KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Ganjar Turunkan Angka Stunting 17 Persen, Lampaui Target SDGs

Ganjar Turunkan Angka Stunting 17 Persen, Lampaui Target SDGs

Ganjar Turunkan Angka Stunting 17 Persen, Lampaui Target SDGs

SEMARANG – Upaya Ganjar Pranowo menurunkan angka stunting di Jateng melalui program Jateng Gayeng Nginceng Wong Meteng (5Ng) terus menunjukkan hasil positif. Setiap tahun, angka stunting di provinsi itu terus menurun.

Data dari Studi Status Gizi Indonesia mencatat, angka stunting di Jateng tahun 2021 tercatat sebesar 20 persen. Jumlah itu turun dari tahun sebelumnya yang sebesar 27 persen.

“Itu data SSGI yang sumbernya dari program, sementara kami punya data sendiri berupa laporan riset yang jumlahnya lebih kecil dari itu,” kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jateng, Yulianto Prabowo, Jumat (31/12).

Data riset soal stunting di Jateng lanjut Yulianto mencatat, tahun 2013 atau di masa awal Ganjar menjadi gubernur, stunting di Jateng mencapai 37 persen. Jumlah itu turun di tahun 2018 menjadi 31 persen.

“Sementara di tahun 2021 ini, menurut data riset itu, stunting di Jateng turun menjadi 19,9 persen. Jadi penurunannya cukup bagus,” jelasnya.

Capaian itu lanjut dia telah berhasil melampauai target Suistainable Development Goals (SDGs). Dimana dalam SDGs ditargetkan, angka stunting harus di bawah 20 persen tahun 2030 nanti.

“Kalau dari SDGs kita sudah melampauai target. Tapi pak Presiden memiliki target lain yang lebih menantang, yakni harus di bawah 14 persen. Jadi kita masih akan mengejar itu,” ucapnya.

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

Tolak Geotermal Gunung Ungaran, Barisan Massa Kabupaten Semarang Desak Presiden Copot Menteri ESDM
Tolak Geotermal Gunung Ungaran, Barisan Massa Kabupaten Semarang Desak Presiden Copot Menteri ESDM
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan peran santri dalam menjaga bangsa dan menyiapkan generasi masa depan saat menghadiri Jateng Bersholawat memperingati Hari Santri Nasional 2026 di Kota Tegal, Rabu (21/10/2026). Pemprov Jateng memperkuat dukungan bagi pesantren melalui beasiswa Rp6,8 miliar, insentif guru agama, tali asih penghafal Al-Qur’an, serta bantuan sarana pendidikan pesantren.
Dari Beasiswa hingga Insentif Guru Ngaji, Ini Dukungan Jateng untuk Pesantren
IMG-20250513-WA0020
Komunitas Zeusa USA, Tambah Tua Semakin Digdaya
Alfamart membuka peluang bagi produk UMKM Kabupaten Semarang untuk dipasarkan melalui jaringan toko modern dengan memenuhi standar kurasi, kualitas produk, dan kontinuitas pasokan. Pemerintah Kabupaten Semarang melalui Diskumperindag akan memfasilitasi komunikasi dan pembahasan persyaratan kemitraan agar produk lokal dapat menjangkau konsumen lebih luas.
Produk UMKM Kabupaten Semarang Dinilai Tak Kalah Saing, Alfamart Buka Peluang Masuk Rak Toko
[pekok2]