KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Cegah Kerumunan, 3 Taman Kota Semarang Ditutup

Cegah Kerumunan, 3 Taman Kota Semarang Ditutup

Cegah Kerumunan, 3 Taman Kota Semarang Ditutup

Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang menghentikan segala bentuk kegiatan maupun aktivitas di Lapangan Pancasila Simpanglima (TRIBUNJATENG.com/EKA YULIANTI FAJLIN)

RASIKAFM – Tingginya kasus virus Corona atau COVID-19 membuat tiga taman kota di Kota Semarang ditutup untuk mencegah kerumunan. Salah satu yang ditutup adalah Lapangan Pancasila Simpang Lima Semarang. Disperkim telah memasang sejumlah spanduk pemberitahuan di area Simpanglima. Penghentian kegiatan dan aktivitas berlaku hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Semarang, Ali mengatakan, tiga taman yang ditutup yaitu Taman Pancasila Simpang Lima Semarang, Taman Indonesia Kaya, dan Taman Bangetayu. Harapannya upaya penghentian segala kegiatan di taman tersebut dapat menekan penyebaran Covid-19. Menurutnya, Tiga fasilitas umum tersebut merupakan tempat yang kerap menjadi jujukan masyarakat untuk menggelar kegiatan atau beraktivitas. Ali mengatakan, Jika perkembangan Covid-19 masih terus meningkat, tidak menutup kemungkinan beberapa taman lain juga akan ditutup sementara.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Urban Steak di Karangpete, Benoyo, Salatiga, menawarkan sajian steak bergaya western street food dengan penyajian menyerupai restoran. Berdiri hampir tiga tahun, usaha milik Ery Setiawan ini menghadirkan olahan ayam dan daging sapi dengan harga mulai sekitar Rp20.000, serta melayani pelanggan langsung di lokasi maupun pesanan untuk acara privat.
Urban Steak Salatiga, Sajian Western dengan Konsep Kuliner Jalanan
DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
Gagal Salip dari Sebelah Kiri, Pengendara Motor Diduga Terlindas Truk di Dekat Exit Tol Salatiga
Gagal Salip dari Sebelah Kiri, Pengendara Motor Diduga Terlindas Truk di Dekat Exit Tol Salatiga
Yakuza Maneges wilayah Salatiga dan Semarang menyiapkan pendampingan hukum serta posko pengaduan 24 jam bagi masyarakat yang menghadapi persoalan hukum atau menjadi korban kekerasan. Komitmen itu disampaikan usai deklarasi di Grand Wahid Hotel Salatiga, Sabtu (3/10/2026), dengan melibatkan pengacara untuk mendampingi korban tanpa melihat latar belakang pihak yang terlibat.
Deklarasi Yakuza Maneges Salatiga, Hadirkan Perubahan Positif, Berikan Manfaat Nyata di Masyarakat
[pekok2]