Mobil Boks Versus Motor di Sumowono, Satu Meninggal Dunia
“Diduga pengendara sepeda motor berjalan terlalu ke kanan sehingga bertabrakan dengan mobil boks dari arah berlawanan,” ujar Kanit Laka Satlantas Polres Semarang Ipda andy Toufan.
“Diduga pengendara sepeda motor berjalan terlalu ke kanan sehingga bertabrakan dengan mobil boks dari arah berlawanan,” ujar Kanit Laka Satlantas Polres Semarang Ipda andy Toufan.
Polrestabes Semarang mengungkap hilangnya nyawa CBW (24) warga Pedalangan, Kecamatan Banyumanik yang meninggal dunia usai diduga lompat dari lantai enam kamar nomor 602 Hotel Grand Candi, Kecamatan Candisari, Kota Semarang pada Minggu (6/11/2021) sekitar pukul 22.30 WIB.
Seorang pria ditemukan meninggal dunia dengan luka parah dibagian kepala di Hotel Grand Candi, Kecamatan Candisari, Kota Semarang pada Minggu (6/11/2021) sekitar pukul 22.30 WIB.
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meminta semua elemen masyarakat khususnya yang bergerak di bidang kebencanaan siaga. Informasi BMKG mencatat, Jateng akan dilanda cuaca ekstrem berupa hujan lebat pada Desember nanti.
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meninjau beberapa rumah pompa dan pengerukan sedimentasi Kanal Banjir Barat Kota Semarang sambil gowes, Selasa (9/11/2021). Ganjar ingin memastikan kesiapan alat dan petugas jaga mengantisipasi potensi hujan lebat dan banjir.
Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar mengajak kepada seluruh personelnya untuk mengikuti perkembangan Indonesia menuju era 4.0 atau revolusi industri.
Pemerintah pusat melalui Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) mencanangkan Kelurahan Tanjung Mas di Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang sebagai kelurahan Ramah Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak atau Kelurahan RPPPA.
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menerima kunjungan Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Awan Nurmawan Nuh dan rombongan dari Kementerian Keuangan di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Senin (8/10/2021).
Capaian vaksinasi di tujuh daerah di Jawa Tengah menjadi perhatian serius Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Sebab sampai saat ini, capaian vaksinasi dosis pertama di tujuh daerah itu masih kurang dari 50 persen.
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo membantah bahwa vaksin ekspired yang terjadi di Kudus karena terlambatnya distribusi vaksin dari provinsi ke daerah. Ia menegaskan, setiap vaksin dikirim dari pusat, vaksin itu paling lama berada di gudang obat milik Pemprov Jateng selama dua hari.