KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Cegah Laka Satlantas Salatiga Larang Truk Masuk JLS Pagi Hari

Cegah Laka Satlantas Salatiga Larang Truk Masuk JLS Pagi Hari

Cegah Laka Satlantas Salatiga Larang Truk Masuk JLS Pagi Hari

Truk yang terlibat laka di JLS belum lama in

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Polres Salatiga melalui Satlantas melarang truk melintas di jalan lingkar selatan (JLS) pada pagi hari tepatnya pukul 06.00 – 08.00 WIB. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan lalulintas, khusus akibat rem tidak berfungsi pada kendaraan berat seperti truk.

Kasat Lantas Polres Salatiga AKP Henry Sulistyanta DS mengatakan, tingginya potensi kecelakaan di JLS, terutama yang melibatkan pengendara roda dua menjadi perhatian khusus. Jalur yang lurus dan jalan menurun serta banyak dilintasi kendaraan berat dinilai menjadi pemicu utama.

“Untuk mengurangi risiko, kami menerapkan pengaturan lalu lintas dengan melarang truk berat melintas JLS pada pukul 06.00 sampai 08.00 WIB. Truk bermuatan berat kami imbau berhenti dulu di kantong-kantong pemberhentian. Sebab jam itu saat aktivitas sekolah dan karyawan meningkat,” kata AKP Henry.

Ia mengatakan, Polres Salatiga telah menetapkan JLS sebagai jalur rawan kecelakaan lalulintas sejak lama. Selain JLS, sejumlah ruas jalan dari depan Satlantas hingga Blotongan, termasuk area ABC, Cebongan sampai Tegalrejo menjadi perhatian karena sering terjadi kecelakaan. “Jalurnya trek lurus, maka pengguna jalan kita imbau selalu berhati-hati,” ujarnya.

Guna menekan kecelakaan lalulintas, lanjut AKP Henry, Satlantas juga menggencarkan patroli di JLS. Ini untuk menertibkan pengendara kendaraan bermotor yang melanggar peraturan lalulintas, termasuk penertiban jalur penyelamat yang kerap disalahgunakan sebagai tempat parkir kendaraan.

“Kita selalu patroli di jalur lingkar, terutama jalur penyelamat yang sering dipakai parkir kendaraan,” ujarnya.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 6 Oktober 2026, didominasi kondisi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 27,7°C dengan kelembapan 75%. Suhu harian diprakirakan berkisar 27–36°C dengan kelembapan 40–75%, sedangkan hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian pegunungan Jawa Tengah bagian tengah.
09 Oktober 2026: Cuaca Semarang Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Pegunungan
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar program stabilisasi harga dan hilirisasi pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (12/10/2026). Program ini menyediakan beras seharga Rp11.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp10.000 per kemasan 200 gram, sekaligus memperkuat produksi pertanian dan membantu pedagang menghadapi kenaikan biaya bahan baku.
Tekan Inflasi, BI dan Pemprov Jateng Gelar Tebus Murah 6 Ton Beras dan 600 Kg Cabai
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menyampaikan keprihatinan atas dugaan perundungan yang menyebabkan seorang murid SDN 1 Kebondalem, Kabupaten Pemalang, meninggal dunia. Saat ditemui di Ungaran, Sabtu (10/10/2026), ia menegaskan pentingnya memperkuat budaya sekolah yang aman melalui kerja sama sekolah, keluarga, masyarakat, dan media serta meningkatkan pengawasan terhadap anak di ruang digital.
Kasus Dugaan Perundungan di SDN Kebondalem Pemalang, Mendikdasmen Sebut Tayangan di Media Turut Jadi Pemicu
Polsek Tengaran, Polres Semarang, memberikan edukasi tentang bahaya narkoba dan pencegahan perundungan kepada 147 siswa SDN Sugihan 01, Desa Sugihan, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Selasa (13/10/2026). Melalui program Polisi Sahabat Anak (POLSANA), polisi mengajak siswa menghindari narkoba, tidak melakukan kekerasan terhadap teman, serta melaporkan perundungan kepada guru atau orang tua.
Cegah Perundungan, Aipda Joko Sambangi SDN Sugihan 01 Tengaran. Tekankan Siswa harus Saling Menghargai
[pekok2]