KABAR RASIKA

BPJS Kesehatan Cabang Ungaran Apresiasi Komitmen PT Gratia Husada Farma Dukung PIPMP JKN

BPJS Kesehatan Cabang Ungaran Apresiasi Komitmen PT Gratia Husada Farma Dukung PIPMP JKN

BPJS Kesehatan Cabang Ungaran Apresiasi Komitmen PT Gratia Husada Farma Dukung PIPMP JKN

Foto: Dok.

Ungaran, – BPJS Kesehatan Kantor Cabang Ungaran memberikan penghargaan khusus kepada PT Gratia Husada Farma (HUFA) atas komitmen nyata perusahaan dalam mendukung keberlanjutan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Penghargaan ini diserahkan langsung dalam kunjungan resmi yang berlangsung pada Kamis, Kamis (02/07).

PT Gratia Husada Farma dinilai sukses menjadi salah satu Badan Hukum pelopor yang berkontribusi aktif dalam Program Inovasi Pendanaan Masyarakat Peduli Jaminan Kesehatan Nasional (PIPMP JKN) Tahun 2026. Melalui alokasi dana Corporate Social Responsibility (CSR), perusahaan berhasil mendaftarkan dan membiayai kepesertaan JKN bagi 65 warga yang berada di sekitar lingkungan wilayah operasional pabrik.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Ungaran, Sri Mugirahayu, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kepedulian yang ditunjukkan oleh manajemen PT Gratia Husada Farma. Menurutnya, langkah ini menjadi langkah awal bagi peningkatan cakupan perlindungan kesehatan masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas komitmen luar biasa dari PT Gratia Husada Farma. Melalui kontribusi sebagai donatur badan hukum dalam program PIPMP JKN ini, sebanyak 65 warga kini terbantu karena kesehatan mereka telah terlindungi. Kami berharap apresiasi dan penghargaan ini dapat menjadi motivasi bagi badan usaha lain di wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Ungaran untuk ikut bergerak bersama, berinovasi, dan mendukung keberlanjutan program JKN,” terang Cici, sapaan akrabnya.

Cici menyampaikan BPJS Kesehatan Cabang Ungaran terus mendorong terbangunnya semangat gotong royong dan kepedulian sosial melalui Program PIPMP JKN. Dengan semakin banyaknya badan usaha yang berpartisipasi, diharapkan semakin banyak pula masyarakat yang dapat merasakan manfaat Program JKN. Kolaborasi lintas sektor ini menjadi bukti bahwa keberlangsungan Program JKN tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan aktif dari seluruh elemen masyarakat.

“Semangat gotong royong merupakan fondasi utama Program JKN. Ketika badan usaha, pemerintah, dan masyarakat saling bersinergi, maka manfaatnya akan dirasakan secara nyata oleh mereka yang membutuhkan,” ujar Cici.

Dampak positif dari program ini dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar pabrik yang sebelumnya belum memiliki jaminan kesehatan, sehingga kini mereka mendapatkan akses layanan kesehatan tanpa kendala finansial.

Sementara itu, perwakilan manajemen PT Gratia Husada Farma, Agung Irawan selaku Manager HRD, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran sinergi yang telah terbangun bersama BPJS Kesehatan.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BPJS Kesehatan atas koordinasi dan kerja sama yang sangat baik selama ini. Semoga pendampingan dan kemitraan ini selalu memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat luas serta mampu terus mendukung penguatan program JKN di Indonesia,” tutur Agung.

Melalui penyerahan penghargaan ini, BPJS Kesehatan Cabang Ungaran berharap momentum ini dapat memicu yang positif, memotivasi seluruh Badan Usaha di Kabupaten Semarang dan sekitarnya untuk ikut ambil bagian dalam gotong royong menyukseskan jaminan kesehatan. (sa/da)

BACA JUGA :

BPJS Kesehatan Perluas Kerja Sama dengan 31 Asuransi Kesehatan Tambahan
BPJS Kesehatan Perluas Kerja Sama dengan 31 Asuransi Kesehatan Tambahan
Akses JKN Makin Luas, Mutu Layanan Faskes Jadi Perhatian
Akses JKN Makin Luas, Mutu Layanan Faskes Jadi Perhatian
BPJS Kesehatan memperkuat standar pelayanan publik melalui Customer eXcellence 126 atau CX126 yang mengukur kualitas layanan di 126 kantor cabang. Program ini menekankan pelayanan yang mudah, cepat, setara, dan solutif dengan melibatkan pengalaman peserta. Hasil penilaian diharapkan menjadi acuan perbaikan berkelanjutan agar kualitas layanan JKN lebih konsisten di seluruh Indonesia.
BPJS Kesehatan Uji Kualitas Pelayanan Lewat CX126: Peserta JKN Tak Cuma Butuh Cepat, Tapi Juga Kepastian
JKN Tembus 98 Persen, BPJS Kesehatan Ungaran Perkuat Mutu Layanan dan Pastikan Pasien Tetap Terlayani
JKN Tembus 98 Persen, BPJS Kesehatan Ungaran Perkuat Mutu Layanan dan Pastikan Pasien Tetap Terlayani
Muat Lebih

