KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Sebelum Meninggal Jatuh Dari Lantai Enam Hotel, Warga Banyumanik Rayakan Kelulusan Dengan Miras

Sebelum Meninggal Jatuh Dari Lantai Enam Hotel, Warga Banyumanik Rayakan Kelulusan Dengan Miras

Sebelum Meninggal Jatuh Dari Lantai Enam Hotel, Warga Banyumanik Rayakan Kelulusan Dengan Miras

SEMARANG – Seorang pria ditemukan meninggal dunia dengan luka parah dibagian kepala di Hotel Grand Candi, Kecamatan Candisari, Kota Semarang pada Minggu (6/11/2021) sekitar pukul 22.30 WIB.

Korban berinisial CBW (24) warga Pedalangan Kecamatan Banyumanik meninggal dunia usai diduga lompat dari kamar nomor 602 yang berada di lantai enam hotel tersebut.[irp posts=”29658″ name=”Polisi Ungkap Jatuhnya Warga Banyumanik Dari Lantai 6 Hotel Karena Didorong Rekannya”]

Kapolsek Candisari, Iptu Handri Kristanto mengatakan, sebelum kejadian, korban merayakan kelulusannya sebagai Advokat muda yang baru dilantik bersama tiga rekannya dengan pesta minuman keras (miras) di salah satu bar.

“Korban sempet pesan minum seperti itu. Setelah ada acara advokat muda baru dilantik,” ujarnya saat dihubungi wartawan Senin (8/11/2021).

Kemudian, mereka menyewa kamar di hotel tersebut untuk berisitirahat. Namun dari keterangan saksi, korban tiba-tiba melompat dari kamar hingga akhirnya meninggal dunia.

“Kemudian setelah istirahat, keterangan dari saksi tiba-tiba dia (korban) ancang-ancang terus pengin keluar gitu lompat. Itu masih keterangan awal,” pungkasnya.

“Saat itu ada 4 orang (3 saksi 1 korban) termasuk korban, satu (saksi) cewe,” tuturnya.

Ia mengatakan, saat ini kejadian tersebut ditangani oleh Polrestabes Semarang untuk proses lebih lanjut.

“Terkait informasi baru bisa ke pak Kasat (Reskrim). Untuk kejanggalan mungkin lebih ke penyidikan ke Reskrim,” ucapnya.

Sementara itu, Wakasatreskrim Polrestabes Semarang, AKP Agus Supriyadi menjelaskan, saat ini pihaknya masih mendalami kejadian tersebut.

“Sementara proses penyidikan masih terus berjalan,” imbuhnya.

Kabar Terkini

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang