URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Rakhma Pradani Alaika Pratiwi (29), ibu hamil asal Desa Jambu Kidul, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang, mengaku merasakan kemudahan layanan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) saat menjalani pemeriksaan dan rawat inap di RSUD dr. Gunawan Mangunkusumo. Kemudahan administrasi, pelayanan yang cepat, serta perawatan yang setara dengan pasien lain membuatnya lebih tenang menjalani kehamilan tanpa terbebani biaya kesehatan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Hamil Anak Kedua Jadi Lebih Tenang, Rakhma Rasakan Kemudahan Layanan BPJS Kesehatan

Hamil Anak Kedua Jadi Lebih Tenang, Rakhma Rasakan Kemudahan Layanan BPJS Kesehatan

Hamil Anak Kedua Jadi Lebih Tenang, Rakhma Rasakan Kemudahan Layanan BPJS Kesehatan

Hamil Anak Kedua Jadi Lebih Tenang, Rakhma Buktikan Layanan BPJS Kesehatan di RSUD dr. Gunawan Mangunkusumo Anti Ribet
Hamil Anak Kedua Jadi Lebih Tenang, Rakhma Buktikan Layanan BPJS Kesehatan di RSUD dr. Gunawan Mangunkusumo Anti Ribet
Featured Image

Ungaran – Kehamilan menjadi momen yang membahagiakan sekaligus penuh perhatian bagi setiap ibu. Hal itu juga dirasakan oleh Rakhma Pradani Alaika Pratiwi (29), seorang ibu rumah tangga asal Desa Jambu Kidul, Kecamatan Jambu, yang tengah menjalani kehamilan anak keduanya. Berkat Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), Rakhma mengaku dapat menjalani masa kehamilan dengan lebih tenang tanpa harus khawatir soal biaya maupun proses administrasi pelayanan kesehatan.

Pengalaman tersebut dirasakan Rakhma saat melakukan pemeriksaan rutin di poli kandungan RSUD dr. Gunawan Mangunkusumo. Setelah menjalani pemeriksaan, dokter menyarankan dirinya untuk menjalani rawat inap karena kondisi kehamilan yang memerlukan pemantauan lebih lanjut.

Awalnya, Rakhma mengira proses rawat inap menggunakan BPJS Kesehatan akan memakan waktu lama dan membutuhkan banyak persyaratan. Namun kenyataannya, proses yang ia jalani berlangsung cepat dan sederhana.

“Awalnya saya berpikir prosesnya akan rumit. Ternyata setelah dokter menyarankan rawat inap, petugas langsung membantu mengurus administrasi. Saya hanya menunjukkan kartu BPJS Kesehatan dan semuanya berjalan lancar,” ujar Rakhma.

Menurutnya, kemudahan tersebut membuat dirinya lebih fokus menjaga kesehatan dan kondisi janin dibandingkan memikirkan urusan administrasi rumah sakit. Ia juga mengaku mendapatkan pelayanan yang baik selama menjalani perawatan.

Rakhma menuturkan bahwa selama menjadi pasien peserta JKN, dirinya tidak pernah merasa dibedakan dengan pasien umum. Dokter maupun perawat memberikan pelayanan yang ramah dan profesional, sementara fasilitas yang diterimanya juga dinilai nyaman dan memadai.
“Saya tidak merasa ada perbedaan pelayanan. Semua pasien dilayani dengan baik. Perawatnya ramah, dokter juga menjelaskan kondisi saya dengan jelas sehingga saya merasa lebih tenang,” katanya.

Bagi Rakhma, keberadaan BPJS Kesehatan memberikan rasa aman bagi keluarganya, terutama dalam menghadapi proses persalinan yang membutuhkan biaya tidak sedikit. Dengan adanya jaminan kesehatan, ia dapat menjalani masa kehamilan tanpa beban finansial yang berlebihan.
Ia pun mengajak masyarakat, khususnya para ibu hamil, untuk memanfaatkan Program JKN dengan baik dan tidak ragu mengakses layanan kesehatan saat dibutuhkan.

“Kesan saya menggunakan BPJS Kesehatan sangat baik. Semuanya dipermudah, nyaman, dan membuat saya merasa lebih tenang selama menjalani kehamilan. Saya berharap semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan layanan ini,” tutupnya.