INFOGRAFIS

TERKINI

Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Hangus Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Ludes Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Kebakaran melanda tiga rumah warga di Ngentak, Kelurahan Tingkir Lor, Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga, Sabtu (17/10/2026). Petugas Damkar Kota Salatiga bersama tim gabungan berhasil memadamkan api sekitar...
Prihatin Suryaningtyas, guru IPA SMP Muhammadiyah Plus Salatiga, lolos seleksi nasional Program Korean e-Learning Improvement Cooperation (KLIC) 2026, hasil kerja sama Kemendikdasmen RI dengan lembaga pendidikan Gangwon, Korea Selatan. Program ini bertujuan meningkatkan literasi digital dan keterampilan guru dalam pemanfaatan teknologi pembelajaran. Prihatin dijadwalkan mengikuti pelatihan lapangan di Korea Selatan pada 17–24 Oktober 2026.
Prihatin Suryaningtyas, Guru SMP Muhammadiyah Salatiga Lolos Belajar Gratis ke Korea
Prihatin Suryaningtyas, guru IPA SMP Muhammadiyah Plus Salatiga, lolos seleksi nasional Program Korean e-Learning Improvement Cooperation (KLIC) 2026, hasil kerja sama Kemendikdasmen RI dengan lembaga...
Sidorejo Kidul Kekeringan, Pemkot Salatiga Distribusi 5
Sidorejo Kidul Kekeringan, Pemkot Salatiga Distribusi 5.000 Liter Air, Cukupkah?
Wali Kota Salatiga Robby Hernawan meninjau penyaluran 5.000 liter air bersih bagi warga Druju, Kelurahan Sidorejo Kidul, Kecamatan Tingkir, pada 14 Oktober 2026. Bantuan dari PDAM Kota Salatiga tersebut...
Menjelang Pilkades Susukan, Kabupaten Semarang, pada 14 Desember 2026, kepala desa petahana Joni Anwar memberikan klarifikasi atas isu yang beredar di media sosial terkait kerja sama PT Wilbert dan penyewaan tanah kas desa. Joni membantah mengambil keuntungan pribadi, sementara praktisi hukum Muhammad Sofyan mengingatkan pentingnya menyampaikan informasi berdasarkan data dan fakta.
Diterpa Isu Miring, Joni Anwar Buka Suara, Tegaskan BPD dan Perangkat Desa tidak Ambil Keuntungan
Menjelang Pilkades Susukan, Kabupaten Semarang, pada 14 Desember 2026, kepala desa petahana Joni Anwar memberikan klarifikasi atas isu yang beredar di media sosial terkait kerja sama PT Wilbert dan penyewaan...
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Semarang meminta rencana pengembangan panas bumi atau geotermal di kawasan Gedongsongo dan Sepakung dikaji ulang. Dalam audiensi dengan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (16/10/2026), PCNU menyoroti potensi dampak terhadap sumber mata air, pertanian, dan pariwisata serta mendorong studi banding ke daerah yang telah mengembangkan proyek serupa.
PCNU Kabupaten Semarang Minta Proyek Geotermal Dikaji Ulang, Ditengarai Ancam Pertanian dan Wisata
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Semarang meminta rencana pengembangan panas bumi atau geotermal di kawasan Gedongsongo dan Sepakung dikaji ulang. Dalam audiensi dengan DPRD Kabupaten Semarang,...
Muat Lebih

POPULER

IMG-20250513-WA0020
Komunitas Zeusa USA, Tambah Tua Semakin Digdaya
Tuan Rumah 12 Cabor Porprov XVII, Salatiga Bidik Prestasi, Targetkan 51 Emas
Tuan Rumah 12 Cabor Porprov XVII, Salatiga Bidik Prestasi, Targetkan 51 Emas
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar program stabilisasi harga dan hilirisasi pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (12/10/2026). Program ini menyediakan beras seharga Rp11.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp10.000 per kemasan 200 gram, sekaligus memperkuat produksi pertanian dan membantu pedagang menghadapi kenaikan biaya bahan baku.
Tekan Inflasi, BI dan Pemprov Jateng Gelar Tebus Murah 6 Ton Beras dan 600 Kg Cabai
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Hangus Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Ludes Terbakar, Kerugian 1 Milyar
[pekok2]