KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Cerita Eko, Pemudik Asal Riau yang Rela Tempuh Empat Hari Perjalanan Darat ke Nganjuk

Cerita Eko, Pemudik Asal Riau yang Rela Tempuh Empat Hari Perjalanan Darat ke Nganjuk

Cerita Eko, Pemudik Asal Riau yang Rela Tempuh Empat Hari Perjalanan Darat ke Nganjuk

Kendaraan milik Eko Santoso, pemudik Asal Kota Dumai, Riau yang sarat muatan tampak sedang terparkir di Rest Area KM 429 A Ungaran sebelum melanjutkan perjalanan menuju Nganjuk, Selasa (25/3/2025). Foto: win

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Lebaran menjadi momen yang paling ditunggu untuk berkumpul dengan seluruh anggota keluarga. Tak jarang, para pekerja yang merantau hingga jauh ke luar kota bahkan luar pulau rela menempuh perjalanan berhari-hari demi bertemu sanak famili.

Salah satunya adalah Eko Santoso (40), pemudik asal Kota Dumai, Provinsi Riau, yang berencana pulang kampung ke Nganjuk, Jawa Timur, pada masa Lebaran 2025 ini. Ia rela menempuh perjalanan panjang melalui jalur darat demi bisa berkumpul dengan anggota keluarga.

“Berangkat kemarin hari Sabtu (22/3/2025) lewat jalur darat. Alhamdulillah perjalanan lancar, penyeberangan juga aman, cukup seru mudiknya,” katanya dijumpai saat beristirahat di Rest Area KM 429 A Ungaran, ruas Tol Semarang-Solo saat beristirahat, Selasa (25/3/2025).

Selama perjalanan ia mengaku sempat beristirahat sebanyak dua kali, yakni ketika sampai di Jambi dan Palembang. Rencananya, dari Rest Area 429 A ia akan langsung menuju ke Nganjuk.

“Sengaja mudik lebih awal biar nggak kena macet. Rencana di kampung selama seminggu,” ujarnya.

Tak berbeda dengannya, Yuli Utami (45), pemudik asal Bekasi juga memilih pulang kampung lebih awal agar lebih leluasa. “Biar nggak kena macet di jalan, anak-anak juga sudah libur sekolah,” ungkapnya.

Sementara Kapospam Rest Area 429 A, AKP Burhanto, menuturkan situasi arus lalu lintas para pemudik hingga H-6 Lebaran 2025 terbilang masih normal. Belum banyak para pemudik yang singgah karena belum memasuki puncak arus mudik.

“Prediksi puncaknya nanti tanggal 27 atau 28 Maret, karena ASN sudah mulai cuti bersama,” terangnya.

Ihwal skema one way skala nasional yang diberlakukan mulai Kamis (27/3/2025) pukul 14.00 WIB sampai dengan Sabtu (29/3/2025) pukul 24.00 WIB, pihaknya masih menunggu petunjuk lebih lanjut dari Ditlantas Polda Jateng.

“Ada atau tidaknya one way lokal, kami masih menunggu arahan lebih lanjut,” ujarnya.

Pihaknya juga mengimbau bagi para pemudik yang hendak beristirahat, bisa memanfaatkan Rest Area di KM 439 A jika di KM 429 A sudah tampak penuh.

“Jaraknya tidak terlalu jauh, silakan manfaatkan agar tidak terjadi penumpukan volume kendaraan,” tandasnya. (win)

Kabar Terkini

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang