJS Kesehatan Uji Kualitas Pelayanan Lewat CX126: Peserta JKN Tak Cuma Butuh Cepat, Tapi Juga Kepastian
Sebanyak 31 sapi di Kota Salatiga terkonfirmasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) sepanjang Januari hingga 4 September 2026. Dispangtan Salatiga menyebut lalu lintas sapi dari luar daerah menjadi faktor utama penyebaran penyakit. Dari jumlah tersebut, 30 sapi telah sembuh dan satu dipotong paksa, sementara saat ini tidak ada kasus aktif.
31 Sapi di Salatiga Terjangkit PMK, Dinas Pantau Lalu Lintas Ternak
Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kabupaten Semarang telah menjangkau 697.318 warga atau sekitar 63 persen dari total sasaran hingga 13 Agustus 2026. Pemeriksaan yang berlangsung di 26 Puskesmas tersebut setara 116,6 persen dari target tahunan dan mencakup bayi, anak, remaja, dewasa, hingga lansia.
Lampaui Target, Cek Kesehatan Gratis di Kabupaten Semarang Jangkau 697 Ribu Warga
JKN Tembus 98 Persen, BPJS Kesehatan Ungaran Perkuat Mutu Layanan dan Pastikan Pasien Tetap Terlayani
JKN Tembus 98 Persen, BPJS Kesehatan Ungaran Perkuat Mutu Layanan dan Pastikan Pasien Tetap Terlayani
BPJS Kesehatan Cabang Ungaran Apresiasi Komitmen PT Gratia Husada Farma Dukung PIPMP JKN
BPJS Kesehatan Cabang Ungaran Apresiasi Komitmen PT Gratia Husada Farma Dukung PIPMP JKN
Komisi A DPRD Salatiga Soroti Tunggakan Biaya Pasien RSUD hingga Milyaran
Komisi A DPRD Salatiga Soroti Tunggakan Biaya Pasien RSUD hingga Milyaran

KNOWLEDGE

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Polres Semarang mengamankan dua tersangka dugaan pencurian kabel dan baterai tower telekomunikasi di sejumlah wilayah Kabupaten Semarang. Salah satu tersangka, BD, merupakan karyawan Telkomsel dan diduga mengajak IY melakukan pencurian di Desa Jambu pada 9 September 2026. Polisi juga mendalami keterlibatan keduanya dalam sedikitnya 12 lokasi pencurian baterai sejak Januari hingga Mei 2026.
Pegawai Telkomsel Gasak Kabel dan Baterai di 12 Tower di Kabupaten Semarang
Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved

Lebar: px

Tinggi: px