Ambarawa – Di usia yang tidak lagi muda, kesehatan menjadi hal yang sangat penting untuk dijaga. Hal tersebut dirasakan oleh Ngapiyah (79), seorang ibu rumah tangga asal Desa Karangmalang Wetan, Kecamatan Kangkung, yang rutin menjalani pengobatan dan kontrol kesehatan akibat stroke ringan yang pernah dialaminya.
Sebagai peserta BPJS Kesehatan segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI), Ngapiyah mengaku sangat terbantu dengan hadirnya Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Melalui program tersebut, ia dapat memperoleh layanan kesehatan yang dibutuhkan tanpa harus memikirkan biaya pengobatan yang besar.
Ngapiyah menjalani kontrol kesehatan secara berkala di Rumah Sakit PKU Aisyiyah. Menurutnya, proses pelayanan yang diterima berlangsung dengan baik dan tidak menyulitkan, meskipun dirinya merupakan peserta PBI.
“Setiap kali kontrol, prosesnya cukup mudah. Petugas membantu dengan ramah dan saya bisa mendapatkan pemeriksaan sesuai kebutuhan tanpa merasa kesulitan,” ujarnya.
Ia menuturkan bahwa setelah mengalami stroke ringan, pemeriksaan rutin menjadi bagian penting dalam menjaga kondisi kesehatannya agar tetap stabil. Karena itu, kemudahan akses layanan kesehatan menjadi hal yang sangat berarti baginya.
Selain pelayanan medis yang baik, Ngapiyah juga merasa nyaman dengan sikap tenaga kesehatan yang selalu memberikan perhatian dan penjelasan selama proses pemeriksaan berlangsung.
“Dokter dan perawatnya baik. Saya selalu diberi penjelasan tentang kondisi kesehatan saya dan apa yang harus dilakukan agar tetap sehat. Itu membuat saya merasa lebih tenang,” katanya.
Bagi Ngapiyah, Program JKN tidak hanya membantu dari sisi pembiayaan, tetapi juga memberikan kepastian bahwa dirinya tetap dapat memperoleh layanan kesehatan yang layak di usia lanjut.
Ia berharap masyarakat, terutama mereka yang memiliki penyakit kronis atau membutuhkan kontrol rutin, dapat memanfaatkan kepesertaan JKN dengan baik agar kesehatan tetap terjaga.
“Dengan adanya BPJS Kesehatan, saya merasa sangat terbantu. Saya bisa berobat dan kontrol secara rutin tanpa khawatir soal biaya. Semoga program ini terus memberikan manfaat bagi masyarakat,” tutup Ngapiyah.