BACA JUGA :

Stroke Ringan Tak Lagi Jadi Beban, Ngapiyah Rasakan Manfaat JKN di Usia Senja
Stroke Ringan Tak Lagi Jadi Beban, Ngapiyah Rasakan Manfaat JKN di Usia Senja
Ratusan warga Desa Bener, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang mengikuti sosialisasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Aula Pinus Park, Minggu (10/5/2026). Kegiatan yang melibatkan BPJS Kesehatan dan Komisi IX DPR RI itu digelar untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terkait layanan kesehatan, kepesertaan BPJS, serta akses program JKN secara langsung melalui edukasi dan dialog terbuka.
Ratusan Warga Bener Antusias Ikuti Sosialisasi Layanan JKN dari BPJS Kesehatan
Kisah Lulus, Petani Kendal yang Tak Lagi Cemas Berobat Berkat JKN
Kisah Lulus, Petani Kendal yang Tak Lagi Cemas Berobat Berkat JKN
Kesiapan layanan kesehatan JKN bagi pemudik Lebaran 2026 dipastikan Direktur SDM dan Umum BPJS Kesehatan Vetty Yulianty Permanasari saat meninjau fasilitas At-Tin Hospital di dekat Exit Tol Bawen, Kabupaten Semarang, Jumat (13/3/2026), dengan mengecek IGD, poliklinik, hingga ruang rawat inap bersama manajemen rumah sakit.
BPJS Kesehatan Pastikan Layanan JKN di At-Tin Hospital Siap Layani Pemudik Lebaran 2026
Muat Lebih

INFOGRAFIS

TERKINI

Stroke Ringan Tak Lagi Jadi Beban, Ngapiyah Rasakan Manfaat JKN di Usia Senja
Stroke Ringan Tak Lagi Jadi Beban, Ngapiyah Rasakan Manfaat JKN di Usia Senja
Ngapiyah (79), peserta BPJS Kesehatan segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) asal Desa Karangmalang Wetan, Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal, merasakan manfaat Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)...
Truk Tangki Rem Blong di Turunan Bawen, Terjang Warung dan Kios Tambal Ban, Satu Pemotor Tewas
Truk Tangki Rem Blong di Turunan Bawen, Terjang Warung dan Kios Tambal Ban, Satu Pemotor Tewas
Kecelakaan maut terjadi di jalur turunan Bawen, Kabupaten Semarang, Jumat (29/5/2026) malam, ketika sebuah truk tangki minyak goreng diduga mengalami gagal pengereman. Truk yang melaju dari arah Bawen...
BAZNAS Kabupaten Semarang untuk pertama kalinya mengelola penyembelihan dam haji dari 93 jamaah asal Kabupaten Semarang di RPH Candirejo, Kecamatan Tuntang, Sabtu (30/5/2026). Program yang dilaksanakan berdasarkan regulasi pemerintah tersebut menyalurkan daging dam tamattu’ kepada masyarakat fakir miskin melalui kerja sama dengan Dinas Sosial dan DP3AKB agar bantuan tepat sasaran.
Pertama Kali, BAZNAS Kabupaten Semarang Sembelih 93 Kambing Dam Haji
BAZNAS Kabupaten Semarang untuk pertama kalinya mengelola penyembelihan dam haji dari 93 jamaah asal Kabupaten Semarang di RPH Candirejo, Kecamatan Tuntang, Sabtu (30/5/2026). Program yang dilaksanakan...
Hasil Pantauan BI Jateng Ekonomi Jawa Tengah Tetap Kuat di Tengah Ketidakpastian Global
Hasil Pantauan BI Jateng: Ekonomi Jawa Tengah Tetap Kuat di Tengah Ketidakpastian Global
Perekonomian Jawa Tengah tumbuh 5,89 persen secara tahunan pada Triwulan I 2026, melampaui pertumbuhan nasional dan Pulau Jawa. Kinerja yang dirilis BPS tersebut ditopang oleh meningkatnya konsumsi rumah...
Konsumen Jawa Tengah percaya daya beli dan peluang kerja tetap positif
Optimisme Konsumen Jawa Tengah pada Maret 2026 Tetap Terjaga
Keyakinan konsumen di Jawa Tengah tetap berada pada level optimis pada Maret 2026 dengan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) mencapai 116,52. Optimisme ini didorong oleh persepsi positif terhadap kondisi ekonomi...

POPULER

Komunitas Kridha Beksa Wandawa menggelar kelas Tari Klasik Gaya Surakarta di Pendopo Bung Karno, Salatiga, Minggu (24/5/2026), sebagai upaya melestarikan budaya Jawa di tengah modernisasi. Kegiatan yang awalnya menargetkan 30 peserta ini diikuti 62 orang berusia 12 hingga 62 tahun, yang belajar Tari Golek Sri Rejeki untuk mengenal, menjaga, dan mewariskan seni tradisi kepada generasi masa kini.
Komunitas Kridha Beksa Wandawa Gelar Kelas Tari Klasik di Salatiga, Peserta Membludak
Disdikbudpora Kabupaten Semarang Kaji Pembangunan SMP Baru di Pringapus dan Tuntang
Disdikbudpora Kabupaten Semarang Kaji Pembangunan SMP Baru di Pringapus dan Tuntang

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved