URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Anggota Dewan Pengawas BPJS Kesehatan, Indra Yana, melakukan kunjungan pengawasan lapangan ke Klinik dr. Arifah Nirwati di Kabupaten Semarang pada Kamis (16/01/2025) untuk memastikan pelayanan kesehatan yang diterima peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).

Mbak Google

KABAR RASIKA

Anggota Dewan Pengawas BPJS Keshatan Pastikan Program JKN Berjalan Optimal di Klinik dr. Arifah

Anggota Dewan Pengawas BPJS Keshatan Pastikan Program JKN Berjalan Optimal di Klinik dr. Arifah

Anggota Dewan Pengawas BPJS Keshatan Pastikan Program JKN Berjalan Optimal di Klinik dr. Arifah

Foto: Dok. BPJS
Foto: Dok. BPJS
featured-img

RASIKAFM.COM | Jamkesnews – Anggota Dewan Pengawas BPJS Kesehatan, Indra Yana melakukan Kunjungan Pengawasan Lapangan ke Klinik dr. Arifah Nirwati yang terletak di Kabupaten Semarang, Kamis (16/01). Dalam kunjungannya Indra memastikan secara langsung kepada peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tentang bagaimana pelayanan kesehatan yang mereka dapatkan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).

Menurut Indra, FKTP merupakan garda terdepan pemberi pelayanan kesehatan kepada peserta JKN. Selain itu FKTP memiliki peran penting dalam memberikan edukasi kepada peserta JKN sebagai pemberi pelayanan kesehatan dasar. Dimana FKTP juga berperan untuk melakukan observasi, promotif, preventif, diagnosis, perawatan dan pengobatan.

“Kunjungan kami hari ini bersama dengan tim dari BPJS Kesehatan Cabang Ungaran untuk memastikan secara langsung bahwa peran dan tugas FKTP yang melakukan kerja sama dengan BPJS Kesehatan telah berjalan sebagaimana mestinya. Hal ini kami lakukan agar kami bisa mendapatkan gambaran terkait pelayanan kesehatan di FKTP dan seberapa besar kepuasan peserta terhadap Program JKN,” jelas Indra.

Didampingi oleh tim dari BPJS Kesehtan Cabang Ungaran bersama dengan pemilik Klinik yaitu Arifah Nirwati, Indra menyapa secara langsung peserta JKN yang saat itu sedang menunggu antrean untuk berobat di Klinik dr. Arifah Nirwati, dirinya menanyakan apakah selama ini menemui kendala ketika ingin mendapatkan pelayanan kesehatan di klinik tersebut. Para peserta pun mengaku bahwa selama ini mengaku sangat puas terhadap pelayanan kesehatan yang diberikan oleh petugas Klinik dr. Arifah Nirwati, bahkan mereka sangat berterima kasih atas kehadiran Program JKN dalam memberikan jaminan pelayanan kesehatan untuk masyarakat di Indonesia.

“Saya sangat senang mendengar secara langsung dampak yang begitu luar biasa atas hadirnya Program JKN di tengah-tengah masyarakat, bahkan para peserta yang saya temui dan ajak berdialog mengaku sangat puas terhadap pelayanan kesehatan dengan menggunakan Program JKN. Terlebih mereka tidak segan untuk datang ke FKTP untuk mendapatkan pelayanan kesehatan, ini menandakan peserta semakin paham atas prosedur yang harus mereka lakukan ketika berobat,” ujar Indra.

Dalam kesempatan tersebut, Indra juga memberikan apresiasi kepada Klinik dr. Arifah Nirwati atas dedikasinya dalam mendukung dan bersinergi jalannya Program JKN. Hal ini terlihat dari sarana prasarana, fasilitas dan tim manajemen, serta prestasi-prestasi yang telah diraih Klinik dr. Arifah Nirwati selama ini.

Sebagai pemilik dari Klinik dr. Arifah Nirwati, yakni Arifah Nirwati mengaku dirinya bersama dengan jajaran manajem dan tim bercita-cita dalam menaikan derajat kesehatan masyarakat di sekitar. Ia mengatakan sebagai tenaga medis yang sudah lama berkecimpung di dunia kesehatan bukan hal mudah dalam memberikan edukasi kepada masyarakat yang dulunya takut berobat ke fasilitas kesehatan karena takut akan biaya yang cukup besar dan memperkenalkan bahwa saat ini pemerintah telah memberikan jaminan kesehatan melalui Program JKN.

“Sejak hadirnya Program JKN dalam memberikan jaminan kesehatan, saat ini warga di sekitar klinik saya tidak lagi takut untuk berobat ke fasilitas kesehatan. Bahkan program promotif dan preventif yang dihadirkan oleh BPJS Kesehatan melalui kegiatan senam dan edukasi kepada peserta Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) pun saat ini banyak diikuti oleh peserta lanjut usia (lansia) dan mereka sangat semangat untuk menjaga kesehatan di usia senja,” tutur Arifah.

Arifah juga menambahkan, bersama dengan tim di kliniknya juga selalu mengingatkan kepada peserta JKN untuk melakukan skrining riwayat kesehatan melalui kanal-kanal yang telah disediakan oleh BPJS Kesehatan. Menurutnya program skrining riwayat kesehatan dapat membantu peserta untuk melakukan deteksi awal atas risiko-risiko kesehatan yang dimiliki. Sehingga kegiatan preventif atas risiko kesehatan yang dimiliki peserta dapat dicegah secara dini. (HRS)

BACA JUGA :

Sukisno (70), warga Kota Salatiga, merasakan manfaat Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) setelah mengalami serangan stroke dan menjalani perawatan intensif serta terapi rutin selama setahun terakhir. Dengan pembiayaan yang dijamin melalui kepesertaan JKN yang ditanggung Pemerintah Kota Salatiga, ia dapat mengakses layanan kesehatan tanpa terbebani biaya hingga kondisinya berangsur pulih dan kembali beraktivitas.
Sukisno: JKN Jadi Penyelamat Saat Stroke, Kini Kembali Berjalan dan Beraktivitas
Stroke Ringan Tak Lagi Jadi Beban, Ngapiyah Rasakan Manfaat JKN di Usia Senja
Stroke Ringan Tak Lagi Jadi Beban, Ngapiyah Rasakan Manfaat JKN di Usia Senja
Hamil Anak Kedua Jadi Lebih Tenang, Rakhma Rasakan Kemudahan Layanan BPJS Kesehatan
Hamil Anak Kedua Jadi Lebih Tenang, Rakhma Rasakan Kemudahan Layanan BPJS Kesehatan
Ratusan warga Desa Bener, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang mengikuti sosialisasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Aula Pinus Park, Minggu (10/5/2026). Kegiatan yang melibatkan BPJS Kesehatan dan Komisi IX DPR RI itu digelar untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terkait layanan kesehatan, kepesertaan BPJS, serta akses program JKN secara langsung melalui edukasi dan dialog terbuka.
Ratusan Warga Bener Antusias Ikuti Sosialisasi Layanan JKN dari BPJS Kesehatan
Muat Lebih

INFOGRAFIS

TERKINI

Ini Langkah yang Disiapkan untuk Atasi Rob di Pati
Ini Langkah yang Disiapkan untuk Atasi Rob di Pati
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meninjau Desa Tunggulsari, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, pada 23 Juni 2026 untuk mempercepat penanganan rob yang menggenangi permukiman warga. Pemprov Jateng menyiapkan...
Pemkot Salatiga Komit Perkuat Pelayanan Publik dengan Delapan Aksi Perubahan
Pemkot Salatiga Komit Perkuat Pelayanan Publik dengan Delapan Aksi Perubahan
Wali Kota Salatiga dr. Robby Hernawan menerima audiensi peserta Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Tingkat III di ruang kerjanya untuk membahas delapan aksi perubahan yang dirancang sebagai inovasi...
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Kelangkaan pasokan daging sapi terjadi di Kota Salatiga pada Juni 2026 akibat menurunnya populasi sapi potong yang siap dipasarkan. Dinas Pangan dan Pertanian Kota Salatiga mencatat kebutuhan sekitar 15...
Jalin Kerjasama dengan BKBH FH USM Rutan Salatiga Perluas Akses Bantuan Hukum dan Keadilan
Jalin Kerjasama dengan BKBH FH USM Rutan Salatiga Perluas Akses Bantuan Hukum dan Keadilan
Rutan Kelas II B Salatiga resmi menjalin kerja sama dengan Badan Bimbingan Konsultasi dan Bantuan Hukum (BKBH) Fakultas Hukum Universitas Semarang (FH USM) di Salatiga untuk memperluas akses layanan bantuan...
Subsidi Motor Listrik Rp5 Juta Segera Terbit, Makin Menarik Dibanding Motor BBM
Subsidi Motor Listrik Rp5 Juta Segera Terbit, Makin Menarik Dibanding Motor BBM?
Pemerintah memastikan skema insentif Rp5 juta untuk pembelian motor listrik semakin dekat diterapkan setelah Kementerian Perindustrian dan Kementerian Keuangan menyelesaikan koordinasi aturan, dengan Peraturan...

POPULER

Sebanyak 70 pedagang daging sapi di Pasar Raya Salatiga menghentikan aktivitas jual beli selama lima hari, 22–26 Juni 2026, akibat kelangkaan pasokan sapi yang memicu kenaikan harga daging hingga Rp140.000 per kilogram. Pedagang mengaku penjualan menurun karena konsumen beralih ke bahan pangan lain, sehingga mereka meminta pemerintah turun tangan untuk menstabilkan harga dan menjaga keberlangsungan usaha.
Puluhan Pedagang Daging Sapi di Pasar Raya Kota Salatiga Sepakat Tidak Berjualan
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengalokasikan puluhan miliar rupiah untuk pemeliharaan, rehabilitasi, dan peningkatan ruas jalan provinsi di kawasan Pantura Barat pada 2026. Kebijakan yang disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat Rembug Pembangunan di Kota Tegal, Senin (22/6/2026), bertujuan memulihkan kemantapan jalan yang menurun akibat curah hujan tinggi sekaligus mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Jalan Pantura Barat Jadi Prioritas, Pemprov Jateng Gelontorkan Puluhan Miliar Rupiah untuk Perbaikan dan Pemeliharaan
Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo, Sabtu pagi (20/6/2026). Kecelakaan diduga terjadi karena korban kurang konsentrasi saat berkendara hingga motornya oleng ke kiri dan masuk ke parit. Korban sempat dirawat di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Alami Laka Tunggal di JLS, Pengendara Scoopy Meninggal Dunia