KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Desa Patemon Tengaran Kembangkan Wisata Argo “Suro Jembangan”

Desa Patemon Tengaran Kembangkan Wisata Argo “Suro Jembangan”

Desa Patemon Tengaran Kembangkan Wisata Argo “Suro Jembangan”

Kepala Desa dikabupaten Semarang dihimbau untuk lebih kreatif dalam mengembangkan potensi wilayahnya. Sehingga kedepan Diharapkan pengembangan itu dapat meningkatkan kesejahteraan warga. Demikian antara lain yang diungkapkan Bupati Semarang, H Ngesti Nugroho SH MH, saat meresmikan Agrowisata ”Suro Jembangan” Desa Patemon, Tengaran, Rabu (12/1/2022) siang.

Dalam peresmian tersebut ditandai dengan penanaman bibit pohon durian oleh Bupati dan Forkompimcam Tengaran.

Bupati menuturkan, bahwa pembangunan Agrowisata di Desa Patemon menjadi salah satu contoh upaya meningkatkan kesejahteraan warga.” Potensi wilayah Patemon sangat baik untuk dikembangkan jadi desa wisata” tuturnya. Dia meminta ada koordinasi dengan Dinas Pariwasata untuk menjadikan Patemon sebagai desa wisata yang maju,

Kepala Desa Patemon, Puji Rahayu menjelaskan pihak Pemdes menyediakan lahan seluas enam hektar untuk mengembangkan kawasan agrowisata itu.“ Selain ditanami aneka tanaman buah seperti durian, alpokat dan mangga, juga dilengkapi alat permainan keluarga,” terangnya.

Pembangunan agrowisata itu menurut Puji sebagai upaya menjadikan Patemon sebagai desa mandiri secara ekonomi.

Sementara itu Giatmoko warga Patemon berharap dengan dibukanya Suro Jembangan Bisa membawa peningkatan perekonomian bagi waga Tengaran, khususnya Petemon “saya berharap dengan wisata ini akan mendatangkan income bagi warga, selain itu wisata ini juga bisa menginspirasi desa lain untuk berbuat hal yang sama, apalagi dengan sektor ini perekonomian masyarakat sekitar meningkat” tutur Giatmoko yang juga sebagai driver Puskesmas ini

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
GIIAS Semarang 2026 siap digelar di Muladi Dome UNDIP, Semarang, 30 September–4 Oktober 2026, dengan menghadirkan 19 merek kendaraan global dari Jepang, Eropa, Vietnam, Korea, dan China. Pameran juga menampilkan 22 merek komponen dan aksesori, serta tujuh merek kendaraan yang baru pertama kali tampil atau kembali berpartisipasi tahun ini.
GIIAS Semarang 2026 Hadir Semakin Lengkap Dengan Deretan Merek Kendaraan Global
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
[pekok2]