URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Ngapiyah (79), peserta BPJS Kesehatan segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) asal Desa Karangmalang Wetan, Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal, merasakan manfaat Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dalam menjalani pengobatan dan kontrol kesehatan pascastroke ringan. Melalui layanan di Rumah Sakit PKU Aisyiyah, ia memperoleh kemudahan akses pemeriksaan rutin dan pelayanan kesehatan tanpa terbebani biaya pengobatan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Stroke Ringan Tak Lagi Jadi Beban, Ngapiyah Rasakan Manfaat JKN di Usia Senja

Stroke Ringan Tak Lagi Jadi Beban, Ngapiyah Rasakan Manfaat JKN di Usia Senja

Stroke Ringan Tak Lagi Jadi Beban, Ngapiyah Rasakan Manfaat JKN di Usia Senja

Ilustrasi BPJS Kesehatan, Layanan ramah peserta PBI
Ilustrasi BPJS Kesehatan, Layanan ramah peserta PBI
featured-img

Ambarawa – Di usia yang tidak lagi muda, kesehatan menjadi hal yang sangat penting untuk dijaga. Hal tersebut dirasakan oleh Ngapiyah (79), seorang ibu rumah tangga asal Desa Karangmalang Wetan, Kecamatan Kangkung, yang rutin menjalani pengobatan dan kontrol kesehatan akibat stroke ringan yang pernah dialaminya.

Sebagai peserta BPJS Kesehatan segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI), Ngapiyah mengaku sangat terbantu dengan hadirnya Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Melalui program tersebut, ia dapat memperoleh layanan kesehatan yang dibutuhkan tanpa harus memikirkan biaya pengobatan yang besar.

Ngapiyah menjalani kontrol kesehatan secara berkala di Rumah Sakit PKU Aisyiyah. Menurutnya, proses pelayanan yang diterima berlangsung dengan baik dan tidak menyulitkan, meskipun dirinya merupakan peserta PBI.

“Setiap kali kontrol, prosesnya cukup mudah. Petugas membantu dengan ramah dan saya bisa mendapatkan pemeriksaan sesuai kebutuhan tanpa merasa kesulitan,” ujarnya.

Ia menuturkan bahwa setelah mengalami stroke ringan, pemeriksaan rutin menjadi bagian penting dalam menjaga kondisi kesehatannya agar tetap stabil. Karena itu, kemudahan akses layanan kesehatan menjadi hal yang sangat berarti baginya.

Selain pelayanan medis yang baik, Ngapiyah juga merasa nyaman dengan sikap tenaga kesehatan yang selalu memberikan perhatian dan penjelasan selama proses pemeriksaan berlangsung.

“Dokter dan perawatnya baik. Saya selalu diberi penjelasan tentang kondisi kesehatan saya dan apa yang harus dilakukan agar tetap sehat. Itu membuat saya merasa lebih tenang,” katanya.

Bagi Ngapiyah, Program JKN tidak hanya membantu dari sisi pembiayaan, tetapi juga memberikan kepastian bahwa dirinya tetap dapat memperoleh layanan kesehatan yang layak di usia lanjut.

Ia berharap masyarakat, terutama mereka yang memiliki penyakit kronis atau membutuhkan kontrol rutin, dapat memanfaatkan kepesertaan JKN dengan baik agar kesehatan tetap terjaga.

“Dengan adanya BPJS Kesehatan, saya merasa sangat terbantu. Saya bisa berobat dan kontrol secara rutin tanpa khawatir soal biaya. Semoga program ini terus memberikan manfaat bagi masyarakat,” tutup Ngapiyah.

BACA JUGA :

Sukisno (70), warga Kota Salatiga, merasakan manfaat Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) setelah mengalami serangan stroke dan menjalani perawatan intensif serta terapi rutin selama setahun terakhir. Dengan pembiayaan yang dijamin melalui kepesertaan JKN yang ditanggung Pemerintah Kota Salatiga, ia dapat mengakses layanan kesehatan tanpa terbebani biaya hingga kondisinya berangsur pulih dan kembali beraktivitas.
Sukisno: JKN Jadi Penyelamat Saat Stroke, Kini Kembali Berjalan dan Beraktivitas
Hamil Anak Kedua Jadi Lebih Tenang, Rakhma Rasakan Kemudahan Layanan BPJS Kesehatan
Hamil Anak Kedua Jadi Lebih Tenang, Rakhma Rasakan Kemudahan Layanan BPJS Kesehatan
Ratusan warga Desa Bener, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang mengikuti sosialisasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Aula Pinus Park, Minggu (10/5/2026). Kegiatan yang melibatkan BPJS Kesehatan dan Komisi IX DPR RI itu digelar untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terkait layanan kesehatan, kepesertaan BPJS, serta akses program JKN secara langsung melalui edukasi dan dialog terbuka.
Ratusan Warga Bener Antusias Ikuti Sosialisasi Layanan JKN dari BPJS Kesehatan
Kisah Lulus, Petani Kendal yang Tak Lagi Cemas Berobat Berkat JKN
Kisah Lulus, Petani Kendal yang Tak Lagi Cemas Berobat Berkat JKN
Muat Lebih

INFOGRAFIS

TERKINI

Hadir saat Wisuda PPG di UIN Salatiga, Menteri Wihaji Tekankan Peran Guru sebagai Penanam Nilai
Hadir saat Wisuda PPG di UIN Salatiga, Menteri Wihaji Tekankan Peran Guru sebagai Penanam Nilai
Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga mengukuhkan 3.167 Guru Profesional PPG Dalam Jabatan Batch 4 Tahun 2025 di Auditorium Kampus 3, Sabtu (20/6/2026). Pengukuhan dilakukan setelah para peserta lulus...
Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo, Sabtu pagi (20/6/2026). Kecelakaan diduga terjadi karena korban kurang konsentrasi saat berkendara hingga motornya oleng ke kiri dan masuk ke parit. Korban sempat dirawat di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Alami Laka Tunggal di JLS, Pengendara Scoopy Meninggal Dunia
Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo,...
20 Juni 2026 Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 11.00–14
20 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 11.00–14.00 WIB, Tinggi Air Capai 1 Meter
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang laut maksimum di pesisir Semarang dan sekitarnya terjadi pada Sabtu, 20 Juni 2026, pukul 11.00–14.00 WIB dengan tinggi muka air...
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas II Ahmad Yani Semarang memprakirakan cuaca di Kota Semarang dan sebagian wilayah Jawa Tengah pada Sabtu, 20 Juni 2026, didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan. Hujan ringan berpotensi terjadi pada sore hingga awal malam, terutama di kawasan pegunungan, dataran tinggi, dan wilayah sekitarnya.
20 Juni 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi Sore Hari di Sejumlah Wilayah Jawa Tengah
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas II Ahmad Yani Semarang memprakirakan cuaca di Kota Semarang dan sebagian wilayah Jawa Tengah pada Sabtu, 20 Juni 2026, didominasi...
Tingkatkan Kemampuan Personel, Damkar Salatiga Gelar Bimtek Kebakaran dan Evakuasi Korban
Tingkatkan Kemampuan Personel, Damkar Salatiga Gelar Bimtek Kebakaran dan Evakuasi Korban
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Salatiga menggelar bimbingan teknis manajemen kebakaran gedung dan evakuasi korban di bangunan bertingkat selama empat hari di PT SCI dan Pasar Raya 2 Salatiga. Kegiatan ini...

POPULER

Hadir saat Wisuda PPG di UIN Salatiga, Menteri Wihaji Tekankan Peran Guru sebagai Penanam Nilai
Hadir saat Wisuda PPG di UIN Salatiga, Menteri Wihaji Tekankan Peran Guru sebagai Penanam Nilai
Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di Kabupaten Semarang memicu kekhawatiran sejumlah orang tua karena status pendaftaran anak belum terverifikasi hingga hari kedua pelaksanaan, Rabu (3/6/2026). Banyak calon murid mendatangi SMP Negeri 2 Ungaran untuk memastikan proses seleksi, sementara pihak sekolah menyebut verifikasi dilakukan bertahap akibat tingginya jumlah pendaftar dan banyaknya kesalahan administrasi.
Cemas Status Pendaftaran Murid Belum Bergerak, Orang Tua Cari Kepastian ke Sekolah