URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Truk Dump Nomor Polisi B 9710 UYZ mengalami kecelakaan di Jalan Soekarno-Hatta, Semarang. Truk terperosok ke dalam parit dan menabrak bangunan halte Bus Trans Jateng, disebabkan oleh kebocoran selang rem.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Gagal Fungsi Pengereman, Truk Muat Pasir Nyemplung Parit dan Hantam Shelter Bus Trans Jateng

Gagal Fungsi Pengereman, Truk Muat Pasir Nyemplung Parit dan Hantam Shelter Bus Trans Jateng

Gagal Fungsi Pengereman, Truk Muat Pasir Nyemplung Parit dan Hantam Shelter Bus Trans Jateng

Kondisi truk yang terlibat kecelakaan tunggal di ruas Jalan Soekarno-Hatta, depan SPBU Kelurahan Harjosari, Kecamatan Bawen, Senin (13/3/2023). (Foto/ IST)

Foto: /IST

Kondisi truk yang terlibat kecelakaan tunggal di ruas Jalan Soekarno-Hatta, depan SPBU Kelurahan Harjosari, Kecamatan Bawen, Senin (13/3/2023). (Foto/ IST)
featured-img

Sebuah truk dump dengan nomor polisi B 9710 UYZ terlibat kecelakaan tunggal di ruas Jalan Soekarno-Hatta, tepatnya di depan SPBU Kelurahan Harjosari, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, Senin (13/3/2023) sekitar pukul 08.30 WIB.

Truk bermuatan pasir itu terperosok ke dalam parit dan menghantam bangunan halte (shelter) Bus Trans Jateng sehingga mengakibatkan kerusakan cukup parah pada keduanya.

Berdasarkan penuturkan Kasat Lantas Polres Semarang AKP Dwi Himawan Chandra, peristiwa itu bermula saat truk yang dikemudikan Ledi Yusuf (26) warga Kabupaten Semarang melaju dari arah Bawen menuju Ungaran.

“Lokasi kecelakaan memang berupa turunan. Saat itu sopir merasa remnya tidak berfungsi sehingga ia yang sudah berada di lajur kiri memutuskan banting setir ke kiri untuk menghindari tabrakan dengan kendaraan yang ada di depannya,” jelasnya di lokasi kejadian, Senin (13/3/2023).

Dari pemeriksaan awal, lanjut Himawan, penyebabnya adalah tidak berfungsinya rem karena kebocoran pada selang rem. Sehingga saat melintasi turunan, truk tidak dapat dikendalikan lalu terjadilah kecelakaan lalu lintas.

“Personel Unit Gakkum Sat Lantas Polres Semarang dibantu Polsek Bawen yang berada di lokasi segera melakukan pengaturan maupun evakuasi badan truk agar tidak terjadi ketersendatan arus lalu lintas,” imbuh Himawan.

Sementara Kanit Gakkum Sat Lantas Polres Semarang Iptu Sutarto yang turut berada di lokasi mengimbau kepada pengguna jalan untuk tetap berhati-hati dan selalu melakukan pengecekan terhadap kondisi kendaraan.

“Bagi yang bermuatan berat, silakan gunakan lajur kiri demi keselamatan dan kenyamanan bersama,” bebernya. (win)

BACA JUGA :

Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Sebuah kios perlengkapan pakaian muslim di Pasar Raya II, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Salatiga, terbakar pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada lampu bagian atas ruko yang digunakan sebagai gudang. Tiga unit mobil damkar dikerahkan dan api berhasil dipadamkan tanpa korban jiwa.
Tiga Unit Mobil Pemadam Lumpuhkan Api yang Membakar Kios Perlengkapan Muslim di Salatiga
Rencana pengalihan status guru PPPK dari pemerintah daerah menjadi pegawai pemerintah pusat mulai 2027 mendapat perhatian Pemkab Semarang. BKPSDM Kabupaten Semarang menyatakan masih menunggu petunjuk teknis resmi pemerintah pusat, terutama terkait administrasi, pembiayaan, pembinaan, kewenangan, serta mekanisme pengelolaan ribuan guru PPPK dan PNS di daerah.
4.200 PPPK Guru di Kabupaten Semarang Berpotensi Diambil Alih Pusat, BKPSDM Tunggu Juknis
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kabupaten Semarang telah menjangkau 697.318 warga atau sekitar 63 persen dari total sasaran hingga 13 Agustus 2026. Pemeriksaan yang berlangsung di 26 Puskesmas tersebut setara 116,6 persen dari target tahunan dan mencakup bayi, anak, remaja, dewasa, hingga lansia.
Lampaui Target, Cek Kesehatan Gratis di Kabupaten Semarang Jangkau 697 Ribu Warga
Alami Laka Tunggal Rabu Dini Hari, Innova Tergelincir hingga Terbakar di JLS Salatiga
Alami Laka Tunggal Rabu Dini Hari, Innova Tergelincir hingga Terbakar di JLS Salatiga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara