URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Tiga OPD Salatiga meraih penghargaan terbaik lomba Krenova 2025 kategori perangkat daerah. Dinas Perhubungan, Puskesmas Kalicacing, dan Puskesmas Sidorejo Lor dianugerahi tropi dan uang tunai oleh Wali Kota Robby Hernawan usai dinilai inovatif dalam pelayanan publik, kesehatan lansia, hingga pencegahan DBD melalui partisipasi masyarakat.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Dishub Salatiga, Puskesmas Kalicacing dan Sidorejo Lor Raih Juara Krenova OPD 2025

Dishub Salatiga, Puskesmas Kalicacing dan Sidorejo Lor Raih Juara Krenova OPD 2025

Dishub Salatiga, Puskesmas Kalicacing dan Sidorejo Lor Raih Juara Krenova OPD 2025

Tiga OPD Salatiga meraih penghargaan terbaik lomba Krenova 2025 kategori perangkat daerah. Dinas Perhubungan, Puskesmas Kalicacing, dan Puskesmas Sidorejo Lor dianugerahi tropi dan uang tunai oleh Wali Kota Robby Hernawan usai dinilai inovatif dalam pelayanan publik, kesehatan lansia, hingga pencegahan DBD melalui partisipasi masyarakat.
foto Arief Rasika
pemenang lomba foto bersama wakil wali kota Salatiga
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Tiga OPD berhasil menjadi yang terbaik dalam lomba kreatifitas dan inovasi masyarakat (krenova) kategori perangkat daerah tahun 2025. Mereka adalah Dinas Perhubungan, Puskesmas Kalicacing dan Puskesmas Sidorejo Lor.

Dinas perhubungan menjadi yang terbaik dengan inovasi yang bernama Qupaksa (QR Code untuk Pengawasan Angkutan Kota). Konsepnya adalah mempermudah pengawasan dengan memasang QR di setiap angkutan kota. Sehingga petugas cukup memindai maka seluruh data angkutan umum akan muncul.

Kemudian peringkat kedua adalah Merajut Asa dari Puskesmas Kalicacing. Penerapan inovasi ini bertujuan untuk memudahkan para lansia dan disabilitas dalam mendapatkan layanan kesehatan. Semua disediakan dengan khusus, mulai dari tempat tunggu hingga pelayanannya.

Dan peringkat ketiga adalah Cendana Emas atau Cegah Penularan DBD dengan partisipasi Masyarakat yang diajukan puskesmas Sidorejo Lor. Mereka melakukan inovasi untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam melakukan grebeg jentik.

Penyerahan hadiah dilakukan oleh wali kota dr Robby Hernawan, wawali Nina Agustin dan Sekda Wuri Pujiastuti. Pemenang mendapatkan hadiah tropi serta uang tunai Rp 3 juta, 2.5 juta dan Rp 2 juta.

Fadjar Indra Kusuma selaku fungsional perencana pada Bapeda menjelaskan, kegiatan ini rutin digelar setiap tahun. Ada beberapa kategori yakni umum, pelajar dan juga perangkat daerah. Dalam krenova Perangkat Daerah yang dinilai yakni keberlangsungan inovasi, tingkat penyelesaian terhadap permasalahan yang ada serta orisinalitas inovasi yang diajukan.

Tiga juri yang melakukan penilaian adalah Aldi Lasso, Andi Taru dan Dhinar Sasongko.

BACA JUGA :

Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota
Mahasiswa KKN-T IDBU 54 UNDIP menjalankan program pemberdayaan masyarakat selama 45 hari di Tanjung Anom, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan tersebut meliputi pemanfaatan sampah plastik menjadi ecobrick, pengolahan bunga telang, digitalisasi Bank Sampah Bunga Tanjung Lestari, budidaya ikan nilem, edukasi kesehatan, serta sosialisasi keamanan digital untuk meningkatkan kemandirian dan potensi lokal warga.
45 Hari KKN-T IDBU 54 UNDIP: Dari Ecobrick hingga Digitalisasi Website BSU Tanjung Anom

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara