KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Cegah Meluasnya PMK, Pemkot Salatiga Bentuk Tim Pengawas Distribusi Hewan

Cegah Meluasnya PMK, Pemkot Salatiga Bentuk Tim Pengawas Distribusi Hewan

Cegah Meluasnya PMK, Pemkot Salatiga Bentuk Tim Pengawas Distribusi Hewan

Pemkot Salatiga bentuk tim pemantau untuk mengawasi perdagangan dan distribusi hewan kurban. Langkah ini dilakukan guna memastikan kondisi hewan kurban yang dijual peternak bebas penyakit mulut dan kuku (PMK).

Pj Wali Kota Salatiga, Sinoeng Noegroho Rachmadi mengatakan, tim sudah bekerja sejak adanya kasus PMK. Sejauh ini, sudah ada puluhan hewan ternak di Salatiga yang terjangkit PMK.

“Kami sudah menerjunkan tim untuk memantau perdagangan dan lalu lintas hewan ternak. Menjelang hari Idul Adha nanti, pemeriksaan akan diintensifkan guna memastikan hewan kurban benar-benar dan sudah layak potong,” katanya, Jumat (10/6/2022).

Menurutnya, menjelang Idul Adha nanti, tim akan melakukan pemantauan ke tempat-tempat penampungan hewan kurban di setiap perkampungan warga.

“Kami berharap masyarakat juga ikut pro aktif dalam upaya pencegahan penyebaran PMK,” katanya.

Pj walikota saat diwawancarai Rasika

Sinoeng mengimbau kepada para takmir masjid atau panitia penyembelihan hewan kurban untuk melaporkan hewan yang akan disembelih ke Dinas Pangan dan Pertanian.

“Sapinya berapa dan sebagainya, nanti petugas akan datang memeriksa. Dengan demikian akan diketahui apakah hewan itu sehat atau tidak,” tutupnya

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Jateng Guyub menggelar aksi penolakan rencana pembangunan geothermal di kawasan Gunung Ungaran dan Gunung Lawu sejak Selasa (22/9/2026). Gerakan yang disebut menghimpun elemen masyarakat dari 28 kabupaten/kota di Jawa Tengah itu dilakukan dengan berjalan kaki menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah karena kekhawatiran terhadap dampak lingkungan dan kehidupan generasi mendatang.
Massa Gelar Aksi Longmarch Gedong Songo-Kantor Gubernur Jateng, Suarakan Penolakan Geothermal
[pekok2]