URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar mengajak kepada seluruh personelnya untuk mengikuti perkembangan Indonesia menuju era 4.0 atau revolusi industri.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Kapolrestabes Semarang Sampaikan Arahan Terkait Aplikasi Libas dan Pemberian Penghargaan Personel Berprestasi

Kapolrestabes Semarang Sampaikan Arahan Terkait Aplikasi Libas dan Pemberian Penghargaan Personel Berprestasi

Kapolrestabes Semarang Sampaikan Arahan Terkait Aplikasi Libas dan Pemberian Penghargaan Personel Berprestasi

featured-img

SEMARANG – Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar mengajak kepada seluruh personelnya untuk mengikuti perkembangan Indonesia menuju era 4.0 atau revolusi industri.

Hal tersebut disampaikan agar seluruh aparat kepolisian mampu memanfaatkan teknologi digital dengan baik serta terus menerus meningkatkan kemampuan dalam implementasinya.

Sementara itu, salah satu teknologi digital yang sudah dimanfaatkan oleh Polrestabes Semarang dalam rangka meningkatkan pelayanan masyarakat yaitu aplikasi LIBAS (Polisi Hebat Semarang).

“Aplikasi Libas berawal dari program Kapolri yakni program transformasi pelayanan publik menuju Polri yang Presisi. Layanan tersebut dipantau dan ditanggapi langsung melalui Command Center yang telah disediakan Mapolrestabes Semarang,” kata Irwan, Selasa (9/11/2021).

Disisi lain, ia mengharapkan kepada jajarannya untuk mensosialisasikan aplikasi Libas kepada Masyarakat Kota Semarang. Sehingga masyarakat bisa lebih mudah mendapatkan informasi dan melaporkan kejadian yang dialami atau yang dilihatnya.

Irwan juga sudah menekankan kepada personel untuk mendownload Aplikasi Libas Petugas dimana kepolisian merupakan pelaksana dari system kerja aplikasi Libas.

Terkait penghargaan, Kapolrestabes Semarang memberikan apresiasi kepada Polsek Tembalang, Polsek Ngalian, Polsek Genuk dan Personel Sat Reskrim Polrestabes Semarang yang telah mengungkap kasus curanmor terbanyak selama pelaksanaan Ops Jaran Candi 2021 dari tanggal  11 Oktober sampai dengan 14 Oktober 2021.

Selain itu, Irwan juga mengaspresiasi kepada setiap personel di jajarannya yang berhasil meraih prestasi maupun memiliki kinerja yang baik diatas rata-rata.

“Penghargaan ini, rutin setiap bulan diberikan kepada personel yang berprestasi baik di semua bagian jajaran Polrestabes Semarang. Baik, personel di lapangan maupun staf,” imbuhnya.

BACA JUGA :

Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan